JAKARTA - Toyota Calya bekas masih menjadi salah satu mobil keluarga paling banyak dicari di segmen harga Rp50 jutaan. Selain terkenal irit bahan bakar, Low Cost Green Car (LCGC) ini juga memiliki kapasitas hingga tujuh penumpang sehingga cocok digunakan untuk kebutuhan harian maupun perjalanan keluarga.
Di pasar mobil bekas, Toyota Calya tipe G MT tahun 2017 kini dibanderol mulai Rp48 jutaan tergantung kondisi kendaraan. Harga tersebut dinilai cukup menarik karena mobil ini masih menawarkan fitur keselamatan memadai serta biaya perawatan yang relatif murah.
Toyota Calya 2017 menggunakan mesin 3NR berkapasitas 1.197 cc empat silinder dengan teknologi Dual VVT-i. Mesin tersebut dikenal cukup efisien untuk penggunaan dalam kota maupun perjalanan luar kota.
Konsumsi BBM Toyota Calya disebut mampu mencapai sekitar 14 kilometer per liter dalam penggunaan normal. Hal itu menjadi salah satu alasan mengapa mobil ini masih diminati konsumen yang mencari kendaraan hemat operasional.
Desain Toyota Calya 2017 Masih Terlihat Modern
Meski sudah berusia beberapa tahun, desain Toyota Calya tipe G MT 2017 masih terlihat modern. Bagian depan menggunakan grille berbentuk trapezoid dengan desain memanjang yang memberikan kesan elegan.
Tampilan samping semakin menarik berkat penggunaan velg 14 inci dengan warna two tone. Sementara di bagian belakang, lampu berbentuk huruf L terbalik membuat tampilan mobil terlihat lebih tinggi dan mirip MPV Toyota kelas di atasnya.
Masuk ke interior, Toyota Calya hadir dengan desain dashboard bernuansa hitam dan cokelat. Tata letaknya cukup sederhana tetapi tetap nyaman digunakan untuk aktivitas harian.
Mobil ini juga sudah dibekali head unit 2 DIN yang mendukung radio, CD, AUX, dan USB. Selain itu tersedia power outlet untuk mendukung kebutuhan pengisian daya perangkat elektronik selama perjalanan.
Kabin Muat 7 Penumpang
Salah satu daya tarik utama Toyota Calya 2017 ada pada kabinnya yang mampu menampung hingga tujuh penumpang. Mobil ini menggunakan konfigurasi tiga baris kursi sehingga cocok dipakai keluarga besar.
Dimensi bodinya yang kompak membuat Toyota Calya tetap mudah digunakan di jalan perkotaan yang padat. Radius putarnya juga cukup nyaman sehingga memudahkan saat parkir atau bermanuver di area sempit.
Namun, ruang kabin pada baris ketiga masih dianggap kurang lega untuk penumpang dewasa. Selain itu, desain interior dinilai terlalu sederhana dibanding beberapa kompetitor di kelas yang sama.
Fitur Keselamatan Jadi Nilai Tambah
Untuk sektor keselamatan, Toyota Calya tipe G MT 2017 sudah dilengkapi dual SRS airbag dan seat belt di seluruh bangku penumpang.
Baca Juga: Rekomendasi MPV Murah Terbaik 2026, Avanza Jadi Favorit, Xpander hingga Ertiga Masuk Daftar
Khusus tipe G, sistem pengereman juga sudah menggunakan ABS sehingga lebih aman saat melakukan pengereman mendadak. Selain itu tersedia fitur immobilizer dan remote alarm untuk meningkatkan keamanan kendaraan.
Meski begitu, beberapa fitur modern seperti tilt steering dan telescopic steering masih belum tersedia pada mobil ini. Hal tersebut menjadi salah satu kekurangan yang sering disoroti konsumen.
Kelebihan dan Kekurangan Toyota Calya Bekas
Toyota Calya 2017 memiliki beberapa keunggulan yang membuatnya tetap menarik di pasar mobil bekas. Selain harga yang terjangkau, mobil ini juga dikenal punya resale value kuat karena nama besar Toyota.
Durabilitas mesin juga menjadi alasan utama banyak orang memilih Calya bekas. Perawatan yang mudah serta jaringan bengkel Toyota yang luas membuat biaya servis tetap terjangkau.
Namun di sisi lain, fitur mobil ini dianggap masih kalah dibanding beberapa pesaing di segmen LCGC MPV. Desainnya juga dinilai kurang menarik bagi sebagian konsumen yang menginginkan tampilan lebih sporty.
Meski demikian, Toyota Calya bekas tetap menjadi pilihan logis bagi konsumen yang membutuhkan mobil keluarga irit BBM dengan biaya kepemilikan rendah.
Sebelum membeli mobil bekas, calon konsumen disarankan melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi kendaraan. Membawa mekanik atau menggunakan jasa inspeksi mobil juga penting agar terhindar dari kerugian di kemudian hari.
Editor : Novica Satya Nadianti