Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Review 1 Bulan VinFast VF3: 10 Kelebihan dan Kekurangan Mobil Listrik Murah Ini, Worth It atau Tidak?

Novica Satya Nadianti • Rabu, 6 Mei 2026 | 13:48 WIB
Review VinFast VF3 setelah 1 bulan! Ini 10 kelebihan dan kekurangan mobil listrik murah yang wajib kamu tahu sebelum beli.(screenshot youtube)
Review VinFast VF3 setelah 1 bulan! Ini 10 kelebihan dan kekurangan mobil listrik murah yang wajib kamu tahu sebelum beli.(screenshot youtube)

 
JAKARTA - VinFast VF3 kembali jadi sorotan setelah digunakan selama sekitar satu bulan oleh reviewer otomotif Fitra Eri. Mobil listrik mungil ini ternyata menyimpan banyak kelebihan, namun juga tidak lepas dari sejumlah kekurangan yang cukup mengganggu.

Dalam pengalamannya, VinFast VF3 yang dibeli dengan harga promo sekitar Rp189 juta ini telah menempuh jarak 600–700 km. Meski lebih sering digunakan oleh istrinya untuk kebutuhan harian, Fitra mengaku sudah cukup memahami karakter mobil listrik ini secara menyeluruh.

Desain Masih Jadi Daya Tarik Utama

Salah satu kelebihan utama VinFast VF3 adalah desainnya yang unik dan “cute”. Bahkan setelah satu bulan pemakaian, tampilan mobil ini tetap menarik perhatian di jalan.

Baca Juga: Promo Toyota Calya 2026 Gila-Gilaan di Tunas Toyota Cinere, DP Rp3 Juta dan Cicilan Rp2 Jutaan Bikin Warga Serbu!

Dengan gaya menyerupai SUV mini, mobil ini terlihat gagah meski berukuran kecil. Detail desain seperti overfender besar dan ground clearance tinggi membuatnya terlihat seperti versi mini dari mobil off-road premium.

Efisiensi Tinggi dan Mudah Digunakan

VinFast VF3 juga unggul dalam hal efisiensi energi. Konsumsi listriknya mencapai sekitar 11,6 km/kWh. Artinya, biaya operasionalnya sangat rendah, hanya sekitar Rp150 per kilometer.

Selain itu, mobil ini juga mudah dikendarai berkat setir ringan, radius putar kecil, serta tenaga yang cukup responsif di kecepatan rendah hingga menengah. Hal ini membuat VF3 ideal untuk penggunaan dalam kota.

Baca Juga: Cara Keren Pekerja BRI Selamatkan Ekosistem WisataTerumbu Karang di Perairan Kepulauan Sabang Aceh

Stabilitas dan Kenyamanan Mengejutkan

Meski berukuran kecil dan tinggi, VinFast VF3 ternyata cukup stabil saat dikendarai. Body roll terasa minimal dan mobil tetap terasa mantap saat bermanuver.

Ukuran ban yang besar juga memberikan kenyamanan tambahan saat melewati jalan bergelombang atau polisi tidur, sehingga pengalaman berkendara terasa lebih matang dibanding mobil kecil lainnya.

Kelebihan Lain: Interior Praktis dan AC Fungsional

Di dalam kabin, kehadiran tombol fisik untuk AC dan audio menjadi nilai plus. Pengguna tidak perlu repot mengakses layar untuk pengaturan dasar.

Baca Juga: Suzuki Karimun 2026 Bocor! Harga Mulai Rp135 Jutaan, Irit 22 Km/L, City Car Legendaris Makin Modern

AC mobil ini juga tergolong canggih untuk kelasnya, karena bisa mengatur arah hembusan secara elektrik. Fitur ini jarang ditemukan di mobil entry level.

Kekurangan: Build Quality hingga Fitur Lampu

Di balik kelebihannya, VinFast VF3 juga memiliki sejumlah kekurangan. Salah satunya adalah kualitas pengerjaan kap mesin yang dinilai kurang rapi karena terlihat bergelombang.

Selain itu, lampu utama masih menggunakan bohlam halogen berwarna kuning, yang dianggap kurang modern dan kurang terang untuk penggunaan malam hari.

Baca Juga: Suzuki Karimun Wagon R 2026 Resmi Dibahas, Harga Rp150 Jutaan, Desain Makin Modern dan Tetap Jadi City Car Irit Favorit

Velg Standar dan Material Eksterior

Velg bawaan mobil juga menjadi sorotan karena masih menggunakan model kaleng, sehingga terlihat kurang menarik. Banyak pengguna akhirnya memilih mengganti velg untuk meningkatkan tampilan.

Material bumper dan overfender berbahan plastik kasar juga menyulitkan perbaikan jika terjadi baret atau lecet, karena sulit dicat ulang dengan hasil yang sama.

Masalah Teknis dan Fitur Kurang Praktis

Beberapa kekurangan lain yang ditemukan adalah bunyi aneh dari bagian belakang saat mundur, yang diduga berasal dari gardan. Selain itu, kompresor AC harus diaktifkan manual setiap kali mobil dinyalakan, yang dinilai merepotkan.

Baca Juga: Suzuki Karimun 2026 Dibongkar! Harga Rp230 Jutaan, Fitur Makin Modern, Tetap Jadi City Car Irit Favorit

Fitur hill start assist juga dianggap kurang responsif karena membutuhkan waktu beberapa detik sebelum aktif, sehingga terasa berbeda dari mobil lain.

Range Terbatas dan Noise Angin

Dari sisi performa, jarak tempuh VinFast VF3 sekitar 200 km dinilai cukup, namun masih kalah dibanding kompetitor yang bisa mencapai 300 km.

Selain itu, muncul suara angin pada kecepatan di atas 80 km/jam yang sedikit mengganggu kenyamanan kabin.

Baca Juga: Suzuki Karimun Wagon R 2026 Resmi Dibahas, Harga Rp150 Jutaan, Desain Makin Modern dan Tetap Jadi City Car Irit Favorit

Kesimpulan

Secara keseluruhan, VinFast VF3 tetap menjadi pilihan menarik di segmen mobil listrik murah. Dengan desain unik, biaya operasional rendah, dan kemudahan penggunaan, mobil ini sangat cocok untuk kebutuhan dalam kota.

Namun, calon pembeli juga perlu mempertimbangkan beberapa kekurangan seperti build quality, fitur yang masih sederhana, serta jarak tempuh yang terbatas.

Meski begitu, Fitra Eri menegaskan bahwa dirinya tidak menyesal membeli VinFast VF3. Mobil ini tetap menjadi kendaraan praktis dan menyenangkan untuk digunakan sehari-hari, terutama bagi keluarga.

Editor : Novica Satya Nadianti
#mobil listrik murah #VinFast VF3 #review VinFast VF3 #kelebihan VinFast VF3 #kekurangan VinFast VF3