Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Banyak yang Belum Tahu, Ini Kelemahan Datsun Go Panca Bekas yang Bikin Pembeli Harus Pikir Dua Kali

Muhamad Ahsanul Wildan • Rabu, 6 Mei 2026 | 17:48 WIB
Kelemahan Datsun Go Panca bekas akhirnya terungkap, dari kabin minim fitur hingga build quality sederhana. (Pinterest)
Kelemahan Datsun Go Panca bekas akhirnya terungkap, dari kabin minim fitur hingga build quality sederhana. (Pinterest)

BLITAR KAWENTAR - Datsun Go Panca sempat menjadi salah satu mobil LCGC murah yang cukup populer di Indonesia.

Namun di balik harga bekasnya yang kini hanya Rp50 jutaan, ternyata ada sejumlah kelemahan yang wajib diketahui calon pembeli sebelum meminang hatchback satu ini.

Dalam review yang tayang di kanal YouTube Eka TV, mobil Datsun Go Panca tahun 2015 milik Om Adi dibongkar secara detail mulai dari desain, interior, performa hingga kualitas materialnya.

Sekilas, tampilan Datsun Go Panca memang cukup menarik. Mobil ini tampil lebih sporty dibanding beberapa rival di kelas LCGC seperti Toyota Agya dan Daihatsu Ayla.

Apalagi unit milik Om Adi sudah dimodifikasi dengan velg Sparco putih, body kit, dan spoiler belakang bergaya JDM.

Namun setelah diamati lebih dekat, banyak detail yang menunjukkan karakter “murah” khas mobil Low Cost Green Car.

Baca Juga: Review Nissan Magnite Turbo CVT, SUV Kompak Rp300 Jutaan yang Disebut Lebih Gesit dari Raize Rocky, Ini Fitur dan Kelebihannya

Build Quality Jadi Sorotan

Salah satu kelemahan utama Datsun Go Panca terletak pada build quality atau kualitas rakitannya.

Pada bagian ruang mesin misalnya, beberapa komponen terlihat dibuat sangat sederhana demi menekan biaya produksi.

Kap mesin bagian dalam bahkan tidak dicat sewarna bodi. Beberapa dudukan terlihat tipis dan sederhana.

Selang washer pun disebut hanya menggunakan model mirip selang akuarium.

“Namanya juga LCGC, jadi memang banyak efisiensi,” ujar host Eka TV.

Selain itu, celah antara kap mesin dan bumper depan terlihat cukup renggang.

Meski disebut memang bawaan pabrik, tampilan tersebut membuat mobil terlihat kurang presisi.

Wiper depan yang hanya satu juga menjadi ciri khas Datsun Go Panca. Walau masih berfungsi normal, desain ini sering dianggap terlalu sederhana dibanding mobil lain di kelasnya.

Kabin Kurang Kedap dan Minim Fitur

Masuk ke interior, nuansa ekonomis semakin terasa. Dashboard didominasi material plastik keras dengan desain yang sangat minimalis.

Kekedapan kabin menjadi salah satu keluhan utama pemilik. Suara mesin dan kondisi jalan masih cukup terdengar dari dalam mobil, terutama saat dipakai kecepatan tinggi.

“Sudah ditambah peredam pun masih kurang kedap,” kata Om Adi.

Baris kedua juga terasa sempit untuk penumpang dewasa. Yang paling disorot adalah absennya headrest belakang sehingga kenyamanan penumpang jadi berkurang.

Pada beberapa tipe, power window belakang bahkan masih menggunakan model engkol manual.

Hal tersebut membuat fitur Datsun Go Panca terasa tertinggal dibanding city car lain di tahun yang sama.

Mesin Irit, Tapi Tetap Ada Getaran

Di balik kelemahannya, Datsun Go Panca tetap punya nilai jual utama pada konsumsi bahan bakar yang sangat irit.

Mesin 1.200 cc tiga silinder miliknya disebut mampu mencatat konsumsi BBM hingga 1:20 untuk luar kota.

Namun karakter tiga silinder juga menghadirkan getaran yang cukup terasa saat posisi idle. Meski tidak mengganggu performa, karakter tersebut menjadi catatan tersendiri bagi pengguna yang mengutamakan kenyamanan.

Beruntung, spare part mobil ini masih cukup mudah ditemukan karena banyak berbagi komponen dengan Nissan March.

Harga Murah Jadi Daya Tarik Utama

Saat ini harga Datsun Go Panca bekas berada di kisaran Rp50 juta sampai Rp60 jutaan.

Angka tersebut membuat mobil ini masih cukup diminati, terutama untuk konsumen yang mencari kendaraan harian murah dan irit.

Meski begitu, calon pembeli tetap perlu mempertimbangkan kualitas kabin, kenyamanan, serta status Datsun yang sudah discontinue di Indonesia.

Jika prioritas utama adalah efisiensi dan biaya operasional rendah, Datsun Go Panca masih layak dipertimbangkan. Namun bila mengutamakan kenyamanan dan kualitas material, ada baiknya membandingkan dengan city car lain di kelas harga serupa.

Baca Juga: Review Nissan Magnite Turbo CVT, SUV Kompak Rp300 Jutaan yang Disebut Lebih Gesit dari Raize Rocky, Ini Fitur dan Kelebihannya

Editor : Muhamad Ahsanul Wildan
#mobil irit murah #Review Mobil LCGC #kelemahan Datsun Go Panca #Datsun Go Panca bekas #harga Datsun Go Panca