Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Review Motor Listrik Gesit G1 2023: Murah Biaya Cas Tapi Banyak Kekurangan, Masih Layak Dibeli?

Axsha Zazhika • Rabu, 13 Mei 2026 | 20:57 WIB
Review Motor Listrik Gesit G1 2023: Murah Biaya Cas Tapi Banyak Kekurangan, Masih Layak Dibeli? (Gemini AI)
Review Motor Listrik Gesit G1 2023: Murah Biaya Cas Tapi Banyak Kekurangan, Masih Layak Dibeli? (Gemini AI)

BLITAR - Review motor listrik Gesit G1 2023 kembali menarik perhatian publik, terutama bagi masyarakat yang mulai mempertimbangkan beralih ke kendaraan ramah lingkungan. Motor listrik buatan Indonesia ini menawarkan biaya operasional yang murah, namun di sisi lain juga memiliki sejumlah kekurangan yang patut diperhatikan sebelum membeli.

Dalam review motor listrik Gesit G1 2023, disebutkan bahwa keunggulan utama kendaraan ini adalah efisiensi biaya. Dengan konsumsi daya sekitar 2 kWh untuk menempuh jarak 50 kilometer, pengguna hanya perlu mengeluarkan biaya sekitar Rp2.800 hingga Rp3.000 per sekali pengisian penuh. Angka ini tentu jauh lebih hemat dibandingkan motor konvensional berbahan bakar bensin.

Selain itu, Gesit G1 2023 juga dikenal sebagai motor ramah lingkungan karena tidak menghasilkan emisi gas buang. Hal ini menjadi nilai tambah di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap isu lingkungan dan polusi udara.

Baca Juga: Jawa Pos Radar Blitar Siap Kolaborasi Gelar Diklat Jurnalistik 2026 bersama MTsN Se-Kabupaten Blitar

Jarak Tempuh Jadi Sorotan Utama

Meski menawarkan efisiensi, review motor listrik Gesit G1 2023 mengungkap bahwa jarak tempuh masih menjadi kelemahan utama. Dalam kondisi normal, motor ini hanya mampu menempuh sekitar 50 kilometer dalam sekali pengisian baterai.

Bagi pengguna dengan mobilitas tinggi, angka tersebut dinilai cukup terbatas. Pengendara harus benar-benar memperhitungkan jarak perjalanan agar tidak kehabisan daya di tengah jalan. Solusi yang ditawarkan adalah penggunaan baterai tambahan, namun hal ini tentu membutuhkan biaya ekstra yang tidak sedikit.

Proses pengisian daya sendiri relatif praktis. Dengan daya listrik rumah tangga sekitar 450 watt hingga 900 watt, baterai dapat terisi penuh dalam waktu sekitar 2 hingga 4 jam. Waktu ini tergolong cukup cepat untuk ukuran kendaraan listrik di kelasnya.

Baca Juga: Kelebihan dan Kekurangan Toyota Avanza 2026, MPV Keluarga Favorit yang Kini Makin Canggih tapi Tetap Punya PR

Kualitas dan Performa Masih Perlu Ditingkatkan

Dalam pengujian, beberapa kendala teknis juga ditemukan. Salah satunya adalah masalah saat mengaktifkan motor. Terkadang, motor tidak langsung menyala meskipun kunci kontak sudah diputar dan tombol starter ditekan, sehingga pengguna harus mengulang proses tersebut.

Selain itu, perbedaan mode berkendara seperti Eco, Urban, dan Sport tidak selalu terasa signifikan. Padahal secara teori, ketiga mode ini seharusnya memberikan karakter berkendara yang berbeda, mulai dari hemat energi hingga performa maksimal.

Kekurangan lain yang cukup krusial adalah sistem respons antara gas dan rem. Saat tuas rem masih ditekan, motor tidak dapat langsung berakselerasi. Hal ini memang dirancang untuk keamanan, namun bagi pengguna baru bisa terasa kurang nyaman dan membutuhkan adaptasi.

Baca Juga: 5 Mobil Hatchback Bekas Rp80 Jutaan Terbaik 2025, Honda Jazz hingga Toyota Yaris Jadi Incaran karena Irit dan Minim Drama

Dari segi material, beberapa bagian dinilai belum memberikan kesan premium. Contohnya adalah tombol pemutus arus listrik di bawah jok yang masih terlihat sederhana, menyerupai komponen listrik rumah tangga.

Bagasi Sempit dan Harga Relatif Tinggi

Masalah lain yang diungkap dalam review motor listrik Gesit G1 2023 adalah kapasitas bagasi yang sangat terbatas. Ruang di bawah jok sebagian besar digunakan untuk baterai dan charger, sehingga pengguna tidak bisa menyimpan helm atau barang besar lainnya.

Kondisi ini menjadi kekurangan tersendiri, terutama bagi pengguna yang membutuhkan ruang penyimpanan praktis untuk aktivitas harian. Bahkan untuk menyimpan jas hujan saja harus dilipat dengan sangat rapi agar bisa masuk ke dalam bagasi.

Baca Juga: Nissan Gravite 2026 Siap Guncang Avanza, MPV 7 Seater Harga Lebih Murah dengan Desain SUV Modern Bikin Pasar Panas

Dari sisi harga, motor ini dibanderol sekitar Rp27,5 juta (OTR Jakarta). Angka tersebut dinilai cukup tinggi jika dibandingkan dengan motor konvensional di kelas yang sama. Meski biaya operasionalnya lebih murah, harga awal tetap menjadi pertimbangan penting bagi konsumen.

After Sales Masih Terbatas

Salah satu kekhawatiran terbesar calon pengguna adalah layanan purna jual. Saat ini, jaringan bengkel dan ketersediaan suku cadang motor listrik Gesit masih terbatas di beberapa wilayah.

Meski pihak produsen terus mengembangkan jaringan dealer dan layanan servis, proses ini membutuhkan waktu. Hingga saat ini, tercatat baru ada puluhan titik layanan yang tersebar di Indonesia.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Siapkan Skuad Mewah Musim 2026-2027, Victor Dethan hingga Ivar Jenner Masuk Radar Bajul Ijo

Kesimpulan: Perlu Pertimbangan Matang

Secara keseluruhan, review motor listrik Gesit G1 2023 menunjukkan bahwa motor ini memiliki potensi besar sebagai kendaraan masa depan. Biaya operasional murah dan konsep ramah lingkungan menjadi keunggulan utama.

Namun, sejumlah kekurangan seperti jarak tempuh terbatas, kualitas material, kapasitas bagasi, hingga layanan after sales masih menjadi pekerjaan rumah bagi produsen. Bagi calon pembeli, penting untuk mempertimbangkan kebutuhan dan gaya penggunaan sebelum memutuskan membeli motor listrik ini.

Editor : Axsha Zazhika
#motor listrik Indonesia #spesifikasi Gesit G1 #review motor listrik Gesit G1 2023 #kelebihan kekurangan Gesit G1 #harga Gesit G1