Blitar Kawentar- Mobil bekas untuk mudik masih menjadi pilihan favorit masyarakat Indonesia pada 2026. Selain harga yang lebih terjangkau dibanding mobil baru, sejumlah model lawas dinilai tetap tangguh, nyaman, dan memiliki biaya perawatan yang relatif murah.
Dalam sebuah ulasan otomotif di YouTube, beberapa mobil keluarga bekas disebut layak diburu karena terkenal awet, mudah diperbaiki, hingga memiliki resale value yang stabil. Dari sekian banyak pilihan, Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia generasi lama masih dianggap sebagai mobil keluarga paling aman untuk dibeli.
Mobil bekas untuk mudik seperti Avanza, Xenia, Innova diesel, hingga Honda Mobilio dinilai cocok untuk perjalanan jauh karena kabin lega serta suku cadang melimpah. Namun calon pembeli diingatkan agar tidak asal membeli unit bekas, terutama eks kendaraan transportasi online.
“Kalau beli mobil second buat mudik, cek benar-benar. Jangan sampai bekas transportasi online yang perawatannya asal-asalan,” ujar narator dalam video tersebut.
Avanza dan Xenia Masih Jadi Primadona
Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia generasi 2011-2019 disebut masih menjadi mobil sejuta umat yang paling masuk akal untuk keluarga Indonesia. Alasannya sederhana, hampir semua bengkel di Indonesia mampu memperbaiki mobil ini dan spare part tersedia melimpah.
Keunggulan lain Avanza-Xenia lawas adalah penggunaan sistem penggerak roda belakang atau rear wheel drive (RWD). Sistem ini dianggap lebih tangguh ketika melintasi tanjakan atau membawa muatan penuh saat mudik.
Selain itu, suspensi dan kaki-kaki mobil disebut cukup kuat untuk kondisi jalan Indonesia. Kabinnya juga dinilai cukup luas untuk keluarga kecil hingga menengah.
Meski demikian, Avanza lama diakui memiliki kelemahan pada stabilitas. Mobil ini terasa lebih limbung dibanding rival seperti Mitsubishi Xpander atau Suzuki Ertiga.
Waspadai Mobil Bekas Transportasi Online
Pembeli mobil bekas juga diminta teliti memeriksa riwayat kendaraan. Mobil eks transportasi online disebut berisiko memiliki kondisi mesin yang sudah lelah akibat pemakaian berat.
Beberapa indikasi yang perlu dicek antara lain kondisi oli, kompresi mesin, hingga injektor. Jika salah satu silinder kehilangan kompresi, pemilik berpotensi menghadapi biaya turun mesin yang mahal.
Selain itu, praktik memundurkan odometer juga masih sering ditemukan di pasar mobil bekas. Untuk memastikan kilometer asli, pembeli disarankan melakukan pengecekan menggunakan scanner ECU.
“Kalau angka di dashboard berbeda dengan ECU, berarti ada sesuatu yang tidak beres,” jelasnya.
Innova Diesel Disebut Paling Irit
Toyota Innova diesel juga masuk daftar rekomendasi mobil keluarga untuk mudik. Mobil ini disebut jauh lebih hemat dibanding versi bensin, meski harga bekasnya lebih mahal.
Mesin diesel Innova dikenal memiliki tenaga besar dengan konsumsi bahan bakar yang efisien. Karena itu, mobil ini masih menjadi favorit banyak keluarga Indonesia.
Sebaliknya, Innova bensin dinilai cukup boros meski menawarkan kenyamanan kabin yang lebih senyap dan halus.
Mobilio dan Xpander Punya Kelebihan Sendiri
Honda Mobilio generasi pertama juga dianggap menarik karena menawarkan handling lebih stabil dibanding Avanza. Mobil ini memiliki tenaga responsif dan transmisi CVT yang nyaman digunakan harian.
Namun Mobilio disebut memiliki beberapa kekurangan seperti ukuran spion kecil dan kabin yang kurang kedap suara.
Sementara itu, Mitsubishi Xpander generasi awal unggul pada desain modern serta suspensi yang lebih nyaman. Hanya saja, performa tarikan awalnya dianggap kurang responsif.
“Suspensinya jauh lebih nyaman daripada Avanza, tapi tarikan awalnya memang terasa lemot,” ungkap reviewer.
Panther Tetap Jadi Legenda
Untuk pecinta mobil diesel lawas, Isuzu Panther masih dianggap sebagai salah satu mobil keluarga paling tangguh. Mesin Panther dikenal bandel, irit, dan mampu menggunakan bahan bakar diesel kualitas rendah.
Meski begitu, Panther memiliki kekurangan pada getaran mesin yang cukup terasa hingga ke setir dan kabin. Reviewer bahkan menyebut sensasi berkendaranya seperti naik speedboat.
“Yang saya enggak suka dari Panther itu getarannya. Kalau nyetir kayak naik speedboat,” katanya.
Walau teknologi Panther dianggap sudah tertinggal, mobil ini tetap diburu karena biaya operasional murah dan AC yang terkenal sangat dingin hingga baris belakang.
Di akhir pembahasan, calon pembeli diingatkan untuk menyiapkan dana tambahan setelah membeli mobil bekas. Dana tersebut diperlukan untuk servis awal seperti ganti oli, ban, hingga pengecekan kaki-kaki agar kendaraan siap dipakai mudik jarak jauh.
Editor : Maylanni Diana Fitri