BLITAR - Polytron EVO menjadi salah satu motor listrik yang mulai mencuri perhatian pasar otomotif Indonesia. Brand elektronik asal Indonesia tersebut kini resmi merambah industri kendaraan listrik dengan menghadirkan skuter listrik modern yang dibanderol Rp28 juta on the road untuk seluruh wilayah Indonesia.
Kehadiran Polytron EVO menjadi langkah baru Polytron setelah lama dikenal sebagai produsen elektronik rumah tangga seperti televisi, mesin cuci, hingga audio. Kini, perusahaan tersebut mencoba bersaing di pasar motor listrik nasional yang semakin berkembang.
Motor listrik Polytron EVO hadir dengan desain sporty, fitur modern, hingga kemampuan berkendara yang cukup menarik untuk penggunaan harian. Bahkan, salah satu fitur unik yang menjadi sorotan adalah adanya speaker audio yang memungkinkan pengendara mendengarkan musik langsung dari motor.
Desain Sporty dan Futuristik
Secara tampilan, Polytron EVO mengusung desain khas skuter modern dengan garis bodi tajam dan aerodinamis. Bagian depan dilengkapi lampu LED serta DRL yang membuat tampilannya terlihat futuristik.
Motor listrik ini tersedia dalam beberapa pilihan warna seperti putih, merah, kuning, biru, hingga silver. Polytron juga menghadirkan dek kaki yang cukup luas sehingga nyaman digunakan membawa barang saat berkendara.
Meski demikian, posisi dek yang cukup tinggi menjadi salah satu catatan reviewer. Pengendara dengan postur tinggi disebut harus menyesuaikan posisi kaki karena stang motor bisa menyentuh lutut ketika berbelok tajam.
Pada bagian belakang, Polytron EVO menggunakan jok tandem dengan behel besar untuk pembonceng. Suspensinya memakai model teleskopik di depan dan dual shockbreaker di belakang dengan lima tingkat pengaturan preload.
Motor Listrik dengan Speaker Musik
Salah satu hal paling unik dari Polytron EVO adalah fitur audio bawaan yang jarang ditemui pada motor listrik di kelasnya.
Motor ini memiliki speaker internal yang dapat memutar musik melalui koneksi smartphone. Pengguna bisa mendengarkan lagu dari aplikasi seperti Spotify maupun Joox saat berkendara atau nongkrong bersama teman.
Di bagian setang juga tersedia tombol pengatur volume dan kontrol perpindahan lagu. Fitur tersebut menjadi ciri khas yang membedakan Polytron EVO dari motor listrik lain di Indonesia.
Selain itu, motor ini sudah menggunakan sistem keyless dengan remote pintar. Pengguna dapat menyalakan motor tanpa anak kunci konvensional.
Tersedia pula alarm anti maling yang secara otomatis mengunci roda belakang saat motor digerakkan secara paksa.
Performa dan Jarak Tempuh
Polytron EVO dibekali motor listrik hub-drive berkekuatan 1.500 watt dengan peak power mencapai 3.000 watt. Sumber dayanya berasal dari baterai lithium 60 volt 29 Ah yang ditempatkan di bawah jok.
Dalam kondisi penuh, baterai motor listrik ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 100 kilometer pada mode berkendara paling hemat.
Namun dalam pengujian penggunaan harian di Jakarta, reviewer mendapatkan konsumsi daya yang lebih realistis. Untuk perjalanan sekitar 23 kilometer, baterai berkurang sekitar 40 persen.
Artinya, dalam kondisi penggunaan normal di jalan perkotaan, Polytron EVO diperkirakan mampu menempuh jarak sekitar 60 kilometer dalam sekali pengisian penuh.
Motor ini memiliki tiga mode berkendara. Mode pertama membatasi kecepatan maksimal sekitar 25 km/jam untuk efisiensi baterai. Mode kedua mampu mencapai sekitar 45 km/jam, sedangkan mode ketiga atau sport mode dapat menyentuh kecepatan hingga 60 km/jam.
Menariknya, tarikan motor disebut tetap responsif di kecepatan menengah sehingga cukup percaya diri digunakan menyalip kendaraan lain di jalan perkotaan.
Pengisian Daya dan Biaya Listrik
Polytron EVO membutuhkan waktu sekitar 4,5 jam untuk pengisian baterai dari kosong hingga penuh. Pengisian dapat dilakukan langsung di motor maupun dengan melepas baterai untuk dicas di dalam rumah.
Menurut pihak Polytron, daya listrik yang dibutuhkan saat pengisian hanya sekitar 550 watt sehingga masih aman digunakan pada rumah dengan listrik 900 VA.
Jika dihitung, biaya pengisian penuh motor listrik ini diperkirakan tidak sampai Rp4 ribu untuk sekali charge.
Nyaman untuk Harian
Dalam pengujian harian, Polytron EVO dinilai cukup nyaman digunakan untuk aktivitas perkotaan. Motor ini memiliki handling ringan karena bobotnya hanya sekitar 80 kilogram.
Suspensi juga terasa empuk saat melewati polisi tidur maupun jalan bergelombang. Meski begitu, posisi dek yang tinggi tetap menjadi kekurangan utama terutama bagi pengendara bertubuh tinggi.
Dengan harga Rp28 juta, fitur modern, serta biaya operasional yang tergolong murah, Polytron EVO menjadi salah satu pilihan motor listrik menarik di pasar Indonesia saat ini.
Editor : Axsha Zazhika