Honda Jazz GD3 Bekas Kini Diburu, Harga Mulai Rp70 Jutaan tapi Fitur dan Kenyamanan Bikin LCGC Kalah

Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari • Dipublikasikan Kamis, 14 Mei 2026 | 19:15 WIB
Honda Jazz GD3 bekas masih jadi favorit, harga Rp70 jutaan dengan fitur lengkap, irit BBM, dan kabin luas kalahkah LCGC. (Pinterest.com)
Honda Jazz GD3 bekas masih jadi favorit, harga Rp70 jutaan dengan fitur lengkap, irit BBM, dan kabin luas kalahkah LCGC. (Pinterest.com)

JAKARTA - Honda Jazz GD3 kembali menjadi incaran pecinta mobil bekas di Indonesia. Meski usianya sudah lebih dari 15 tahun dan produksinya dihentikan sejak lama, Honda Jazz GD3 bekas masih dianggap sebagai hatchback legendaris yang nyaman, irit, dan punya desain sporty yang timeless.

Di tengah harga mobil baru yang terus naik, Honda Jazz GD3 kini menjadi alternatif menarik bagi konsumen dengan budget mobil LCGC. Bahkan, banyak pecinta otomotif menilai kualitas Honda Jazz generasi pertama ini masih lebih unggul dibanding beberapa mobil murah modern.

Harga Honda Jazz GD3 bekas di pasaran saat ini juga semakin terjangkau. Berdasarkan pantauan di marketplace mobil bekas, unitnya dijual mulai kisaran Rp70 jutaan hingga Rp110 jutaan tergantung kondisi dan variannya.

Baca Juga: Mobil Bekas Rp50 Juta Paling Worth It? Karimun Kotak hingga Honda Jazz Disebut Lebih Menarik dari LCGC

Sejarah Honda Jazz GD3 di Indonesia

Honda Jazz sebenarnya memiliki sejarah panjang. Nama “Jazz” pertama kali digunakan untuk pasar Eropa pada era 1980-an, sementara di Jepang mobil ini dikenal sebagai Honda City.

Kemudian pada 2001, Honda meluncurkan Honda Fit berkode GD3 untuk pasar Jepang. Mobil hatchback ini dirancang sebagai kendaraan kompak di bawah Honda Civic dengan desain futuristis dan kabin luas.

Tak lama kemudian, Honda Fit masuk ke Indonesia melalui importir umum. Ternyata respons pasar sangat positif. Desainnya yang modern di zamannya membuat mobil ini cepat populer di kalangan anak muda.

Baca Juga: Ford Fiesta Bekas Kini Murah Meriah, Dulu Hatchback Futuristik yang Bikin Jazz dan Yaris Ketar-ketir, Kenapa Malah Ditinggal Pasar ?

Melihat tingginya permintaan, Honda Prospect Motor resmi memasukkan mobil ini ke Indonesia pada 2004 dengan nama Honda Jazz GD3.

Awalnya Honda Jazz hadir dengan mesin i-DSI. Setahun kemudian, Honda menghadirkan versi VTEC yang menawarkan performa lebih bertenaga.

Perbedaan Honda Jazz i-DSI dan VTEC

Honda Jazz GD3 memiliki dua pilihan mesin yang cukup populer, yakni i-DSI dan VTEC. Keduanya sama-sama menggunakan mesin 1.500 cc, tetapi karakter yang ditawarkan berbeda.

Versi i-DSI lebih fokus pada efisiensi bahan bakar. Teknologi Intelligent Dual Sequential Ignition menggunakan dua busi per silinder sehingga total ada delapan busi. Sistem ini membuat pembakaran lebih optimal dan konsumsi BBM lebih irit.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Hatchback Murah di Bawah Rp100 Juta, Lebih Worth It dari LCGC, Ada Jazz hingga Yaris!

Tenaga mesin i-DSI mencapai 87 hp dengan torsi 128 Nm. Mobil ini tersedia dalam pilihan transmisi manual 5 percepatan dan CVT 7 percepatan.

