JAKARTA - Nama Mitsubishi Kuda mungkin sudah jarang terdengar di jalanan Indonesia. Namun di kalangan pecinta mobil lawas, MPV legendaris ini masih memiliki tempat tersendiri. Bahkan, Mitsubishi Kuda bekas kini mulai diburu karena dianggap punya karakter unik yang berbeda dibanding rival abadinya seperti Toyota Kijang dan Isuzu Panther.
Mobil yang pertama kali meluncur di Indonesia pada 1999 itu hadir sebagai jawaban Mitsubishi untuk meramaikan pasar MPV bermoncong yang kala itu dikuasai Kijang dan Panther. Meski usia produksinya di Indonesia terbilang singkat, Mitsubishi Kuda berhasil meninggalkan kesan mendalam berkat desain gagah ala Pajero dan pilihan mesin yang cukup beragam.
Mitsubishi Kuda menjadi salah satu MPV lawas yang kini mulai sulit ditemukan dalam kondisi orisinal. Hal itu membuat harga unit bekasnya perlahan merangkak naik, terutama varian diesel dan Grandia yang menjadi kasta tertinggi.
Sejarah Mitsubishi Kuda di Indonesia
Pada akhir 1990-an, Mitsubishi melihat pasar MPV keluarga di Indonesia sangat menjanjikan. Setelah melakukan riset, Mitsubishi akhirnya membawa basis kendaraan bernama Mitsubishi Freeca yang sebelumnya sudah dipasarkan di Taiwan dan China.
Mobil tersebut kemudian diproduksi di Indonesia mulai tahun 1999 dengan nama Mitsubishi Kuda. Nama “Kuda” sendiri cukup unik dan mudah diingat, sehingga mampu bersaing secara branding dengan nama besar Kijang maupun Panther.
Saat pertama hadir, Mitsubishi Kuda tersedia dalam tiga varian yakni GLX, GLS, dan Super Exceed. Varian tertinggi tampil lebih mewah dengan body moulding, warna two tone, hingga fitur yang lebih lengkap.
Menariknya, Mitsubishi juga menyediakan dua pilihan sasis. Short wheelbase digunakan untuk mesin bensin 1.600 cc, sedangkan long wheelbase dipakai khusus untuk varian diesel 2.500 cc.
Baca Juga: Review Mitsubishi Xpander Cross 2026, SUV Keluarga Sporty dengan Kamera 360 dan Interior Premium
Pilihan Mesin Mitsubishi Kuda yang Legendaris
Salah satu daya tarik Mitsubishi Kuda ada pada pilihan mesinnya yang terkenal bandel. Untuk versi bensin awal, mobil ini menggunakan mesin 4G18 1.600 cc karburator dengan tenaga 90 PS dan torsi 133 Nm.
Sementara versi diesel memakai mesin 4D56 2.500 cc indirect injection yang juga digunakan pada Mitsubishi L300 dan Pajero lawas. Mesin diesel ini menghasilkan tenaga 84 PS dengan torsi 165 Nm.
Pada facelift tahun 2002, Mitsubishi menambahkan mesin baru 2.000 cc MPI berkode 4G63. Mesin ini cukup terkenal karena menjadi basis dari mesin yang dipakai di Lancer Evolution.
Meski performanya di Mitsubishi Kuda tidak terlalu agresif, mesin 4G63 tetap dianggap lebih bertenaga dibanding versi 1.600 cc karburator.
Semua varian Mitsubishi Kuda menggunakan sistem penggerak roda belakang atau rear wheel drive. Untuk transmisinya tersedia pilihan manual 5 percepatan dan otomatis 4 percepatan khusus mesin 2.000 cc.
Desain Gagah Mirip Pajero
Secara tampilan, Mitsubishi Kuda punya desain yang cukup berbeda dibanding rivalnya. Banyak pecinta otomotif menyebut wajah mobil ini mirip Mitsubishi Pajero generasi lawas.
Versi awal hadir dengan lampu depan kotak, lalu mendapatkan facelift lampu kristal pada 2002. Sementara facelift terakhir pada 2004 membawa ubahan grille dan desain lampu yang lebih modern.
Varian Super Exceed atau Grandia juga tampil lebih premium berkat aksen krom di spion dan door handle. Bahkan beberapa tipe sudah menggunakan blackout pillar yang membuat tampilannya terlihat lebih mewah di zamannya.
Kelebihan lain Mitsubishi Kuda ada pada dimensi kabinnya yang lega. Meski tersedia dalam versi short dan long wheelbase, ruang kaki penumpang tetap terasa lapang.
Kabin Nyaman dan Fitur Lebih Lengkap
Di sektor interior, Mitsubishi Kuda ternyata menawarkan fitur yang cukup lengkap untuk ukuran MPV era 2000-an. Bahkan tipe terendah sudah dibekali tachometer, power steering, dan ventilasi AC yang bisa diatur buka tutup.
Varian tertinggi juga memiliki AC double blower, electric mirror, arm rest besar, hingga dashboard dengan banyak ruang penyimpanan.
Kenyamanan kabinnya juga cukup baik karena material bodi Mitsubishi Kuda dikenal lebih tebal dibanding rival-rivalnya. Hal itu membuat kabin terasa lebih senyap saat digunakan berkendara.
Namun mobil ini tetap memiliki kekurangan. Suspensinya cenderung keras dan beberapa spare part mulai sulit ditemukan di pasaran. Meski demikian, harga bekas Mitsubishi Kuda masih tergolong lebih murah dibanding Toyota Kijang maupun Isuzu Panther.
Bagi pecinta mobil keluarga lawas yang ingin tampil beda, Mitsubishi Kuda bisa menjadi pilihan menarik. Selain punya desain gagah, MPV ini juga menawarkan mesin tangguh dan kabin yang nyaman untuk penggunaan harian.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari