Blitar Kawentar- Daihatsu Sigra kembali mencuri perhatian publik otomotif setelah disebut sebagai mobil paling laku di Indonesia dalam beberapa bulan terakhir. Bukan Toyota Avanza, bukan pula Honda Brio, melainkan mobil LCGC tujuh penumpang milik Daihatsu yang sukses mendominasi pasar otomotif nasional.
Fenomena larisnya Daihatsu Sigra diungkap dalam sebuah ulasan video otomotif yang membahas alasan mobil ini begitu diminati masyarakat Indonesia. Harga murah, konsumsi BBM irit, hingga cicilan ringan menjadi faktor utama yang membuat Sigra terus diburu konsumen.
Sebagai mobil keluarga murah, Daihatsu Sigra memang dirancang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat kelas menengah yang membutuhkan kendaraan muat banyak namun tetap ekonomis. Mobil ini bahkan disebut cocok sebagai mobil pertama bagi keluarga muda maupun untuk kebutuhan usaha seperti taksi online.
Muat Tujuh Penumpang Jadi Daya Tarik Utama
Salah satu keunggulan utama Daihatsu Sigra adalah kapasitas kabinnya yang mampu menampung hingga tujuh penumpang. Hal ini membuat mobil tersebut sangat diminati keluarga Indonesia yang membutuhkan kendaraan multifungsi.
Desain eksterior Sigra juga dinilai cukup menarik untuk ukuran mobil LCGC. Pada tipe tertinggi, mobil ini sudah dibekali grill black chrome, lampu LED reflektor, velg two tone ring 14, spoiler belakang, hingga antena shark fin.
Meski demikian, beberapa fitur masih tergolong sederhana. Lampu foglamp dan lampu belakang masih menggunakan bohlam biasa, sementara rem belakang masih tromol.
Masuk ke bagian interior, kabin Sigra dinilai cukup lega. Mobil ini juga sudah dilengkapi kamera parkir belakang pada tipe tertentu. Namun kekurangannya, AC hanya tersedia di bagian depan sehingga penumpang belakang hanya mendapat hembusan blower tambahan.
Harga Murah Jadi Senjata Utama
Alasan lain mengapa Daihatsu Sigra sangat laris adalah harganya yang terjangkau. Dalam video tersebut disebutkan harga Sigra berada di kisaran Rp139 jutaan hingga Rp182 jutaan untuk wilayah Jakarta.
Varian termurah menggunakan mesin 1.000 cc manual, sedangkan tipe tertinggi sudah memakai mesin 1.200 cc otomatis. Bahkan, beberapa dealer disebut masih memberikan potongan harga tambahan untuk tipe tertentu.
Tak hanya itu, DP dan cicilan Daihatsu Sigra juga tergolong ringan. Narator video menyebut sempat ada program pembelian dengan uang muka hanya sekitar Rp2 juta. Meski kini program tersebut sudah normal kembali, konsumen disebut masih bisa membawa pulang Sigra dengan DP sekitar Rp8 jutaan.
Irit BBM dan Cocok untuk Taksi Online
Faktor konsumsi bahan bakar juga menjadi alasan utama mobil ini digemari masyarakat. Daihatsu Sigra diklaim mampu mencatat konsumsi BBM hingga 17 km per liter untuk penggunaan normal.
Sementara berdasarkan pengujian penggunaan harian, versi otomatis mampu mencatat sekitar 14 km per liter di dalam kota dan bisa mencapai 20 km per liter saat digunakan perjalanan luar kota.
Daihatsu Sigra menggunakan mesin 1.200 cc empat silinder Dual VVT-i dengan sistem penggerak roda depan atau FWD. Kombinasi tersebut membuat mobil ini dikenal cukup hemat bahan bakar.
Karena terkenal irit dan murah operasional, Sigra juga banyak digunakan sebagai armada taksi online. Bahkan dalam video disebutkan sekitar 60 persen penjualan di salah satu dealer berasal dari pembelian untuk kebutuhan transportasi online.
Akibat populasi yang sangat banyak di jalanan, mobil ini pun sering identik dengan kendaraan driver online.
Sparepart Melimpah dan Biaya Perawatan Murah
Popularitas Daihatsu Sigra turut berdampak pada ketersediaan sparepart dan aksesoris yang sangat melimpah di pasaran. Konsumen tidak kesulitan mencari onderdil maupun komponen modifikasi untuk mobil ini.
Mulai dari velg, body kit, aksesori interior, hingga sparepart mesin tersedia luas dengan harga relatif murah. Hal ini menjadi keuntungan besar bagi pemilik kendaraan karena biaya perawatan menjadi lebih ringan.
Dengan kombinasi harga murah, kapasitas besar, irit BBM, dan biaya operasional rendah, Daihatsu Sigra dianggap sebagai salah satu mobil paling realistis untuk masyarakat Indonesia saat ini.
Editor : Maylanni Diana Fitri