Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Datsun Go Plus Panca 2015 bekas masih layak dibeli. Harga Rp75 jutaan, irit BBM, pajak murah, dan mesin Nissan jadi andalan.

Novica Satya Nadianti • Kamis, 7 Mei 2026 | 15:29 WIB
Datsun Go Plus Panca 2015 bekas masih layak dibeli. Harga Rp75 jutaan, irit BBM, pajak murah, dan mesin Nissan jadi andalan.
( Pinterest.com )
Datsun Go Plus Panca 2015 bekas masih layak dibeli. Harga Rp75 jutaan, irit BBM, pajak murah, dan mesin Nissan jadi andalan. ( Pinterest.com )

 
JAKARTA - Datsun Go Plus Panca 2015 masih menjadi salah satu mobil bekas LCGC yang banyak diburu masyarakat dengan budget terbatas. Selain harga bekasnya yang kini berada di kisaran Rp75 jutaan, mobil ini juga dikenal irit bahan bakar dan punya biaya perawatan yang relatif terjangkau.

Dalam ulasan kanal otomotif Atma Jaya Motor, Datsun Go Plus Panca disebut cocok untuk pengguna yang mencari kendaraan harian dengan konsumsi BBM hemat. Mobil ini juga dinilai masih menarik karena desainnya tidak terlalu ketinggalan zaman dibanding rival sesama LCGC.

Datsun Go Plus Panca merupakan versi tujuh penumpang dari Datsun Go standar. Mobil ini hadir sebagai pesaing langsung Toyota Calya dan Daihatsu Sigra di segmen Low Cost Green Car. Meski dimensinya lebih kompak, mobil ini tetap menawarkan konfigurasi tiga baris kursi untuk kebutuhan keluarga.

Baca Juga: Nissan Grafite 2026 Resmi Disiapkan, MPV 7 Seater Pesaing Toyota Avanza dan Mitsubishi Xpander Ini Tampil Lebih Modern

Unit yang diulas merupakan Datsun Go Plus Panca tahun 2015 dengan jarak tempuh sekitar 46 ribu kilometer. Untuk ukuran mobil berusia lebih dari 10 tahun, angka tersebut tergolong rendah sehingga masih cukup menarik di pasar mobil bekas.

Mesin Nissan Jadi Nilai Plus

Salah satu keunggulan utama Datsun Go Plus Panca ada pada sektor mesin. Mobil ini menggunakan mesin 1.200 cc tiga silinder yang sama dengan Nissan March generasi awal.

Mesin tersebut dikenal cukup responsif untuk penggunaan dalam kota dan punya konsumsi bahan bakar yang irit. Karakter mesin tiga silinder memang masih menghadirkan sedikit getaran ke kabin, tetapi dinilai masih dalam batas wajar untuk mobil LCGC.

Baca Juga: Datsun Go vs Toyota Calya Sigra Bekas, Mana Lebih Worth It? Ini Kelebihan, Kekurangan hingga Biaya Perawatannya

Pemilik showroom menyebut performa tarikan awal mobil ini cukup baik. Bobot kendaraan yang ringan membuat manuver terasa lincah ketika digunakan di jalan perkotaan maupun area sempit.

“Mobil ini enak untuk manuver karena bodinya ringan. Tarikan awalnya juga responsif,” demikian ulasan dalam video tersebut.

Selain itu, spare part mesin disebut relatif mudah dicari karena banyak berbagi komponen dengan Nissan March. Hal ini menjadi keuntungan tersendiri bagi calon pembeli mobil bekas yang khawatir soal perawatan jangka panjang.

Baca Juga: Nissan Gravit 2026 Resmi Meluncur, MPV 7 Penumpang Harga Rp105 Jutaan Ini Siap Tantang Calya dan Sigra

Kabin Sederhana, Tapi AC Dinilai Masih Dingin

Sebagai mobil LCGC, interior Datsun Go Plus Panca memang tidak menawarkan fitur mewah. Beberapa fitur modern seperti electric mirror, double blower, hingga pengaturan jok yang lengkap belum tersedia pada model ini.

Desain dashboard juga dibuat sederhana dengan dominasi material plastik keras khas mobil murah ramah lingkungan.

Namun, meski tanpa double blower, performa AC mobil ini disebut masih cukup baik. Dimensi kabin yang tidak terlalu besar membuat udara dingin dari AC depan masih terasa hingga baris belakang.

Baca Juga: Nissan Gravite 2026 Siap Tantang Toyota Avanza, MPV Keluarga Modern Harga Rp200 Jutaan Ini Bikin Pasar Low MPV Makin Panas

Kelemahan yang cukup disorot justru ada pada bantingan suspensi yang terasa keras. Hal ini disebut menjadi karakter umum mobil LCGC yang lebih fokus pada efisiensi dibanding kenyamanan berkendara.

Selain itu, ruang kabin belakang juga dinilai sempit jika digunakan oleh penumpang dewasa. Kursi baris ketiga lebih cocok dipakai anak-anak atau perjalanan jarak dekat.

Fitur Immobilizer Jadi Keunggulan

Meski tergolong mobil murah, Datsun Go Plus Panca ternyata sudah dibekali fitur immobilizer. Fitur ini cukup penting untuk keamanan kendaraan karena mesin tidak bisa dihidupkan apabila kunci asli tidak terdeteksi.

Baca Juga: Motor Listrik Volta 401 Mirip Smoot, Harga Anjlok Setelah Subsidi Jadi Rp 9 Jutaan, Jarak Tempuh 60 Km

Pemilik mobil juga diingatkan untuk menjaga kondisi kunci agar tidak rusak atau hilang. Sebab, sistem immobilizer akan membuat mobil sulit dinyalakan jika terjadi masalah pada chip kunci.

Untuk biaya kepemilikan, Datsun Go Plus Panca juga tergolong ramah kantong. Pajak tahunan mobil ini di wilayah Jawa Timur disebut hanya sekitar Rp1,3 jutaan.

Harga pasaran bekasnya pun kini relatif stabil di angka Rp75 jutaan untuk unit tahun 2015 dengan kondisi baik. Angka tersebut membuat Datsun Go Plus Panca menjadi pilihan menarik bagi pembeli mobil pertama maupun keluarga muda yang membutuhkan kendaraan hemat operasional.

 

Layak Jadi Pilihan Mobil Harian

Secara keseluruhan, Datsun Go Plus Panca masih layak dipertimbangkan di pasar mobil bekas. Mobil ini menawarkan kombinasi harga murah, konsumsi BBM irit, pajak ringan, dan perawatan yang tidak terlalu rumit.

Meski punya beberapa kekurangan pada kenyamanan kabin dan fitur, mobil ini tetap cocok untuk kebutuhan mobilitas harian dengan budget terbatas.

Bagi calon pembeli yang mencari mobil keluarga murah dengan tahun muda dan biaya operasional hemat, Datsun Go Plus Panca bisa menjadi salah satu opsi menarik di segmen LCGC bekas.

Editor : Novica Satya Nadianti
#mobil irit BBM #Mobil LCGC Bekas #Datsun Go Plus Panca #Datsun Go Plus 2015