BLITAR KAWENTAR- DFSK Seres E1 kembali mencuri perhatian di segmen mobil listrik mungil atau micro EV di Indonesia. Dengan harga mulai Rp189 jutaan, DFSK Seres E1 digadang-gadang sebagai salah satu mobil listrik termurah yang bisa menjadi pilihan menarik bagi konsumen pemula.
DFSK Seres E1 hadir di tengah tren mobil listrik kompak yang semakin populer. Selain desainnya yang imut, mobil ini menawarkan jarak tempuh yang cukup memadai untuk kebutuhan harian. Tak heran jika DFSK Seres E1 mulai dilirik sebagai kendaraan praktis di perkotaan.
Di Indonesia, DFSK Seres E1 tersedia dalam dua varian, yakni tipe B-Type dan L-Type. Varian terendah dibekali baterai 13,8 kWh dengan jarak tempuh sekitar 130 km. Sementara varian tertinggi menggunakan baterai 16,8 kWh yang mampu menjangkau hingga 220 km dalam sekali pengisian penuh.
Baca Juga: Review MPV Mewah Harga Terjangkau Chery Tiggo 8 Pro Family, SUV Tiongkok yang Bikin Kaget
Dimensi Super Kompak, Andalan di Perkotaan
Salah satu keunggulan utama DFSK Seres E1 adalah dimensinya yang sangat ringkas. Mobil ini hanya memiliki panjang sekitar 3 meter, lebar 1,4 meter, dan tinggi 1,6 meter. Ukuran tersebut membuatnya sangat mudah dikendalikan, terutama saat melintasi jalan sempit atau mencari parkir di area terbatas.
Karakter ini menjadikan DFSK Seres E1 unggul untuk mobilitas perkotaan. Pengemudi dapat dengan mudah bermanuver, bahkan di gang kecil sekalipun.
Dari sisi desain, mobil ini mengusung konsep retro modern dengan bentuk mengotak yang unik. Tampilan “unyu” dipadukan dengan garis tegas memberikan kesan berbeda dibanding kompetitor seperti Wuling Air EV maupun VinFast VF3.
Fitur Cukup Lengkap di Kelasnya
Meski menyasar segmen entry-level, DFSK Seres E1 dibekali fitur yang cukup lengkap. Mobil ini sudah menggunakan rem cakram di keempat roda (untuk varian tertinggi), dilengkapi cruise control, serta fitur speed limiter.
Interiornya juga terlihat modern dengan head unit layar sentuh 8 inci dan panel instrumen digital 7 inci. Panel instrumen ini bahkan mampu menampilkan informasi detail seperti konsumsi listrik, persentase baterai, hingga penggunaan tenaga secara real-time.
Namun, ada beberapa kekurangan yang cukup terasa. Head unit belum mendukung Android Auto dan Apple CarPlay. Selain itu, pengaturan AC masih menggunakan tombol sentuh yang dinilai kurang responsif saat digunakan saat berkendara.
Performa dan Pengalaman Berkendara
Dari sisi performa, DFSK Seres E1 dibekali tenaga sekitar 40 hp dengan torsi 100 Nm. Untuk penggunaan dalam kota, tenaga tersebut tergolong cukup.
Namun, karakter akselerasinya berbeda dari mobil listrik pada umumnya. Terdapat jeda sekitar 2–3 detik saat pedal gas diinjak, terutama dari posisi diam. Hal ini membuat respons terasa kurang spontan dibanding EV lain.
Mobil ini juga memiliki dua mode berkendara, yakni Eco dan Sport. Pada mode Eco, kecepatan maksimal dibatasi sekitar 80 km/jam, sementara mode Sport bisa mencapai lebih dari 100 km/jam.
Dari sisi handling, DFSK Seres E1 cenderung nyaman dengan bantingan suspensi yang cukup empuk. Namun, grip ban yang kecil membuat mobil ini kurang optimal saat bermanuver agresif.
Baca Juga: Review DFSK Seres E1: Mobil Listrik Murah 200 Jutaan, Fitur Unik Tapi Kalah Pamor dari Rivalnya?
Efisiensi dan Biaya Operasional
Salah satu keunggulan DFSK Seres E1 terletak pada efisiensi energi. Dalam pengujian, mobil ini mencatat konsumsi sekitar 12,3 kWh per 100 km. Artinya, biaya pengisian daya sangat hemat.
Sebagai gambaran, biaya charging sekitar Rp17 ribu sudah cukup untuk menempuh jarak hingga 100 km. Ini tentu menjadi daya tarik utama bagi konsumen yang ingin menekan biaya operasional kendaraan.
Namun, mobil ini belum mendukung fast charging. Pengisian daya dari 10 hingga 90 persen membutuhkan waktu sekitar 4–6 jam, tergantung daya listrik yang tersedia di SPKLU.
Kesimpulan: Cocok untuk Mobil Listrik Pertama
Secara keseluruhan, DFSK Seres E1 merupakan pilihan menarik bagi konsumen yang ingin memiliki mobil listrik pertama dengan harga terjangkau. Dimensi kompak, fitur cukup lengkap, serta biaya operasional yang murah menjadi nilai jual utama.
Namun, calon pembeli tetap perlu mempertimbangkan beberapa kekurangan seperti respons akselerasi, posisi berkendara, serta keterbatasan ruang kabin.
DFSK Seres E1 lebih cocok digunakan untuk perjalanan jarak dekat di dalam kota, seperti ke kantor, minimarket, atau aktivitas harian lainnya.
Baca Juga: Review MPV Mewah Harga Terjangkau Chery Tiggo 8 Pro Family, Benarkah Setara SUV Premium?
Editor : Cholifatun Nisak