BLITAR - Program subsidi motor listrik dari pemerintah kembali menarik perhatian masyarakat. Sejumlah merek motor listrik kini resmi mendapatkan potongan harga hingga Rp7 juta setelah memenuhi syarat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Salah satu yang terbaru adalah Rakata yang kini masuk daftar penerima subsidi motor listrik 2026.
Dengan adanya subsidi motor listrik tersebut, harga kendaraan listrik roda dua menjadi jauh lebih terjangkau. Bahkan ada beberapa model yang kini dijual mulai Rp7 jutaan. Kondisi ini membuat motor listrik semakin diminati masyarakat karena dinilai lebih hemat, efisien, dan ramah lingkungan.
Selain Rakata, sejumlah merek populer seperti Gesits, Selis, Volta, Viar, Semut hingga United juga sudah lebih dulu mendapatkan insentif dari pemerintah. Berikut ulasan lengkap harga motor listrik subsidi beserta spesifikasinya.
Rakata Resmi Masuk Daftar Motor Listrik Subsidi
Rakata menjadi tambahan merek baru yang resmi mendapatkan subsidi motor listrik Rp7 juta. PT Artas Rakata Indonesia diketahui telah memenuhi syarat TKDN untuk dua produknya, yakni Rakata X5 dan Rakata S9.
Berdasarkan data TKDN Kementerian Perindustrian, Rakata X5 memiliki nilai TKDN 54,17 persen. Sementara Rakata S9 mencapai 55,78 persen. Dengan capaian tersebut, kedua motor listrik itu berhak memperoleh insentif pemerintah.
Rakata S9 menjadi salah satu motor listrik murah yang paling menarik perhatian. Sebelum subsidi, motor ini dijual sekitar Rp17 juta. Setelah dipotong subsidi Rp7 juta, harganya turun menjadi sekitar Rp10 juta.
Motor listrik Rakata S9 dibekali baterai gel 60 volt 20 Ah dan motor penggerak 800 watt. Kecepatan maksimalnya mencapai 45 km/jam dengan jarak tempuh sekitar 50 hingga 60 kilometer.
Fitur yang ditawarkan juga cukup lengkap, mulai dari lampu LED, layar LCD, suspensi teleskopik depan, rem cakram depan-belakang, hingga ban tubeless ukuran 10 inci.
Rakata X5 Punya Jarak Tempuh Lebih Jauh
Selain S9, Rakata juga menawarkan varian X5 yang memiliki performa lebih tinggi. Motor listrik ini mampu menempuh jarak hingga 70 kilometer dengan kecepatan maksimum 50 km/jam.
Rakata X5 menggunakan motor listrik bertenaga 1.350 watt dan baterai 60 volt 20 Ah. Menariknya, motor ini mendukung dua slot baterai lithium meski pembelian awal hanya mendapatkan satu baterai.
Desain modern serta fitur seperti lampu LED, panel LCD, dan suspensi teleskopik membuat Rakata X5 cukup kompetitif di kelas motor listrik harian.
Daftar Motor Listrik yang Sudah Dapat Subsidi
Selain Rakata, ada enam merek motor listrik lain yang juga sudah mendapatkan subsidi pemerintah sebesar Rp7 juta.
Gesits
Gesits menjadi salah satu pelopor motor listrik lokal yang lolos TKDN. Gesits Raya dan Gesits G1 kini dibanderol mulai Rp20 jutaan setelah subsidi diberikan.
Selis
Selis menghadirkan model Agats dan E-Max yang juga memperoleh subsidi. Salah satu modelnya bahkan turun harga hingga kisaran Rp7 jutaan setelah dipotong insentif pemerintah.
Volta
Volta 401 menjadi motor listrik yang cukup populer di pasar Indonesia. Setelah subsidi, harga motor ini turun menjadi sekitar Rp9 jutaan.
Viar
Viar Q1 juga resmi mendapatkan subsidi karena telah memenuhi syarat TKDN lebih dari 40 persen. Motor listrik ini dikenal memiliki desain simpel dan cocok untuk penggunaan harian.
Semut
Merek Semut menghadirkan dua model, yakni Semut Tempur dan Semut Zuzu. Keduanya memiliki TKDN di atas 47 persen dan kini dijual lebih murah setelah subsidi pemerintah.
United
United menjadi salah satu merek motor listrik dengan TKDN tertinggi. Beberapa model seperti United T1800 dan United TX3000 resmi memperoleh subsidi.
United TX3000 sendiri dikenal sebagai motor listrik premium dengan performa tinggi. Motor ini memiliki tenaga besar dan desain modern yang menyerupai skuter maxi.
Motor Listrik Semakin Diminati
Kehadiran subsidi pemerintah membuat pasar motor listrik di Indonesia semakin berkembang pesat. Selain harga lebih terjangkau, biaya operasional motor listrik juga jauh lebih hemat dibanding motor bensin.
Pengguna cukup melakukan pengisian daya listrik dengan biaya yang relatif murah. Beberapa merek bahkan sudah mendukung sistem swap baterai sehingga pengguna tidak perlu menunggu lama saat mengisi daya.
Tak hanya itu, motor listrik juga dianggap lebih ramah lingkungan karena tidak menghasilkan emisi gas buang. Hal ini sejalan dengan program pemerintah untuk mengurangi polusi udara dan mendorong penggunaan kendaraan listrik di Indonesia.
Dengan semakin banyaknya pilihan motor listrik subsidi, masyarakat kini memiliki alternatif kendaraan yang lebih ekonomis dan modern untuk aktivitas sehari-hari.
Editor : Axsha Zazhika