Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Review Datsun Go Plus 2017 Manual, Mobil LCGC Rp70 Jutaan yang Irit BBM dan Cocok Buat Keluarga Muda

Novica Satya Nadianti • Kamis, 7 Mei 2026 | 15:40 WIB
Review Datsun Go Plus 2017 Manual, Mobil LCGC Rp70 Jutaan yang Irit BBM dan Cocok Buat Keluarga Muda 
( Pinterest.com )
Review Datsun Go Plus 2017 Manual, Mobil LCGC Rp70 Jutaan yang Irit BBM dan Cocok Buat Keluarga Muda ( Pinterest.com )

 
JAKARTA - Datsun Go Plus 2017 transmisi manual masih menjadi salah satu mobil LCGC bekas yang menarik dilirik di pasar otomotif Indonesia. Selain harga bekasnya yang kini relatif terjangkau, mobil ini juga dikenal punya konsumsi bahan bakar irit dan biaya operasional yang ramah di kantong.

Dalam sebuah ulasan otomotif, Datsun Go Plus 2017 disebut cocok untuk pengguna yang membutuhkan kendaraan harian dengan mobilitas tinggi. Mobil ini juga dianggap fleksibel karena bisa digunakan sebagai kendaraan keluarga maupun kendaraan operasional seperti driver online.

Datsun Go Plus sendiri hadir sebagai salah satu pesaing Toyota Calya dan Daihatsu Sigra di segmen Low Cost Green Car (LCGC). Unit yang dibahas menggunakan mesin 1.200 cc tiga silinder dengan transmisi manual lima percepatan.

Baca Juga: Datsun Go Plus Panca 2015 bekas masih layak dibeli. Harga Rp75 jutaan, irit BBM, pajak murah, dan mesin Nissan jadi andalan.

Secara desain, Datsun Go Plus tampil cukup sederhana. Tampilan depannya minim ornamen dengan lampu utama standar tanpa fog lamp maupun side lamp tambahan. Wiper depan juga hanya menggunakan model single wiper, tetapi mampu menyapu seluruh kaca depan secara maksimal.

Velg Ring 15 Bikin Tampilan Lebih Sporty

Pada unit yang direview, bagian kaki-kaki sudah mendapat ubahan berupa penggunaan velg ring 15 yang disebut memakai model OEM Nissan March. Padahal, versi standarnya masih menggunakan velg ring 13.

Penggunaan velg lebih besar membuat tampilan Datsun Go Plus terlihat lebih padat dan sporty. Mobil juga dibalut ban ukuran 175/65 yang dinilai masih nyaman digunakan untuk harian.

Baca Juga: Datsun Go vs Toyota Calya Sigra Bekas, Mana Lebih Worth It? Ini Kelebihan, Kekurangan hingga Biaya Perawatannya

Di sisi eksterior, mobil ini juga sudah dibekali body kit bawaan pabrik sehingga tampilannya tidak terlalu polos. Bagian belakangnya dilengkapi spoiler serta sensor parkir untuk membantu pengemudi saat parkir mundur.

Namun, salah satu kekurangan desain Datsun Go Plus terletak pada bentuk bodi belakang yang mengecil. Desain mengerucut tersebut membuat ruang kabin belakang terasa lebih sempit dibanding beberapa rival di kelasnya.

Selain itu, pintu bagasi belakang tidak memiliki tombol pembuka dari luar. Pengguna harus membuka bagasi melalui tuas yang berada di dalam kabin depan.

Baca Juga: Nissan Grafite 2026 Resmi Disiapkan, MPV 7 Seater Pesaing Toyota Avanza dan Mitsubishi Xpander Ini Tampil Lebih Modern

Interior Minimalis dan Fungsional

Masuk ke dalam kabin, nuansa minimalis langsung terasa. Dashboard Datsun Go Plus dirancang sederhana dengan dominasi warna gelap dan minim tombol pengaturan.

Panel instrumen hanya menampilkan informasi dasar seperti RPM, indikator bahan bakar, dan odometer. Tata letak fitur juga dibuat praktis agar mudah digunakan.

Salah satu ciri khas mobil ini ada pada posisi hand rem yang berada di tengah dashboard bawah, mirip mobil niaga lawas. Desain tersebut cukup unik dan berbeda dari mobil penumpang pada umumnya.

Baca Juga: Nissan Gravite 2026 Siap Tantang Toyota Avanza, MPV Keluarga Modern Harga Rp200 Jutaan Ini Bikin Pasar Low MPV Makin Panas

Untuk sistem hiburan, mobil masih menggunakan head unit single DIN standar. Sementara fitur lain seperti power window dan central lock sudah tersedia meski tampil sederhana.

AC Single Blower Tetap Dingin

Meski hanya menggunakan AC single blower, performa pendingin kabin Datsun Go Plus dinilai cukup baik. Hembusan udara disebut masih mampu menjangkau hingga baris ketiga karena dimensi kabin yang tidak terlalu besar.

Kapasitas kabinnya sendiri sebenarnya cukup untuk tujuh penumpang. Namun, ruang duduk baris kedua dan ketiga akan terasa sempit jika diisi penumpang berbadan besar.

Baca Juga: Motor Listrik Volta 401 Resmi Dapat Subsidi, Harga Jadi Rp 8 Jutaan dengan Kecepatan 100 Km/Jam

Kursi baris ketiga lebih ideal digunakan anak-anak atau perjalanan jarak dekat. Sementara bagasi belakang masih cukup untuk menaruh koper kecil ketika jok belakang dilipat.

Konsumsi BBM Jadi Andalan

Salah satu nilai jual terbesar Datsun Go Plus ada pada efisiensi bahan bakarnya. Mobil ini diklaim mampu mencatat konsumsi BBM sekitar 1:14 km per liter untuk luar kota dan 1:12 km per liter di dalam kota.

Efisiensi tersebut didukung mesin 1.200 cc tiga silinder yang memang dirancang hemat bahan bakar. Karakter mesinnya juga dinilai cukup responsif untuk penggunaan perkotaan.

Baca Juga: Review Motor Listrik Volta Setelah 1 Tahun Pemakaian, Irit Tanpa Bensin tapi Mulai Muncul Karat dan Sok Bocor

Meski demikian, ada beberapa kekurangan yang masih dirasakan pengguna, salah satunya suspensi yang cenderung keras dibanding rival lain di kelas LCGC.

Namun secara keseluruhan, Datsun Go Plus 2017 tetap menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang mencari mobil murah, irit BBM, dan biaya perawatan ringan.

Dengan harga bekas yang kini berada di kisaran Rp70-80 jutaan, mobil ini cocok untuk keluarga muda, pengguna pemula, hingga pekerja dengan mobilitas tinggi yang membutuhkan kendaraan ekonomis.

Baca Juga: Motor Listrik Volta 401 Berpotensi Dapat Subsidi Rp 8 Juta, Harga Turun Jadi Rp 7,7 Jutaan

Editor : Novica Satya Nadianti
#mobil irit BBM #Mobil LCGC Bekas #review Datsun Go Plus #Datsun Go Plus 2017