BLITAR KAWENTAR - Tren mobil diesel bekas di Indonesia pada 2026 masih menunjukkan daya tarik yang kuat. Di tengah gempuran mobil listrik dan hybrid, kendaraan diesel seperti Toyota Fortuner, Mitsubishi Pajero Sport, hingga Toyota Innova Diesel justru tetap menjadi incaran karena dianggap tangguh, irit bahan bakar, dan memiliki harga jual kembali yang stabil.
Fenomena itu terlihat dari ramainya showroom mobil bekas yang masih dipenuhi stok kendaraan diesel berbagai kelas. Mulai dari SUV ladder frame hingga MPV diesel keluarga, semuanya masih diburu konsumen meski harga BBM terus mengalami perubahan.
Salah satu showroom mobil bekas di kawasan Bekasi Barat bahkan menyebut mobil diesel menjadi unit yang paling cepat terjual dibanding mobil bensin maupun kendaraan listrik. Fortuner diesel, Pajero Dakar, hingga Innova Reborn diesel menjadi model yang paling banyak dicari pembeli sepanjang awal 2026.
Mobil Diesel Bekas Masih Jadi Primadona
Toyota Fortuner G Diesel 2018 misalnya, masih dilepas di kisaran Rp345 juta untuk versi matik. Sementara Mitsubishi Pajero Dakar 2016 4x2 dijual sekitar Rp335 juta dan versi 4x4 berada di angka Rp385 juta.
Harga tersebut menunjukkan bahwa mobil diesel bekas masih memiliki nilai pasar yang kuat. Bahkan untuk Innova diesel V matik tahun 2021, harga jualnya masih menyentuh Rp410 juta dan disebut sulit turun di bawah Rp400 juta.
“Kalau diesel memang stabil banget harganya,” ungkap salah satu penjual mobil bekas saat menjelaskan kondisi pasar kendaraan diesel saat ini.
Selain Fortuner dan Pajero, Isuzu Panther RS Turbo 2012 manual juga masih punya peminat tersendiri. Mobil diesel legendaris itu dilepas di angka Rp165 juta dengan kondisi yang masih dinilai layak pakai untuk harian maupun perjalanan jauh.
Baca Juga: Harga Kia Sonet 2026 Bikin Kaget, Mulai Rp248 Jutaan dengan Fitur Mewah dan Promo Spesial di Pameran
Fortuner dan Pajero Tetap Jadi Simbol Mobil Diesel Favorit
Di pasar Indonesia, Fortuner dan Pajero memang masih menjadi simbol SUV diesel premium yang diminati banyak orang. Kedua mobil tersebut dikenal punya mesin bandel, torsi besar, serta cocok digunakan di berbagai kondisi jalan.
Toyota Fortuner VRZ 2.8 tahun 2023 misalnya masih berada di harga sekitar Rp515 jutaan meski sudah berstatus bekas. Unit dengan kilometer rendah dan tangan pertama menjadi incaran utama konsumen.
Sementara Mitsubishi Pajero Dakar 2021 juga masih bertahan di angka Rp470 juta untuk versi 4x2. Bahkan versi 4x4 tahun 2016 dengan kilometer rendah tetap dibanderol mahal karena stoknya mulai terbatas di pasar.
Popularitas mobil diesel juga tidak lepas dari konsumsi BBM yang dinilai lebih efisien dibanding mobil bensin berkapasitas besar. Banyak pengguna masih menganggap diesel lebih ekonomis untuk perjalanan jarak jauh maupun penggunaan harian.
Baca Juga: 4 Mobil Murah Paling Irit BBM 2026, Honda Brio Satya hingga Suzuki Ignis Jadi Andalan Harian
Mobil Listrik Bekas Mulai Turun Harga
Di sisi lain, mobil listrik bekas mulai menunjukkan penurunan harga yang cukup signifikan. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah Denza D9 tahun 2025 dengan jarak tempuh baru sekitar 4.000 kilometer.
Mobil listrik premium tersebut kini dijual di angka Rp850 juta, padahal harga barunya sempat menembus lebih dari Rp1 miliar. Penurunan harga yang drastis membuat banyak orang mulai membandingkan depresiasi mobil listrik dengan mobil diesel.
“Turunnya lumayan banget, bisa dapat satu mobil kecil,” ujar penjual saat menjelaskan harga Denza bekas tersebut.
Meski begitu, beberapa konsumen masih menilai mobil diesel lebih fleksibel untuk penggunaan luar kota karena tidak perlu memikirkan lokasi pengisian daya seperti kendaraan listrik.
Innova Diesel dan Panther Tetap Dicari
Selain SUV premium, MPV diesel juga masih punya pasar kuat. Toyota Innova diesel dan Isuzu Panther menjadi contoh mobil keluarga yang tetap diburu karena terkenal awet dan mudah perawatan.
Innova diesel lawas bermesin D4D tahun 2011 masih dijual sekitar Rp195 juta. Sementara Panther Turbo tetap memiliki penggemar loyal karena bisa menggunakan solar biasa dan dikenal tahan banting.
Tidak sedikit pembeli mobil bekas yang lebih memilih kendaraan diesel karena usia pakainya dianggap panjang. Ditambah lagi, mesin diesel modern kini sudah jauh lebih nyaman dan tidak terlalu berisik dibanding generasi lama.
Pasar Mobil Bekas Diprediksi Tetap Ramai
Memasuki pertengahan 2026, pasar mobil bekas terutama segmen diesel diprediksi masih akan tetap ramai. Stabilnya harga jual kembali membuat banyak konsumen merasa lebih aman membeli kendaraan diesel dibanding mobil listrik yang depresiasinya dinilai lebih cepat.
Apalagi model seperti Fortuner, Pajero, dan Innova diesel sudah memiliki pasar kuat selama bertahun-tahun di Indonesia. Faktor ketangguhan, efisiensi BBM, dan kemudahan perawatan masih menjadi alasan utama masyarakat memilih mobil diesel bekas.
Sementara kendaraan listrik mulai menarik perhatian lewat teknologi dan fitur modern, mobil diesel tetap mempertahankan posisinya sebagai kendaraan favorit untuk penggunaan jangka panjang.
Editor : Gita Dwi Nuraini