RADAR TULUNGAGUNG- Motor listrik United TX 1800 kembali menjadi sorotan setelah diuji langsung di jalan raya. Dalam pengujian tersebut, motor listrik United TX 1800 disebut menawarkan desain futuristis, fitur modern, serta pengalaman berkendara yang berbeda dari skutik konvensional. Namun di balik tampilannya yang menarik, motor ini tetap memiliki sejumlah catatan penting yang perlu diperhatikan calon pengguna.
Sejak awal kemunculannya, motor listrik United TX 1800 diposisikan sebagai alternatif kendaraan ramah lingkungan dengan gaya modern. Motor ini bersaing langsung dengan sejumlah produk di segmen yang sama seperti Gesits hingga Viar Q1. Meski begitu, United mencoba tampil beda lewat desain yang lebih agresif dan tidak sekadar “ikut-ikutan” tren motor listrik di Indonesia.
Desain Futuristis dan Berkarakter
Secara tampilan, motor listrik United TX 1800 mengusung desain yang dinilai paling beda di kelasnya. Lampu depan berbentuk huruf M dengan full LED menjadi ciri khas utama. Tidak hanya lampu utama, seluruh sistem pencahayaan sudah menggunakan LED, termasuk lampu sein dan lampu belakang yang dibuat menyatu dengan desain bodi.
Dari sisi dimensi, motor ini terbilang besar dan bahkan disebut mendekati Yamaha NMAX. Wheelbase yang panjang membuat tampilannya proporsional dan memberi kesan “maxi scooter”. Beberapa detail seperti laci penyimpanan kecil di depan, footstep ganda, hingga dek tengah yang berisi baterai menambah kesan fungsional.
Namun, meski desainnya dianggap menarik, kualitas beberapa bagian masih menjadi catatan. Jok disebut kurang presisi dan terasa agak bergeser saat digunakan, sementara beberapa panel bodi dinilai belum terlalu rapat saat dirakit.
Fitur, Baterai, dan Sistem Canggih
Masuk ke bagian fitur, motor listrik United TX 1800 dibekali teknologi modern seperti full digital instrument cluster, mode berkendara (1, 2, dan 3), hingga fitur “racer sound” yang berfungsi sebagai speaker buatan untuk memberikan efek suara saat berkendara.
Motor ini menggunakan sistem baterai yang bisa dilepas. Bahkan tersedia dua opsi: pengisian langsung atau melepas baterai untuk di-charge di dalam rumah. Bagasi bawah jok cukup luas, meski sebagian ruang terpakai oleh baterai cadangan.
Sistem kelistrikan motor ini juga dilengkapi fitur keamanan seperti cut-off saat rem aktif, serta mode reverse untuk memudahkan manuver mundur. Pengisian daya diklaim membutuhkan waktu sekitar 4 jam dengan sistem pendingin kipas pada baterai.
Performa dan Pengalaman Berkendara
Dari sisi performa, motor listrik United TX 1800 dibekali motor hub 1.800 watt dengan torsi instan khas motor listrik. Akselerasi awal terasa spontan, namun setelah kecepatan menengah ke atas, tenaga mulai terasa lebih stabil dan cenderung “flat”.
Motor ini memiliki tiga mode berkendara yang membatasi kecepatan maksimal sesuai kebutuhan. Dalam pengujian, kecepatan puncak berada di kisaran 60–65 km/jam. Untuk penggunaan harian di dalam kota, angka ini masih dianggap cukup.
Handling motor terasa ringan meski memiliki wheelbase panjang. Namun pengendara harus berhati-hati saat menikung karena dimensi besar membuatnya sedikit kurang lincah di area sempit.
Jarak Tempuh dan Catatan Kekurangan
Soal jarak tempuh, klaim pabrikan menyebutkan hingga 150 km dengan dua baterai. Namun hasil pengujian menunjukkan angka realistis berada di kisaran 120 km hingga 130 km, tergantung gaya berkendara. Dalam kondisi agresif, jarak bisa turun hingga sekitar 50 km per baterai.
Beberapa catatan lain juga muncul, seperti spion yang kurang stabil saat melewati jalan bergelombang serta indikator baterai yang dinilai kurang akurat saat akselerasi tinggi.
Meski demikian, motor listrik United TX 1800 tetap dianggap menarik di kelasnya. Dengan harga sekitar Rp30 jutaan, motor ini menawarkan kombinasi desain futuristis, fitur lengkap, dan biaya operasional yang jauh lebih rendah dibanding motor berbahan bakar bensin.
Editor : Cholifatun Nisak