Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Review Datsun Go Panca 2015 Bekas, LCGC Rasa Nissan yang Irit Parah dan Spare Part Melimpah

Muhamad Ahsanul Wildan • Rabu, 6 Mei 2026 | 17:44 WIB
Review Datsun Go Panca 2015 bekas, LCGC irit BBM dengan desain sporty dan spare part melimpah. (Pinterest)
Review Datsun Go Panca 2015 bekas, LCGC irit BBM dengan desain sporty dan spare part melimpah. (Pinterest)

BLITAR KAWENTAR - Datsun Go Panca kembali mencuri perhatian pecinta mobil bekas murah di kelas LCGC.

Mobil hatchback yang masih satu keluarga dengan Nissan ini dinilai punya desain lebih sporty dibanding rival-rivalnya seperti Toyota Agya maupun Daihatsu Ayla.

Dalam sebuah ulasan di kanal YouTube Eka TV, mobil Datsun Go Panca milik Om Adi dibedah mulai dari desain, performa mesin, konsumsi BBM hingga kelemahan khas mobil Low Cost Green Car.

Menariknya, mobil keluaran 2015 tersebut sudah mendapat sentuhan modifikasi bergaya JDM dengan velg Sparco putih dan body kit sporty.

Dari tampilan luar, Datsun Go Panca memang terlihat lebih agresif dibanding kompetitornya.

Lekukan headlamp yang tajam, grille besar model sarang lebah, serta spoiler belakang membuat mobil ini tampil lebih modern untuk ukuran LCGC lawas.

“Menurut saya desain Datsun ini paling keren dibanding Agya atau Ayla. Lebih Jepang banget dan terasa aura JDM nya,” ujar host Eka TV dalam video review tersebut.

Baca Juga: Review Nissan Magnite 2026, SUV Compact Murah dengan Fitur Premium, Kamera 360 dan Turbo Jadi Andalan

Mesin 1.200 CC Jadi Nilai Plus

Salah satu keunggulan utama Datsun Go Panca terletak pada sektor mesin.

Mobil ini memakai mesin 1.200 cc tiga silinder yang juga digunakan Nissan March, meski dalam versi lebih sederhana.

Om Adi mengaku alasan utama membeli Datsun Go Panca adalah karena irit bahan bakar dan cocok dipakai harian maupun perjalanan luar kota.

“Cari yang irit buat mobilisasi harian. Kalau soal kenyamanan ya namanya LCGC jangan terlalu berharap, tapi efisiensi bahan bakarnya bagus,” katanya.

Untuk pemakaian dalam kota, konsumsi BBM mobil ini diklaim mencapai 1:13 hingga 1:14. Sedangkan luar kota bisa tembus 1:18 sampai 1:20 tergantung kondisi jalan.

Meski hanya tiga silinder dan masih terasa getaran saat idle, tenaga bawah Datsun Go Panca dinilai cukup responsif. Karakter mesin yang ringan membuat mobil ini tetap nyaman dipakai perjalanan jauh.

Spare Part Melimpah karena Satu Basis Nissan

Kelebihan lain yang membuat Datsun Go Panca masih diburu pasar mobil bekas adalah ketersediaan spare part.

Banyak komponen mobil ini identik dengan Nissan March sehingga pemilik tidak terlalu kesulitan mencari suku cadang.

“Kalau soal spare part aman, banyak yang bilang susah padahal melimpah,” kata Om Adi.

Selain itu, ruang mesin juga dinilai cukup lega. Dudukan aki yang besar memungkinkan pemilik melakukan modifikasi audio maupun kelistrikan tambahan dengan lebih mudah.

Di sektor keamanan, mobil ini juga sudah dibekali dual airbag dan immobilizer. Fitur tersebut cukup menarik mengingat banyak LCGC generasi awal yang masih minim fitur keselamatan.

Interior Simpel, Tapi Banyak Efisiensi

Masuk ke bagian interior, nuansa sederhana langsung terasa. Dashboard dibuat minimalis dengan material yang terkesan tipis.

Bahkan beberapa fitur masih menggunakan sistem manual, termasuk pengaturan pintu dan kaca belakang.

Salah satu hal unik adalah konfigurasi AC yang sangat sederhana. Pada unit milik Om Adi, pengaturan AC bahkan sudah dimodifikasi menjadi satu tombol saja.

Selain itu, posisi jok depan yang menyatu membuat kabin terasa sempit, terutama di baris kedua. Penumpang belakang juga tidak mendapat headrest sehingga kenyamanan masih kalah dibanding city car modern.

Kekedapan kabin menjadi salah satu kelemahan yang paling terasa. Om Adi mengaku sudah menambahkan peredam di beberapa bagian, namun suara dari luar masih cukup masuk ke dalam kabin.

Harga Bekas Masih Ramah Kantong

Meski sudah discontinue dan tidak diproduksi lagi di Indonesia, harga Datsun Go Panca bekas masih cukup menarik.

Di pasaran, unit tahun 2015 berada di kisaran Rp50 juta hingga Rp60 jutaan tergantung kondisi.

Dengan harga tersebut, Datsun Go Panca dianggap cocok bagi pembeli mobil pertama yang mengutamakan efisiensi BBM, biaya perawatan murah, dan desain yang berbeda dari LCGC kebanyakan.

Bagi pecinta modifikasi ringan ala JDM, mobil ini juga cukup potensial untuk dipersonalisasi tanpa perlu keluar biaya besar.

Baca Juga: Review Nissan Magnite 2026, SUV Compact Murah dengan Fitur Premium, Kamera 360 dan Turbo Jadi Andalan

Editor : Muhamad Ahsanul Wildan
#Datsun Go Panca #Mobil LCGC Bekas #review Datsun Go Panca #Datsun Go Panca 2015 #harga Datsun bekas