RADAR BLITAR - Honda City GD masih menjadi salah satu sedan bekas paling diminati di Indonesia pada 2026. Meski usianya tidak lagi muda, Honda City GD tetap diburu berkat kombinasi mesin irit, performa responsif, serta transmisi yang nyaman untuk penggunaan harian.
Di pasar mobil bekas Rp70 jutaan hingga Rp90 jutaan, Honda City GD sering dianggap sebagai sedan paling worth it untuk pemula maupun pengguna yang ingin naik kelas dari hatchback murah. Selain desainnya yang masih modern, sektor mesin dan transmisinya menjadi alasan utama mobil ini masih punya banyak penggemar.
Honda dikenal menghadirkan teknologi mesin yang efisien namun tetap bertenaga di era 2000-an. Hal itu juga terasa pada Honda City GD yang hadir dengan dua karakter mesin berbeda, yaitu i-DSI dan VTEC.
Mesin Honda City GD Terkenal Irit dan Bandel
Honda City GD menggunakan mesin 1.500 cc 4 silinder yang terkenal awet jika rutin dirawat. Untuk tipe i-DSI, mesin mengutamakan efisiensi bahan bakar dengan teknologi dual ignition yang membuat pembakaran lebih sempurna.
Mesin i-DSI mampu menghasilkan tenaga sekitar 88 PS dengan karakter halus dan konsumsi BBM sangat irit. Dalam penggunaan dalam kota, konsumsi bahan bakarnya bisa mencapai 12 hingga 14 km/liter. Sedangkan luar kota mampu menyentuh 16 km/liter.
Karakter mesin i-DSI memang tidak terlalu agresif di putaran bawah. Namun justru itulah yang membuat mobil ini nyaman dipakai harian dan cocok untuk pengendara santai.
Sementara untuk penggemar performa, Honda menghadirkan tipe VTEC yang jauh lebih bertenaga. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga sekitar 110 PS dengan akselerasi lebih spontan dibanding i-DSI.
Saat putaran mesin tinggi, teknologi VTEC membuat tarikan terasa lebih responsif. Banyak pengguna menyebut Honda City GD VTEC sebagai sedan kecil yang fun to drive namun tetap irit BBM.
Transmisi Manual Jadi Favorit
Honda City GD hadir dengan pilihan transmisi manual dan otomatis CVT. Untuk pasar mobil bekas, transmisi manual menjadi tipe paling diburu karena terkenal bandel dan minim perawatan berat.
Perpindahan gigi pada versi manual terasa halus dengan rasio yang cukup nyaman untuk penggunaan perkotaan maupun perjalanan luar kota. Respons akselerasinya juga terasa lebih spontan dibanding versi CVT.
Banyak pemilik Honda City GD manual mengaku mobil ini masih nyaman digunakan meski sudah menempuh jarak ratusan ribu kilometer. Selama rutin ganti oli transmisi dan kopling dirawat dengan baik, transmisinya terkenal awet.
Selain itu, biaya perawatan transmisi manual juga jauh lebih murah dibanding transmisi otomatis CVT.
CVT Nyaman Tapi Harus Dirawat Telaten
Di sisi lain, Honda City GD CVT menawarkan kenyamanan berkendara yang lebih santai. Perpindahan tenaga terasa halus tanpa hentakan sehingga cocok dipakai menghadapi kemacetan kota besar.
Namun transmisi CVT pada Honda City GD memiliki reputasi yang cukup sensitif jika tidak dirawat dengan benar. Banyak kasus kerusakan muncul akibat telat mengganti oli CVT atau penggunaan oli yang tidak sesuai spesifikasi.
Jika transmisinya bermasalah, biaya perbaikannya bisa cukup mahal. Karena itu, calon pembeli mobil bekas wajib memastikan riwayat servis CVT dilakukan secara rutin.
Meski begitu, jika mendapatkan unit yang sehat, transmisi CVT Honda City GD sebenarnya cukup nyaman dan enak digunakan harian.
Spare Part Mesin Masih Mudah Dicari
Salah satu alasan Honda City GD masih diminati adalah ketersediaan spare part yang melimpah. Komponen mesin maupun transmisi masih mudah ditemukan baik versi original maupun aftermarket.
Banyak bengkel spesialis Honda di Indonesia juga sudah sangat paham karakter mesin City GD. Hal ini membuat biaya servis dan perawatan relatif lebih aman dibanding sedan Eropa bekas.
Selain itu, komunitas pengguna Honda City GD juga masih cukup aktif. Banyak pemilik saling berbagi informasi soal perawatan, modifikasi, hingga rekomendasi spare part berkualitas.
Masih Layak Dipakai Harian di 2026
Meski usia mobil sudah lebih dari 15 tahun, Honda City GD tetap dianggap layak untuk penggunaan harian pada 2026. Kombinasi mesin irit, transmisi nyaman, handling stabil, dan biaya perawatan yang masih masuk akal membuat sedan ini tetap punya daya tarik kuat.
Bagi pecinta sedan Jepang bekas, Honda City GD menjadi pilihan menarik untuk mendapatkan mobil nyaman dengan harga terjangkau tanpa kehilangan sensasi berkendara khas Honda.
Editor : Ingge Nayla Ayu Karina