Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Kelebihan dan Kekurangan Datsun Go Plus Bekas, Mobil 3 Baris Rp 70 Jutaan yang Irit Tapi Banyak Minusnya

Muhamad Ahsanul Wildan • Rabu, 6 Mei 2026 | 17:52 WIB
Kelebihan dan kekurangan Datsun Go Plus bekas Rp 70 jutaan, irit BBM tapi kabin sempit dan minim fitur. (Pinterest)
Kelebihan dan kekurangan Datsun Go Plus bekas Rp 70 jutaan, irit BBM tapi kabin sempit dan minim fitur. (Pinterest)

BLITAR KAWENTAR - Datsun Go Plus bekas masih menjadi incaran sebagian masyarakat yang mencari mobil murah dengan kapasitas keluarga.

Harga yang kini berada di kisaran Rp 70 jutaan membuat mobil LCGC tiga baris ini kembali dilirik, terutama bagi pembeli mobil pertama.

Namun di balik harga murah tersebut, ternyata ada sejumlah kekurangan Datsun Go Plus yang cukup sering dikeluhkan pengguna.

Mulai dari kabin sempit, material sederhana, hingga peredaman kabin yang dinilai kurang maksimal.

Meski begitu, mobil ini juga punya beberapa kelebihan yang membuatnya tetap layak dipertimbangkan di pasar mobil bekas.

Baca Juga: Review Datsun Go Panca 2015 Bekas, LCGC Rasa Nissan yang Irit Parah dan Spare Part Melimpah

Kabin Baris Ketiga Jadi Sorotan

Salah satu kekurangan Datsun Go Plus yang paling banyak dibahas adalah desain tiga baris kursinya yang dianggap terlalu dipaksakan.

Dimensi mobil yang tergolong mungil membuat ruang penumpang belakang terasa sangat sempit.

Penumpang dewasa disebut kurang nyaman duduk di baris ketiga karena ruang kepala dan kaki terbatas. Bahkan dengan tinggi badan sekitar 165 hingga 170 cm, kepala sudah menyentuh plafon mobil saat duduk di belakang.

Konsep 5+2 yang diterapkan Datsun memang membuat kursi belakang lebih cocok digunakan anak-anak atau penumpang tambahan saat kondisi darurat.

Selain itu, ruang bagasi juga menjadi sangat terbatas ketika seluruh kursi digunakan. Area belakang hanya cukup untuk barang kecil seperti payung atau tas tipis.

Namun ketika jok baris ketiga dilipat, kapasitas bagasi berubah jauh lebih lega dan cukup fungsional untuk kebutuhan harian.

Material Interior Dinilai Sederhana

Kekurangan lain dari Datsun Go Plus terdapat pada kualitas material interiornya.

Banyak bagian mobil masih menggunakan desain sederhana demi menekan harga jual.

Beberapa bagian bahkan masih memakai engkol manual untuk membuka kaca. Door trim juga terlihat polos tanpa cup holder maupun ruang penyimpanan tambahan.

Karpet dasar disebut kurang rapi karena hanya ditempel seadanya. Sementara jok belakang tidak dilengkapi headrest dan terlihat sangat minimalis.

Pada sisi pengemudi, fitur yang tersedia juga masih terbatas. Mobil ini hanya memiliki single power window sehingga pengemudi harus menjangkau sisi kiri secara manual ketika ingin membuka kaca penumpang.

Material setir pun dinilai mudah lecet dan kurang premium. Meski demikian, Datsun Go Plus sudah dibekali immobilizer dan satu airbag pada sisi pengemudi.

Mesin Responsif dan Konsumsi BBM Irit

Di balik kekurangannya, Datsun Go Plus ternyata memiliki beberapa kelebihan yang cukup menarik.

Salah satunya adalah konsumsi BBM irit yang menjadi daya tarik utama mobil LCGC.

Mobil bermesin 1.200 cc tiga silinder ini diklaim mampu menempuh sekitar 13 hingga 14 kilometer per liter untuk penggunaan dalam kota.

Biaya perawatan juga tergolong murah. Penggantian oli mesin hanya membutuhkan sekitar tiga liter oli dengan interval servis hingga 10.000 kilometer atau enam bulan.

Harga sparepart Datsun Go Plus juga masih relatif terjangkau karena menggunakan komponen sederhana khas mobil LCGC.

Selain irit, performa mesinnya juga dinilai cukup responsif. Bobot mobil yang ringan membuat akselerasi terasa agresif, terutama pada gigi dua dan tiga yang disebut memiliki tarikan panjang.

Mesin Datsun Go Plus juga diketahui menggunakan basis mesin yang sama dengan Nissan March 1.200 cc sehingga masih cukup mudah untuk dimodifikasi performanya.

Setir Ringan Jadi Nilai Tambah

Kelebihan lain yang cukup disukai pengguna adalah karakter setir yang ringan.

Power steering pada Datsun Go Plus terasa enteng sehingga memudahkan pengemudi saat parkir atau bermanuver di jalan sempit.

Meski peredaman kabin masih kurang baik dan suara hujan cukup terdengar ke dalam kabin, suspensi mobil ini dinilai masih nyaman untuk penggunaan harian.

Dengan harga bekas mulai Rp 70 jutaan, Datsun Go Plus memang bukan mobil sempurna. Namun bagi konsumen yang mencari mobil keluarga murah, irit, dan biaya perawatan rendah, mobil ini masih cukup menarik untuk dipertimbangkan.

Baca Juga: Review Datsun Go Panca 2015 Bekas, LCGC Rasa Nissan yang Irit Parah dan Spare Part Melimpah

Editor : Muhamad Ahsanul Wildan
#Datsun Go Plus #Mobil LCGC Bekas #kelebihan Datsun Go Plus #kekurangan Datsun Go Plus #mobil keluarga murah