Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Baterai Polytron Fox 350 Dibacok Kapak dan Ditusuk Paku, Hasil Uji Ketahanannya Bikin Kaget

Maylanni Diana Fitri • Jumat, 8 Mei 2026 | 18:57 WIB
Baterai Polytron Fox 350 diuji pakai paku dan kapak. Hasil tes keamanan baterai LFP ini bikin banyak orang terkejut.(pinterest)
Baterai Polytron Fox 350 diuji pakai paku dan kapak. Hasil tes keamanan baterai LFP ini bikin banyak orang terkejut.(pinterest)

Blitar Kawentar - Baterai motor listrik Polytron Fox 350 kembali mencuri perhatian publik setelah sebuah video memperlihatkan langsung proses produksi hingga pengujian ekstrem di pabrik Polytron. Dalam tayangan tersebut, baterai Polytron Fox 350 bahkan diuji menggunakan paku dan kapak untuk membuktikan tingkat keamanan teknologi yang digunakan.

Pengujian baterai Polytron Fox 350 itu dilakukan di area produksi khusus baterai LFP atau Lithium Ferro Phosphate. Teknologi ini kini menjadi salah satu keunggulan utama motor listrik Polytron karena dianggap lebih aman dibanding baterai jenis NMC yang umum dipakai kendaraan listrik lain.

Keyword utama “Polytron Fox 350” langsung menjadi perhatian karena masyarakat mulai penasaran dengan kualitas dan keamanan baterai motor listrik tersebut. Apalagi dalam video itu terlihat proses produksi dilakukan secara detail dengan bantuan teknologi modern dan quality control ketat.

Proses Perakitan Baterai Polytron Fox 350

Dalam video, terlihat area produksi baterai motor listrik Polytron yang dipenuhi berbagai komponen sel baterai. Setiap sel dirakit satu per satu menggunakan separator sebelum digabung menjadi satu paket baterai besar.

Proses tersebut dilakukan secara bertahap mulai dari penyusunan sel, pembersihan laser, hingga penyambungan menggunakan teknik welding. Setelah selesai, baterai kemudian dipasang sistem Battery Management System atau BMS.

Baca Juga: Marco Bezzecchi Menggila di MotoGP 2025, Dari Pole Position hingga Juara Dramatis British Grand Prix

BMS sendiri berfungsi mengatur suhu, arus listrik, hingga keamanan baterai saat digunakan.

Menariknya, proses pemasangan BMS dilakukan secara manual oleh para pekerja di lini produksi. Dalam tayangan video bahkan terlihat beberapa teknisi perempuan ikut merakit bagian penting tersebut.

“Ini BMS-nya Polytron Fox 350,” ujar narator sambil memperlihatkan komponen elektronik baterai.

Baterai yang digunakan pada Polytron Fox 350 memiliki spesifikasi 72 volt 52Ah dengan konfigurasi 23S. Setelah selesai dirakit, baterai kemudian dimasukkan ke casing aluminium tebal untuk perlindungan tambahan.

Baterai LFP Polytron Diuji Pakai Paku

Bagian paling menarik dari video tersebut adalah saat baterai LFP milik Polytron diuji secara ekstrem menggunakan paku besar.

Paku ditusukkan langsung ke baterai untuk melihat apakah muncul api atau ledakan seperti yang sering dikhawatirkan pengguna motor listrik.

Baca Juga: Polisi Bongkar Praktik TPPO Pelajar 14 Tahun di Blitar: Korban Dipekerjakan Jadi PSK Online

Namun hasilnya cukup mengejutkan. Setelah beberapa kali ditusuk, baterai Polytron Fox 350 tetap tidak mengeluarkan api maupun asap berbahaya.

“Nah, baterainya pakai motor Polytron dipaku tidak mengeluarkan asap,” ujar salah satu penguji.

Pengujian ini dilakukan untuk menunjukkan bahwa teknologi LFP memiliki tingkat keamanan lebih tinggi dibanding baterai jenis NMC.

Perbandingan dengan Baterai NMC

Setelah pengujian baterai LFP, video kemudian memperlihatkan demonstrasi baterai NMC atau Nickel Manganese Cobalt.

Berbeda dengan baterai Polytron, baterai NMC langsung mengeluarkan api sesaat setelah ditusuk menggunakan benda tajam.

Kondisi itu memperlihatkan bagaimana karakteristik baterai NMC lebih sensitif terhadap benturan maupun suhu tinggi.

Selain ditusuk paku, casing baterai Polytron Fox 350 juga diuji menggunakan kapak dan benda tumpul. Hasilnya, casing aluminium hanya mengalami sedikit penyok tanpa merusak bagian dalam baterai.

“Kalau terjadi benturan benda runcing atau benda tumpul masih aman,” jelas petugas pengujian.

Jadi Keunggulan Motor Listrik Polytron

Pengujian ekstrem tersebut menjadi salah satu cara Polytron membangun kepercayaan konsumen terhadap motor listrik mereka. Sebab hingga kini, faktor keamanan baterai masih menjadi perhatian utama masyarakat sebelum membeli kendaraan listrik.

Selain memiliki kapasitas besar, baterai Polytron Fox 350 juga diklaim lebih tahan panas dan lebih stabil saat digunakan harian.

Tidak hanya itu, proses produksi yang menggunakan laser welding hingga quality control ketat memperlihatkan bahwa standar produksi motor listrik di Indonesia semakin modern.

Dengan berbagai pengujian tersebut, Polytron Fox 350 diprediksi akan terus menjadi salah satu motor listrik paling diminati di pasar nasional.

Editor : Maylanni Diana Fitri
#polytron fox 350 #Baterai LFP Polytron