Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Datsun Go vs Toyota Calya Sigra Bekas, Mana Lebih Worth It? Ini Kelebihan, Kekurangan hingga Biaya Perawatannya

Novica Satya Nadianti • Kamis, 7 Mei 2026 | 15:20 WIB
Datsun Go vs Toyota Calya Sigra bekas, mana yang paling irit dan nyaman? Simak kelebihan, kekurangan, dan biaya perawatannya. 
( Pinterest.com )
Datsun Go vs Toyota Calya Sigra bekas, mana yang paling irit dan nyaman? Simak kelebihan, kekurangan, dan biaya perawatannya. ( Pinterest.com )

 
JAKARTA - Perbandingan Datsun Go vs Toyota Calya Sigra bekas kembali menjadi perbincangan di kalangan pencari mobil murah keluarga. Ketiga model ini sama-sama bermain di segmen Low Cost Green Car (LCGC) dengan kapasitas hingga tujuh penumpang. Namun, masing-masing memiliki karakter berbeda, mulai dari performa mesin, kenyamanan kabin, hingga biaya perawatan.

Dalam sebuah ulasan kanal otomotif, perbandingan Datsun Go vs Toyota Calya Sigra bekas dibahas secara detail dari sisi mesin, AC, kaki-kaki, hingga faktor keselamatan. Mobil-mobil ini dinilai cocok untuk penggunaan dalam kota karena menawarkan efisiensi bahan bakar dan harga yang relatif terjangkau.

Datsun Go dan Datsun Go+ sendiri menggunakan mesin Nissan 1.200 cc tiga silinder. Mesin tersebut dikenal cukup bandel dan tidak terlalu rewel selama pemilik rutin melakukan perawatan. Getaran mesin juga disebut lebih halus dibanding beberapa rival sesama tiga silinder.

Baca Juga: Review United TX3000, Motor Listrik Mirip NMAX Ini Punya Kecepatan 90 Km/Jam, Dua Baterai dan Fitur Audio Stereo

Namun, penggunaan komponen Nissan membuat harga spare part mesin Datsun Go relatif lebih mahal dibanding Toyota Calya maupun Daihatsu Sigra. Beberapa komponen seperti coil dan parts mesin lainnya dijual dengan harga khas Nissan yang tidak bisa dibilang murah untuk kelas LCGC.

Datsun Go Punya AC Lebih Dingin dan Mesin Responsif

Salah satu keunggulan Datsun Go adalah bobot bodinya yang sangat ringan. Hal ini membuat konsumsi bahan bakar lebih hemat dan performa terasa responsif saat dikendarai. Bahkan, mobil ini cukup sering dimodifikasi untuk kebutuhan performa karena tenaga mesin terasa lebih enteng.

Meski demikian, bobot ringan tersebut juga menjadi kelemahan. Faktor keselamatan disebut kurang baik dibanding rivalnya. Dalam penjelasan teknisi otomotif, struktur pilar tengah Datsun Go dinilai tidak terlalu kuat sehingga risiko kerusakan saat benturan samping lebih besar.

Baca Juga: Review United TX3000, Motor Listrik Lokal Mirip NMAX Ini Punya Kecepatan 90 Km/Jam dan Jarak Tempuh 120 Km

Selain itu, kaki-kaki Datsun Go juga dianggap kurang awet. Pemilik biasanya lebih sering mengganti bushing dan komponen karet karena mudah timbul bunyi ketika digunakan di jalan rusak.

Untuk urusan AC, Datsun Go justru mendapat nilai lebih baik dibanding Calya dan Sigra. Ukuran radiator dan kondensor yang lebih besar membuat suhu kabin lebih cepat dingin, termasuk hingga baris belakang. Kabin yang lebih kecil juga membantu sirkulasi udara AC terasa lebih maksimal.

Permasalahan yang sering muncul pada Datsun Go biasanya ada pada evaporator AC dan selang-selang yang mulai bocor seiring usia kendaraan. Sementara kompresor AC relatif lebih awet karena mengadopsi teknologi Nissan.

Baca Juga: Perbandingan United TX1800 vs TX3000, Motor Listrik Baru Mirip Skutik Premium Ini Beda Harga Jauh, Fiturnya Apa Saja?

Toyota Calya dan Daihatsu Sigra Lebih Luas

Berbeda dengan Datsun Go, Toyota Calya dan Daihatsu Sigra menawarkan kabin yang lebih lega. Mobil ini juga hadir dengan konfigurasi tujuh penumpang yang lebih nyaman untuk keluarga besar.

Calya dan Sigra menggunakan mesin 1.000 cc dan 1.200 cc Dual VVT-i. Mesin tersebut dikenal irit dan minim perawatan. Namun, ada satu catatan yang cukup disorot, yakni ukuran radiator yang dianggap terlalu kecil.

Akibatnya, suhu mesin cenderung bekerja lebih panas dibanding mobil lain di kelasnya. Kondisi tersebut dinilai bisa mempercepat oksidasi oli, membuat AC kurang dingin, dan berpotensi mempercepat usia pakai beberapa komponen mesin.

Baca Juga: Keluh Kesah Pengguna Smooth Zuzu Motor Listrik, Jarak Tempuh Pendek hingga Stasiun Swap Baterai Yang Masih Bermasalah

Beberapa pemilik bahkan melakukan modifikasi seperti mengganti radiator lebih besar, memasang extra fan, hingga mengganti coolant agar suhu kerja mesin lebih stabil.

AC Belakang Calya Sigra Dinilai Kurang Maksimal

Meski memiliki fitur double blower, Toyota Calya dan Daihatsu Sigra disebut masih kurang maksimal dalam mendinginkan kabin belakang. Hal ini disebabkan ukuran kabin yang lebih besar serta suhu mesin yang cenderung panas.

Akibatnya, penumpang baris ketiga masih bisa merasakan udara kabin yang kurang sejuk, terutama saat mobil digunakan di siang hari atau kondisi macet.

Baca Juga: Keluh Kesah Pengguna Smooth Zuzu Motor Listrik, Jarak Tempuh Pendek hingga Stasiun Swap Baterai Yang Masih Bermasalah

Namun di balik kekurangan tersebut, Calya dan Sigra tetap unggul dalam hal biaya perawatan. Spare part mesin lebih murah dan mudah ditemukan dibanding Datsun Go. Mesin Toyota-Daihatsu juga dikenal lebih sederhana dan tahan lama selama menggunakan oli berkualitas.

Keluhan yang paling sering muncul pada Calya dan Sigra biasanya terkait performa mesin yang dianggap kurang bertenaga, terutama ketika mobil terisi penuh penumpang.

Secara keseluruhan, pilihan antara Datsun Go vs Toyota Calya Sigra bekas kembali bergantung pada kebutuhan pengguna. Datsun Go cocok bagi yang mengutamakan AC dingin dan performa ringan. Sementara Calya dan Sigra lebih pas untuk keluarga yang membutuhkan kabin luas serta biaya perawatan murah.

Baca Juga: Review United TX3000 Terbaru, Motor Listrik Bergaya Maxi Scooter dengan Kecepatan 90 Km/Jam dan Jarak Tempuh 120 Km

Editor : Novica Satya Nadianti
#Datsun GO bekas #mobil lcgc #perbandingan mobil bekas #Toyota Calya #Daihatsu Sigra