Sementara versi VTEC menawarkan performa lebih agresif. Mesin SOHC 16 valve VTEC menghasilkan tenaga 109 hp dan torsi 143 Nm.

Selain performa, perbedaan keduanya juga terlihat dari tampilan fisik. Honda Jazz VTEC tampil lebih sporty dengan spoiler belakang, body kit samping, velg ring 15, dan antena pendek di belakang.

Sedangkan versi i-DSI tampil lebih sederhana dengan velg ring 14 serta antena panjang di bagian depan.

Baca Juga: Honda Jazz 2026 Hybrid Resmi Terungkap! Irit 22 Km/L, Fitur Canggih, Harga Mulai Rp265 Jutaan

Pada model facelift 2006, Honda juga memberikan perubahan pada lampu depan dan belakang. Lampu belakang bahkan sudah menggunakan LED sehingga terlihat lebih modern.

Kabin Luas Jadi Nilai Jual Utama

Salah satu alasan Honda Jazz GD3 masih diminati hingga sekarang adalah kabinnya yang luas. Meski dimensi bodinya tergolong kompak, ruang interior mobil ini terasa lega seperti MPV kecil.

Honda juga membekali Jazz GD3 dengan fitur Ultra Seat yang sangat fleksibel. Jok baris kedua bisa dilipat dalam beberapa mode sesuai kebutuhan pengguna.

Mode utility memungkinkan jok dilipat rata lantai untuk membawa barang besar. Ada juga tall mode untuk membawa barang tinggi, serta refresh mode yang memungkinkan penumpang rebahan di dalam kabin.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Hatchback Murah di Bawah Rp100 Juta, Lebih Worth It dari LCGC, Ada Jazz hingga Yaris!

Fitur lain yang cukup modern di masanya adalah electric mirror, tilt steering, hingga pengaturan AC digital lengkap.

Selain itu, spare part Honda Jazz GD3 masih mudah ditemukan di pasaran. Komponen modifikasi juga melimpah, mulai dari konsep JDM hingga tampilan racing.

Kekurangan Honda Jazz GD3 Bekas

Meski punya banyak kelebihan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum membeli Honda Jazz GD3 bekas.

Salah satu penyakit yang cukup sering muncul ada pada electric power steering atau EPS. Pada beberapa unit, setir bisa terasa berat saat diputar cepat ketika parkir.

Baca Juga: Mazda 2 Disebut Hatchback Paling Fun to Drive, Tapi Kenapa Penjualannya Kalah Telak dari Yaris dan Jazz ?

Kemudian untuk versi i-DSI, rem belakang masih menggunakan tromol, berbeda dengan VTEC yang sudah cakram di semua roda.

Calon pembeli juga disarankan mengecek kondisi modul CVT, throttle body, dan sensor TPS karena bagian tersebut cukup sering bermasalah pada Jazz GD3.

Kondisi kaki-kaki juga wajib diperhatikan. Mengingat usia mobil sudah cukup tua, beberapa unit mulai mengalami bunyi pada suspensi depan.

Tak kalah penting, cek bagian body untuk memastikan tidak ada karat di lipatan pintu maupun bagian bawah mobil.

Baca Juga: Honda Jazz 2026 Hybrid Siap Comeback! Mesin e:HEV Super Irit, Fitur Canggih, Nasib City Hatchback Terancam?

Masih Layak Dibeli?

Meski tergolong mobil lawas, Honda Jazz GD3 masih dianggap sangat layak dipinang pada 2026. Konsumsi BBM irit, kabin luas, handling nyaman, dan desain sporty menjadi alasan utama mobil ini tetap dicari.

Bagi konsumen dengan budget mobil LCGC, Honda Jazz GD3 bisa menjadi pilihan menarik karena menawarkan kenyamanan dan fitur yang lebih baik di kelasnya.

Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari
Sumber : Wahyu Ekoo
Honda Jazz bekas Honda Jazz i-DSI Honda Jazz VTEC Honda Jazz GD3 mobil bekas murah