Blitar Kawentar – Perbandingan mobil murah kembali menarik perhatian pecinta otomotif. Kali ini duel antara Suzuki Karimun Wagon R, Suzuki S-Presso, dan Suzuki Ignis jadi sorotan setelah diuji dalam berbagai kondisi mulai dari tanjakan, konsumsi BBM, radius putar hingga kenyamanan kabin.
Dalam video review otomotif tersebut, Suzuki Karimun Wagon R menjadi salah satu mobil yang paling banyak mencuri perhatian. Meski sudah tidak diproduksi lagi, mobil mungil ini masih dianggap menarik karena konsumsi BBM irit, biaya perawatan murah, dan kabin lega.
Pengujian dilakukan dengan tiga mobil kecil Suzuki yakni Karimun Wagon R AGS, Suzuki S-Presso AGS, dan Suzuki Ignis AGS. Ketiganya diuji secara langsung untuk mengetahui siapa yang paling layak dipilih sebagai city car murah dan irit di tahun 2025.
Adu Tanjakan, Karimun Wagon R dan S-Presso Bikin Kaget
Pengujian pertama dilakukan di tanjakan curam. Ketiga mobil diuji dengan beban penumpang cukup berat untuk mengetahui performa transmisi dan tenaga mesin.
Suzuki Karimun Wagon R yang menggunakan mesin 1.000 cc tiga silinder ternyata masih mampu menanjak dengan baik. Namun transmisi AGS miliknya sempat menunjukkan indikator panas saat dipaksa berhenti di tanjakan.
Sementara Suzuki S-Presso justru tampil mengejutkan. Mobil mungil bergaya SUV tersebut mampu melewati tanjakan dengan lebih percaya diri. Faktor transmisi manual otomatis atau AGS menjadi salah satu penentu performanya.
Sedangkan Suzuki Ignis yang memakai mesin 1.200 cc empat silinder tampil paling bertenaga. Wajar saja karena kapasitas mesinnya lebih besar dibanding dua rivalnya.
Tes Konsumsi BBM, Suzuki S-Presso Jadi Juara
Sesi paling menarik tentu pengujian konsumsi bahan bakar. Ketiga mobil diuji dalam rute kombinasi perkotaan dan tol dengan metode full to full.
Rute dimulai dari kawasan Gading Serpong menuju arah Bandara Soekarno-Hatta lalu kembali lagi. Pengemudi menggunakan gaya eco driving agar hasil lebih adil.
Hasilnya cukup mengejutkan. Suzuki S-Presso berhasil menjadi mobil paling irit dengan catatan sekitar 21,1 km per liter.
Sementara Suzuki Karimun Wagon R mencatat angka sekitar 20,6 km per liter. Sedangkan Suzuki Ignis memperoleh konsumsi BBM sekitar 19,5 km per liter.
Angka tersebut membuat Karimun Wagon R tetap dianggap sangat hemat untuk penggunaan harian maupun mobil operasional.
Radius Putar Karimun Wagon R Masih Jadi Andalan
Selain irit BBM, Suzuki Karimun Wagon R juga terkenal punya radius putar kecil. Dalam pengujian memutar 360 derajat, mobil ini terbukti lincah untuk bermanuver di area sempit.
Keunggulan tersebut membuat Karimun Wagon R cocok dipakai di perkotaan padat atau jalan kecil. Faktor dimensi mungil juga menjadi nilai tambah dibanding city car lain.
Suzuki S-Presso juga tampil cukup baik dalam tes ini. Sedangkan Ignis terasa sedikit lebih besar sehingga manuvernya tidak selincah dua mobil kecil tersebut.
Kabin dan Fitur Ignis Paling Mewah
Jika bicara fitur dan kenyamanan, Suzuki Ignis jelas unggul. Mobil ini punya AC digital, pengaturan spion elektrik, power window lengkap, hingga kabin yang terasa lebih premium.
Namun harga Ignis memang jauh lebih mahal dibanding Karimun Wagon R maupun S-Presso. Karena itu banyak orang menilai Karimun Wagon R masih menawarkan value for money terbaik.
Karimun Wagon R sendiri unggul di kabin lega dan posisi duduk nyaman. Meski tampil sederhana, mobil ini dinilai lebih nyaman dibanding beberapa mobil LCGC lain.
Karimun Wagon R Masih Layak Diburu
Meski produksinya sudah dihentikan, Suzuki Karimun Wagon R tetap punya banyak penggemar. Mobil ini dianggap cocok untuk pemakaian harian, ojek online, hingga mobil keluarga kecil.
Dengan konsumsi BBM irit, spare part murah, dan perawatan mudah, Karimun Wagon R masih menjadi incaran di pasar mobil bekas.
Tak heran jika banyak pecinta otomotif masih menganggap mobil mungil Suzuki ini sebagai salah satu city car paling rasional untuk dimiliki di tahun 2025.
Editor : M. Helmi Nurhisam