JAKARTA - Pasar mobil bekas kembali diramaikan dengan hadirnya Wuling Confero Double Blower 2019 yang kini dibanderol murah di kisaran Rp77 jutaan. Harga tersebut membuat MPV keluarga 7 seater ini menjadi salah satu pilihan menarik bagi masyarakat yang mencari mobil nyaman dengan budget terbatas.
Nama Wuling Confero memang sudah cukup dikenal sebagai MPV murah yang menawarkan kabin luas dan fitur melimpah. Namun, versi double blower menjadi salah satu tipe yang paling diburu karena mampu memberikan kenyamanan ekstra untuk seluruh penumpang di dalam kabin.
Dengan harga bekas yang jauh lebih terjangkau dibanding MPV baru, Wuling Confero Double Blower 2019 disebut mampu menjadi solusi bagi keluarga besar maupun pelaku usaha travel yang membutuhkan kendaraan irit, nyaman, dan muat banyak penumpang.
Kabin Luas dan AC Double Blower Jadi Andalan
Salah satu daya tarik utama Wuling Confero Double Blower 2019 adalah fitur pendingin udara ganda yang membuat seluruh area kabin terasa lebih sejuk. Tidak hanya mengandalkan AC depan, mobil ini juga dilengkapi AC belakang sehingga distribusi udara dingin lebih merata.
Fitur tersebut sangat berguna saat mobil digunakan perjalanan jauh atau ketika menghadapi kondisi macet di siang hari. Penumpang baris kedua hingga ketiga tetap mendapatkan hembusan udara dingin dengan nyaman.
Selain itu, kabin Wuling Confero dikenal cukup lega di kelasnya. Layout 7 seater membuat mobil ini cocok digunakan keluarga besar. Ruang kaki dan ruang kepala yang lapang juga menjadi nilai tambah yang membuat perjalanan terasa lebih nyaman.
Desain eksteriornya pun masih terlihat modern dan gagah untuk ukuran MPV keluarga. Dengan bodi yang cukup besar, mobil ini memberikan kesan premium meski kini dijual dengan harga bekas yang relatif murah.
Fitur Safety Lengkap di Harga Terjangkau
Meski masuk kategori mobil murah, fitur keselamatan Wuling Confero Double Blower 2019 tergolong cukup lengkap. Mobil ini sudah dibekali dual airbag, sistem pengereman ABS, hingga sensor parkir yang membantu pengemudi saat bermanuver.
Kelengkapan fitur tersebut membuat Confero menjadi salah satu MPV bekas yang cukup kompetitif dibanding rival di kelas yang sama. Apalagi, harga jualnya kini berada di angka Rp77 jutaan.
Banyak konsumen mulai melirik mobil bekas jenis MPV karena harga mobil baru yang terus mengalami kenaikan. Wuling Confero menjadi alternatif menarik karena menawarkan kenyamanan dan fitur yang biasanya ditemukan pada mobil dengan harga lebih tinggi.
Mesin 1.5 Liter dan Penggerak Roda Belakang
Untuk sektor performa, Wuling Confero Double Blower 2019 menggunakan mesin 1.500 cc yang dikenal cukup irit bahan bakar namun tetap bertenaga untuk penggunaan harian.
Hal menarik lainnya adalah penggunaan sistem penggerak roda belakang atau rear wheel drive (RWD). Konfigurasi ini mirip dengan Toyota Avanza generasi lama maupun Toyota Kijang Innova lawas yang terkenal tangguh di berbagai kondisi jalan.
Penggerak roda belakang dianggap lebih nyaman ketika melewati tanjakan atau membawa banyak penumpang. Karena itulah, mobil ini juga cocok dipakai sebagai kendaraan operasional maupun usaha travel.
Selain performa yang cukup baik, biaya perawatan Wuling Confero juga disebut relatif terjangkau. Ketersediaan suku cadang kini semakin mudah ditemukan di berbagai daerah sehingga pengguna tidak perlu khawatir soal servis maupun penggantian komponen.
Cocok untuk Keluarga dengan Budget Terbatas
Dengan usia kendaraan yang masih tergolong muda, yakni keluaran tahun 2019, kondisi Wuling Confero bekas umumnya masih cukup layak untuk penggunaan jangka panjang.
Harga Rp77 jutaan jelas menjadi daya tarik utama. Nominal tersebut bahkan jauh lebih murah dibanding harga MPV baru yang kini sudah menyentuh ratusan juta rupiah.
Kombinasi kabin luas, AC double blower, fitur keselamatan lengkap, hingga konfigurasi penggerak roda belakang membuat mobil ini menjadi salah satu opsi paling menarik di pasar mobil bekas saat ini.
Bagi masyarakat yang sedang mencari mobil keluarga murah dengan kapasitas besar, Wuling Confero Double Blower 2019 bisa menjadi pilihan yang layak dipertimbangkan.
Editor : Dyah Wulandari