Radar Tulungagung - Toyota Kijang Kapsul SGX 1997 kembali mencuri perhatian pecinta mobil bekas di Indonesia. Meski usianya sudah lebih dari dua dekade, mobil keluarga legendaris ini masih menjadi incaran karena dikenal tangguh, irit bahan bakar, serta memiliki biaya perawatan yang relatif murah.
Dalam sebuah video promosi penjualan mobil bekas, Toyota Kijang Kapsul SGX 1.8 manual bensin tahun 1997 ditawarkan dengan harga Rp36 juta. Harga tersebut dinilai cukup menarik untuk sebuah mobil keluarga dengan kabin luas dan fitur yang masih layak digunakan untuk aktivitas harian maupun perjalanan jarak jauh.
Toyota Kijang Kapsul SGX sendiri merupakan salah satu varian tertinggi di zamannya. Tak heran jika sampai sekarang model ini masih punya penggemar setia. Selain desainnya yang klasik dan timeless, performa mesinnya juga masih dianggap andal untuk berbagai kebutuhan.
Mesin 1.8 Liter Masih Jadi Andalan
Toyota Kijang Kapsul SGX tahun 1997 menggunakan mesin bensin 1.800 cc dengan transmisi manual. Mesin ini dikenal cukup responsif namun tetap hemat konsumsi bahan bakar. Karakter mesinnya yang sederhana juga membuat perawatan mobil ini lebih mudah dibanding beberapa mobil modern.
Banyak pengguna Kijang Kapsul mengaku mobil ini masih nyaman digunakan untuk perjalanan luar kota. Tenaga mesin dinilai cukup kuat untuk membawa penumpang penuh maupun barang bawaan dalam jumlah banyak.
Selain itu, spare part Toyota Kijang Kapsul juga masih mudah ditemukan di berbagai daerah di Indonesia. Faktor inilah yang membuat mobil lawas tersebut tetap bertahan di pasar mobil bekas hingga sekarang.
Kabin Luas dan Double Blower Jadi Nilai Plus
Salah satu keunggulan utama Toyota Kijang Kapsul SGX adalah kabinnya yang luas. Mobil ini mampu menampung banyak penumpang sehingga cocok digunakan sebagai kendaraan keluarga.
Jok mobil disebut masih empuk dan nyaman untuk perjalanan jauh. Pada varian SGX, fitur AC double blower juga sudah tersedia sehingga penumpang belakang tetap mendapatkan hembusan udara dingin secara merata.
Tak hanya itu, fitur power steering membuat kemudi terasa lebih ringan saat digunakan berkendara di perkotaan maupun saat parkir. Velg racing serta tampilan bodi yang masih rapi juga menambah daya tarik mobil ini di mata calon pembeli.
Dalam video tersebut disebutkan bahwa kondisi bodi luar dan dalam mobil masih cukup baik. Lampu depan bahkan sudah menggunakan model custom dengan pencahayaan lebih terang untuk meningkatkan visibilitas saat malam hari.
Harga Murah Jadi Alternatif Pengganti Motor
Di tengah harga mobil baru yang semakin tinggi, Toyota Kijang Kapsul SGX menjadi alternatif menarik bagi masyarakat yang ingin naik kelas dari sepeda motor ke mobil keluarga.
Dengan harga Rp36 juta, konsumen sudah bisa mendapatkan kendaraan berkapasitas besar yang terkenal bandel. Bahkan penjual menyebut harga tersebut masih bisa dinegosiasikan.
Mobil ini dinilai cocok untuk masyarakat yang membutuhkan kendaraan harian dengan biaya operasional terjangkau. Konsumsi BBM yang masih cukup irit untuk ukuran mobil lawas menjadi salah satu alasan Toyota Kijang Kapsul tetap diminati.
Selain itu, karakter kaki-kaki Toyota Kijang dikenal kuat menghadapi berbagai kondisi jalan di Indonesia. Tidak sedikit pemilik yang masih menggunakan mobil ini untuk perjalanan antarkota tanpa kendala berarti.
Toyota Kijang Kapsul Tetap Jadi Primadona Mobil Bekas
Popularitas Toyota Kijang Kapsul di pasar mobil bekas memang belum surut. Banyak pecinta otomotif menganggap mobil ini sebagai salah satu kendaraan paling legendaris yang pernah diproduksi Toyota di Indonesia.
Desainnya mungkin sudah tergolong lawas, namun daya tahan mesin serta kemudahan perawatan membuatnya tetap relevan hingga sekarang. Bahkan beberapa unit dengan kondisi istimewa masih dibanderol cukup tinggi di pasaran.
Bagi masyarakat yang mencari mobil keluarga murah, nyaman, dan mudah dirawat, Toyota Kijang Kapsul SGX 1997 masih menjadi pilihan yang layak dipertimbangkan.
Terlebih lagi, harga bekasnya kini relatif stabil dan masih terjangkau dibanding mobil keluarga lain di kelasnya. Dengan perawatan yang tepat, mobil legendaris ini diyakini masih bisa digunakan untuk jangka waktu panjang.
Editor : M. Helmi Nurhisam