BLITAR - Daftar motor listrik subsidi Rp7 juta pada 2025 kembali bertambah. Kali ini, motor listrik Alva One resmi masuk dalam daftar kendaraan listrik yang mendapatkan bantuan pemerintah setelah memenuhi syarat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
Program subsidi motor listrik dari pemerintah memang menjadi perhatian masyarakat karena mampu memangkas harga kendaraan listrik hingga jutaan rupiah. Dengan adanya subsidi ini, berbagai merek motor listrik lokal kini semakin terjangkau dan menjadi alternatif kendaraan harian yang hemat energi.
Motor listrik subsidi Rp7 juta diberikan kepada kendaraan yang memiliki TKDN minimal 40 persen. Selain lebih murah, penggunaan motor listrik juga dinilai lebih ramah lingkungan dan hemat biaya operasional dibanding motor berbahan bakar bensin.
Masuknya Alva One ke daftar penerima subsidi membuat pilihan motor listrik di Indonesia semakin beragam. Desain futuristik dan fitur modern yang dimiliki motor ini pun menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.
Alva One Resmi Dapat Subsidi Rp7 Juta
Alva One kini resmi menjadi salah satu motor listrik subsidi pemerintah setelah nilai TKDN-nya mencapai 44 persen. Sebelumnya, motor listrik produksi Mobilitas Solution ini belum memenuhi syarat karena TKDN masih berada di angka 33,07 persen.
Dengan kenaikan kandungan lokal tersebut, Alva One akhirnya berhak mendapatkan subsidi Rp7 juta dari pemerintah. Harga motor listrik yang semula dibanderol Rp34,99 juta kini turun menjadi sekitar Rp27,99 juta setelah subsidi.
Motor listrik Alva One dikenal memiliki desain modern dan futuristik dengan fitur canggih yang menyasar kalangan urban dan generasi muda.
Gesits hingga Selis Jadi Motor Listrik Favorit
Selain Alva One, sejumlah motor listrik lain juga sudah lebih dulu mendapatkan subsidi pemerintah. Salah satunya adalah Gesits yang menjadi merek pertama lolos syarat TKDN.
Gesits memiliki TKDN sebesar 46,73 persen dan menawarkan dua varian yakni Gesits Raya dan Gesits G1. Harga Gesits setelah subsidi kini berada di kisaran Rp20 jutaan.
Sementara itu, Selis juga menjadi salah satu merek motor listrik yang cukup diminati. Varian Selis Agats memiliki TKDN 53,37 persen, sedangkan Selis E-Max Lithium mencapai lebih dari 53 persen.
Harga Selis Agats setelah subsidi bahkan turun drastis menjadi sekitar Rp7,99 juta, menjadikannya salah satu motor listrik subsidi termurah di Indonesia.
Volta dan Viar Turut Ramaikan Pasar
Volta 401 juga masuk daftar motor listrik subsidi Rp7 juta. Motor listrik asal Semarang ini memiliki TKDN sebesar 47,36 persen.
Harga Volta 401 setelah subsidi turun menjadi sekitar Rp9,95 juta. Dengan harga tersebut, Volta menjadi salah satu pilihan menarik bagi masyarakat yang ingin memiliki kendaraan listrik murah.
Di sisi lain, Viar Q1 juga berhasil mendapatkan subsidi pemerintah setelah memiliki TKDN sebesar 50,26 persen. Motor listrik ini dikenal memiliki desain sederhana dengan kemampuan jarak tempuh yang cukup baik untuk penggunaan harian.
Harga Viar Q1 kini turun menjadi sekitar Rp14,52 juta setelah subsidi diberikan.
Rakata dan Semut Tawarkan Harga Kompetitif
Produsen motor listrik Rakata juga berhasil memenuhi syarat subsidi pemerintah melalui dua modelnya, yakni Rakata S9 dan Rakata X5.
Rakata S9 memiliki TKDN sebesar 55,78 persen dan dibekali baterai 60V 20Ah serta motor listrik 800 watt. Kendaraan ini mampu melaju hingga 45 kilometer per jam dengan jarak tempuh sekitar 50 hingga 60 kilometer.
Setelah mendapatkan subsidi Rp7 juta, harga Rakata S9 turun menjadi sekitar Rp10 juta.
Selain Rakata, Semut Motor Indonesia juga menghadirkan dua model penerima subsidi yakni Semut Tempur dan Semut Zuzu. Keduanya memiliki TKDN di atas 47 persen dan menawarkan desain unik dengan harga lebih terjangkau setelah subsidi.
Polytron dan United Ikut Dapat Potongan Harga
Polytron Fox R atau Polytron PVV 30 M1 juga resmi masuk daftar motor listrik subsidi. Motor ini memiliki TKDN sebesar 45,13 persen sehingga harga jualnya turun dari Rp20,5 juta menjadi Rp13,5 juta.
Polytron Fox R cukup menarik perhatian karena desainnya yang futuristik dan performa motor listrik 3.000 watt yang bertenaga.
Sementara itu, United juga mendaftarkan beberapa modelnya seperti United T1800 dan United TX3000. Motor listrik United memiliki TKDN di atas 56 persen dan kini dijual dengan harga lebih murah setelah subsidi.
United T1800 misalnya, kini dibanderol sekitar Rp23,5 juta setelah mendapatkan potongan harga dari pemerintah.
Program subsidi motor listrik ini diharapkan dapat mempercepat transisi kendaraan ramah lingkungan di Indonesia sekaligus mendorong industri otomotif listrik nasional berkembang lebih pesat.
Editor : Axsha Zazhika