BLITAR KAWENTAR - Suzuki Ertiga Hybrid 2022 kembali mencuri perhatian setelah diuji langsung di jalanan Surabaya. Mobil ini menjadi satu-satunya LMPV di Indonesia yang mengusung teknologi hybrid ringan, sehingga menarik untuk diuji terutama dari sisi konsumsi bahan bakar.
Dalam pengujian selama beberapa hari, Suzuki Ertiga Hybrid 2022 menunjukkan performa yang cukup mengejutkan. Bahkan dalam skenario tertentu, konsumsi BBM-nya mampu menembus angka 23,7 km per liter. Angka ini tentu menjadi daya tarik utama bagi konsumen yang mengutamakan efisiensi.
Suzuki Ertiga Hybrid 2022 hadir dengan teknologi Smart Hybrid yang menggabungkan mesin bensin dengan Integrated Starter Generator (ISG) serta baterai berkapasitas kecil. Sistem ini dirancang untuk membantu efisiensi bahan bakar tanpa mengubah karakter dasar mobil secara signifikan.
Konsumsi BBM Jadi Daya Tarik Utama
Dalam pengujian rute dari Batu ke Surabaya, mobil ini mencatat konsumsi BBM hingga 23,7 km per liter. Namun, angka tersebut dicapai dalam kondisi khusus seperti kecepatan konstan sekitar 60 km/jam dan putaran mesin di bawah 2.000 rpm.
Untuk penggunaan harian, angka tersebut tentu bisa berbeda. Meski begitu, hasil ini tetap menunjukkan bahwa Suzuki Ertiga Hybrid 2022 memiliki potensi efisiensi yang sangat baik di kelasnya.
Sistem hybrid ringan membantu mengurangi beban kerja mesin, terutama saat akselerasi awal dan kondisi stop and go. Hal ini membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih efisien dibandingkan versi non-hybrid.
Handling Stabil dan Suspensi Nyaman
Selain irit, Suzuki Ertiga Hybrid 2022 juga menawarkan kenyamanan berkendara yang patut diapresiasi. Suspensi mobil ini terasa stabil, bahkan saat melewati jalan tidak rata.
Karakter suspensinya disebut “dewasa”, mampu meredam guncangan tanpa terasa berlebihan. Handling juga terasa ringan, bahkan tidak seperti mengemudikan mobil LMPV pada umumnya.
Pengemudi bisa bermanuver dengan lebih percaya diri, baik di jalan perkotaan maupun luar kota. Stabilitas ini menjadi salah satu keunggulan dibandingkan beberapa rival di kelasnya.
Interior Lebih Elegan dan Fungsional
Masuk ke dalam kabin, Suzuki Ertiga Hybrid 2022 menawarkan nuansa yang lebih elegan. Material interior terlihat lebih premium dengan kombinasi warna jok yang menarik serta jahitan yang rapi.
Fitur Multi Information Display (MID) juga menjadi salah satu daya tarik. Tampilan informasi konsumsi bahan bakar hingga kinerja hybrid disajikan dengan jelas dan mudah dipahami.
Selain itu, mobil ini dilengkapi banyak kompartemen penyimpanan. Bahkan terdapat fitur pendingin pada cup holder, yang sangat berguna untuk menjaga minuman tetap dingin saat perjalanan jauh.
Bukan Hybrid Penuh, Ini Kekurangannya
Meski menyandang nama hybrid, Suzuki Ertiga Hybrid 2022 sebenarnya masih menggunakan sistem mild hybrid. Artinya, motor listrik tidak bisa menggerakkan mobil secara mandiri.
Baterai yang digunakan juga sangat kecil, hanya sekitar 0,072 kWh. Sebagai perbandingan, mobil listrik seperti Hyundai Ioniq 5 memiliki kapasitas baterai hingga 72 kWh.
Fungsi baterai pada Ertiga lebih banyak untuk membantu sistem start-stop, mendukung akselerasi ringan, serta menyuplai listrik ke komponen tertentu.
Akibatnya, peningkatan performa dan efisiensi tidak terlalu signifikan jika dibandingkan dengan mobil bensin konvensional.
Biaya Baterai dan Harga Masih Terjangkau
Salah satu keunggulan dari sistem mild hybrid ini adalah biaya yang relatif lebih rendah. Harga penggantian baterai diperkirakan sekitar Rp15 juta, jauh lebih murah dibandingkan hybrid penuh.
Dari sisi harga, Suzuki Ertiga Hybrid 2022 masih tergolong kompetitif. Varian tertinggi dijual di kisaran Rp290 jutaan, sementara varian terendah sekitar Rp270 jutaan.
Harga ini membuatnya tetap menarik di segmen LMPV, terutama bagi konsumen yang ingin mencoba teknologi hybrid tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
Layak Dibeli?
Suzuki Ertiga Hybrid 2022 menawarkan kombinasi menarik antara efisiensi, kenyamanan, dan harga yang kompetitif. Meski bukan hybrid penuh, teknologi yang diusung tetap memberikan manfaat dalam penggunaan sehari-hari.
Mobil ini cocok bagi konsumen yang mencari kendaraan keluarga irit bahan bakar dengan fitur modern. Terutama bagi mereka yang sering berkendara di dalam kota.
Namun, bagi yang mengharapkan pengalaman hybrid seperti mobil listrik, Ertiga Hybrid mungkin belum bisa memenuhi ekspektasi tersebut.
Editor : Dinar Ananda Putri