JAKARTA - Mitsubishi Kuda Super Exceed masih menjadi salah satu mobil MPV lawas yang cukup diminati di pasar mobil bekas Indonesia. Desainnya yang gagah, mesin diesel bandel, serta aura klasik khas era 2000-an membuat Mitsubishi Kuda bekas masih banyak diburu pecinta otomotif.
Namun di balik kelebihannya, Mitsubishi Kuda ternyata memiliki sejumlah kelemahan yang wajib diketahui calon pembeli sebelum meminangnya. Mulai dari kabin yang terasa sempit, kualitas interior sederhana, hingga konsumsi BBM yang tergolong boros pada varian bensin 2.000 cc.
Mitsubishi Kuda sendiri hadir sebagai pesaing Toyota Kijang dan Isuzu Panther pada masanya. Varian Super Exceed menjadi tipe tertinggi dengan fitur lebih lengkap dan tampilan lebih mewah dibanding tipe standar.
Kabin Mitsubishi Kuda Ternyata Tidak Seluas Rivalnya
Secara tampilan luar, Mitsubishi Kuda memang terlihat bongsor dan besar. Namun ketika masuk ke dalam kabin, kondisi tersebut ternyata berbeda dari ekspektasi banyak orang.
Ruang interior Mitsubishi Kuda disebut terasa lebih sempit dibanding kompetitor di kelasnya saat itu. Jarak antar kursi dan ruang kaki penumpang juga tidak terlalu lega, terutama pada baris tengah.
Hal ini menjadi salah satu catatan penting bagi konsumen yang mencari mobil keluarga dengan kabin luas. Meski bodinya tampak besar dari luar, tata letak interior Mitsubishi Kuda dinilai kurang maksimal dalam memanfaatkan ruang kabin.
Meski demikian, posisi duduk mobil ini masih cukup nyaman untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak menengah.
Harga Jual Bekas Mitsubishi Kuda Cenderung Turun
Kelemahan lain yang cukup sering dibahas adalah harga jual kembali Mitsubishi Kuda bekas yang relatif rendah. Banyak pemilik mengaku harga mobil ini cukup terkoreksi ketika dijual kembali.
Faktor populasi yang tidak sebanyak Toyota Kijang maupun Isuzu Panther membuat pasar Mitsubishi Kuda bekas lebih terbatas. Akibatnya, nilai jualnya cenderung turun lebih cepat.
Namun kondisi tersebut justru menjadi keuntungan bagi pemburu mobil murah. Dengan harga yang relatif terjangkau, konsumen masih bisa mendapatkan MPV diesel bermesin tangguh dengan biaya kepemilikan yang cukup masuk akal.
Interior Sederhana Jadi Kekurangan Mitsubishi Kuda
Masuk ke sektor interior, Mitsubishi Kuda memang tidak menawarkan kemewahan berlebihan. Material dashboard dan trim kabinnya masih didominasi plastik sederhana khas mobil era lawas.
Kualitas interiornya pun dianggap kalah dibanding rival sekelasnya. Beberapa bagian kabin juga rentan mengalami bunyi atau getaran seiring usia kendaraan.
Meski begitu, jika dirawat dengan baik, interior Mitsubishi Kuda masih cukup awet digunakan hingga sekarang. Banyak unit lawas yang kondisinya masih rapi karena pemilik sebelumnya melakukan perawatan rutin.
Varian Bensin 2.000 cc Disebut Boros BBM
Salah satu hal yang paling sering menjadi perhatian calon pembeli Mitsubishi Kuda adalah konsumsi bahan bakarnya. Untuk tipe bensin 2.000 cc, mobil ini dikenal cukup boros, terutama saat digunakan di area perkotaan.
Mesin bensin berkubikasi besar memang menawarkan tenaga lebih responsif. Namun konsekuensinya, konsumsi BBM menjadi lebih tinggi dibanding varian diesel.
Sementara untuk versi diesel, Mitsubishi Kuda masih menggunakan teknologi non-turbo. Walaupun performanya tidak terlalu agresif, mesin diesel ini dikenal tangguh dan cocok untuk penggunaan jarak jauh.
Banyak pengguna menyebut varian diesel sebagai pilihan terbaik karena lebih irit dan memiliki karakter mesin yang bandel.
Fitur Keselamatan Masih Sangat Minim
Sebagai mobil keluaran awal 2000-an, fitur keselamatan Mitsubishi Kuda memang masih tergolong minim. Mobil ini belum dilengkapi airbag baik untuk pengemudi maupun penumpang depan.
Selain itu, sistem keamanan dan keselamatan masih menggunakan teknologi lama. Hal ini tentu berbeda jauh dibanding mobil modern saat ini yang sudah memiliki fitur keselamatan lebih lengkap.
Meski memiliki sejumlah kekurangan, Mitsubishi Kuda tetap menjadi salah satu MPV lawas favorit di Indonesia. Mobil ini cocok bagi pecinta kendaraan diesel klasik yang mengutamakan ketangguhan mesin dan biaya beli yang terjangkau.
Dengan perawatan yang tepat, Mitsubishi Kuda bekas masih layak digunakan sebagai mobil keluarga maupun kendaraan harian. Terlebih, desainnya yang khas membuat mobil ini tetap memiliki daya tarik tersendiri di kalangan pecinta otomotif lawas.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari