BLITAR KAWENTAR- motor listrik United T1800S kembali menjadi perbincangan di kalangan pecinta otomotif Tanah Air setelah sebuah video review lengkap beredar dan ramai dibahas di media sosial. motor listrik United T1800S disebut-sebut menawarkan desain futuristis, performa cukup agresif di kelasnya, namun tetap menyimpan sejumlah catatan pada sisi kualitas dan fitur operasional harian.
Dalam ulasan tersebut, motor listrik United T1800S langsung mencuri perhatian karena tampilannya yang berbeda dibanding kompetitor di segmen motor listrik Indonesia seperti Gesits hingga Viar Q1. Motor ini disebut memiliki desain yang “paling macho dan sporty” dengan inspirasi skuter maxi premium seperti Yamaha TMAX dan Yamaha XMAX.
Desain Futuristis ala Skuter Maxi Premium
Secara tampilan, motor listrik United T1800S mengusung desain tajam dengan headlamp modern serta body belakang yang memanjang hingga ke sisi samping. Konsep desain ini membuatnya terlihat lebih premium dibanding motor listrik lain di kelasnya.
Menariknya, motor ini merupakan hasil rebadge dari produk asal Tiongkok, yakni Imaam Tiger X6, yang kemudian dipasarkan ulang oleh United untuk pasar Indonesia. Meski begitu, desainnya tetap berhasil menarik minat karena terlihat futuristis dan berbeda dari motor listrik pada umumnya.
Namun, sejumlah catatan muncul terkait kualitas material. Beberapa bagian seperti jok dan panel body dinilai masih kurang rapat. Kondisi ini membuat pemilik disarankan lebih berhati-hati saat mencuci kendaraan agar tidak menggunakan tekanan air tinggi.
Performa 1800 Watt dan Karakter Berkendara
Dari sisi performa, motor listrik United T1800S dibekali motor listrik berkekuatan 1800 watt dengan sistem 60 volt yang mampu menghasilkan torsi hingga 27 Nm sejak putaran awal. Motor ini memiliki bobot sekitar 99 kilogram dengan wheelbase 1.340 mm, membuatnya tergolong lincah di perkotaan.
Dalam pengujian harian, motor ini mampu mencapai kecepatan maksimum sekitar 62 km/jam, sedikit di bawah klaim pabrikan 65 km/jam. Akselerasinya dinilai halus, terutama pada mode berkendara rendah hingga menengah. Namun, saat digunakan di tanjakan atau membawa beban lebih, performanya mulai terasa terbatas.
Handling motor ini cukup stabil berkat posisi baterai di bagian bawah yang memberikan center of gravity lebih baik. Meski demikian, radius putar yang relatif besar membuat manuver di jalan sempit atau putar balik terasa kurang praktis.
Suspensi Empuk, Tapi Punya Keterbatasan
Sektor suspensi menjadi salah satu poin menarik dari motor listrik United T1800S. Suspensi depan dan belakang tergolong empuk dan nyaman untuk jalan bergelombang. Namun, jarak main suspensi yang pendek membuatnya sering mentok ketika melewati polisi tidur tinggi atau jalan berlubang besar.
Posisi duduk juga dibuat ala skuter maxi dengan jok lebar dan pijakan kaki yang fleksibel. Hal ini membuat pengalaman berkendara terasa lebih santai, meski untuk pengendara bertubuh besar masih perlu adaptasi.
Baterai Lepas-Pasang dan Efisiensi Biaya
Salah satu fitur paling menonjol dari motor listrik United T1800S adalah sistem baterai ganda yang dapat dilepas. Motor ini menggunakan baterai 60V 28Ah yang mampu menempuh sekitar 40 km per unit. Dengan dua baterai, jarak tempuh total bisa mencapai 80 km.
Waktu pengisian daya berkisar 4 jam dengan sistem pendingin dan fitur auto cut-off untuk menjaga keamanan baterai. Dari sisi biaya, motor ini tergolong sangat efisien. Pengisian penuh hanya memerlukan biaya sekitar Rp2.400 per baterai, jauh lebih hemat dibanding motor bensin konvensional.
Harga dan Kesimpulan
Dengan harga sekitar Rp27 juta on the road Jakarta, motor listrik United T1800S diposisikan sebagai motor listrik kelas menengah dengan desain premium dan fitur lengkap. Meski memiliki beberapa kekurangan di sisi kualitas material dan kenyamanan teknis, motor ini tetap dianggap menarik untuk kebutuhan mobilitas harian di perkotaan.
Secara keseluruhan, motor listrik United T1800S menawarkan kombinasi desain futuristis, biaya operasional rendah, serta performa yang cukup untuk penggunaan sehari-hari, meskipun masih perlu peningkatan pada sektor kualitas dan detail produksi.
Baca Juga: Bursa Mobil Bekas Jonggol Diserbu Pemburu Mobil Murah, Mercy hingga Panther Dijual Mulai Rp11 Juta
Editor : Cholifatun Nisak