JAKARTA - Toyota Vios generasi kedua kembali menarik perhatian pasar mobil bekas Indonesia. Sedan yang sempat identik dengan armada taksi ini kini mulai dilirik lagi karena desainnya yang dianggap klasik, perawatannya murah, dan konsumsi bahan bakarnya terkenal irit.
Toyota Vios generasi kedua menjadi salah satu sedan bekas yang masih layak dipakai harian pada 2026. Bahkan, banyak pecinta otomotif mulai menilai mobil ini memiliki aura klasik modern yang membuat tampilannya tetap menarik meski usianya sudah lebih dari satu dekade.
Popularitas Toyota Vios generasi kedua juga tidak lepas dari reputasi Toyota yang terkenal tangguh dan mudah dirawat. Hal itu membuat sedan ini tetap diminati, terutama oleh konsumen yang mencari mobil nyaman dengan biaya operasional rendah.
Sejarah Toyota Vios di Indonesia
Kesuksesan Toyota Vios di Tanah Air sebenarnya tidak bisa dipisahkan dari pendahulunya, yakni Toyota Soluna. Mobil tersebut berhasil mengubah pandangan masyarakat bahwa sedan tidak selalu mahal untuk dirawat.
Toyota kemudian menghadirkan Vios generasi pertama pada 2003 sebagai penerus Soluna. Sedan ini langsung mendapat sambutan positif karena terkenal irit, nyaman, dan punya fitur modern di masanya.
Nama Vios sendiri ternyata merupakan singkatan dari “Very Intelligent Outstanding Sedan”. Pada generasi awal, Toyota menghadirkan beberapa varian seperti tipe G, E, dan tipe J atau Toyota Limo yang digunakan sebagai armada taksi.
Kemudian pada 2007, lahirlah Toyota Vios generasi kedua dengan desain lebih membulat dan elegan. Model inilah yang kemudian menjadi salah satu sedan terlaris di kelasnya.
Desain Elegan dan Dimensi Kompak
Toyota Vios generasi kedua memiliki desain yang dinilai masih enak dipandang hingga sekarang. Bentuk bodinya membulat dengan proporsi yang pas sehingga terlihat elegan dibanding beberapa rival di zamannya seperti Honda City maupun Suzuki Baleno Next-G.
Untuk varian tertinggi tipe G, fitur eksteriornya sudah cukup lengkap. Mobil ini dibekali lampu HID projector dengan auto leveling, grille chrome, fog lamp, hingga sein pada spion.
Tidak hanya itu, tipe G juga sudah memiliki fitur keyless entry yang tergolong mewah untuk mobil keluaran akhir 2000-an. Sementara versi Toyota Limo tampil lebih sederhana karena difokuskan untuk kebutuhan operasional taksi.
Dimensi mobil ini juga cukup ideal untuk penggunaan perkotaan. Panjangnya sekitar 4,3 meter dengan wheelbase 2,5 meter, membuatnya mudah dikendalikan di jalan sempit maupun area parkir.
Mesin Bandel dan Irit BBM
Salah satu alasan Toyota Vios generasi kedua masih diminati adalah penggunaan mesin 1NZ-FE 1.500 cc VVT-i DOHC yang terkenal tangguh dan hemat bahan bakar.
Mesin yang sama juga digunakan pada Toyota Yaris generasi awal. Tenaga yang dihasilkan mencapai sekitar 107 horsepower dengan torsi 141 Nm.
Karakter mesin memang tidak agresif, tetapi sangat cukup untuk kebutuhan harian. Selain itu, spare part melimpah dan banyak bengkel yang memahami karakter mesin ini sehingga biaya perawatan relatif murah.
Toyota menyediakan pilihan transmisi manual 5 percepatan dan otomatis 4 percepatan dengan sistem penggerak roda depan.
Karena terkenal awet dan mudah dirawat, tidak heran jika Toyota Vios generasi kedua banyak dipakai sebagai armada taksi dalam waktu lama.
Interior Nyaman dan Fitur Lengkap
Masuk ke dalam kabin, Toyota Vios generasi kedua masih terasa nyaman untuk ukuran sedan lawas. Interiornya cukup lega dengan material fabric pada jok yang nyaman digunakan perjalanan jauh.
Untuk tipe G, fitur interiornya terbilang lengkap. Mobil ini sudah menggunakan push start stop engine, audio steering switch, electric mirror retract, hingga head unit dengan CD player.
Ciri khas lain dari mobil ini adalah posisi instrument cluster yang berada di tengah dashboard, mirip Toyota Yaris “Bakpao”. Meski tidak semua orang menyukai desain tersebut, posisi itu membuat visibilitas ke depan terasa lebih luas.
Fitur keselamatannya juga cukup baik di kelasnya. Toyota sudah membekali dual airbag, ABS, EBD, dan BA pada sistem pengereman.
Bagasi belakang juga menjadi salah satu kelebihan sedan ini. Kapasitasnya besar dan mampu menampung dua koper ukuran besar sekaligus.
Harga Bekas Masih Terjangkau
Di pasar mobil bekas, harga Toyota Vios generasi kedua masih tergolong menarik. Untuk unit Vios reguler dengan kondisi bagus dan terawat, harganya berada di kisaran Rp70 juta hingga Rp90 jutaan.
Sementara versi eks taksi Toyota Limo bisa didapat lebih murah, mulai Rp50 jutaan tergantung kondisi kendaraan.
Meski begitu, calon pembeli tetap perlu teliti saat memilih unit eks taksi. Kondisi interior, kaki-kaki, serta riwayat perawatan wajib diperhatikan karena rata-rata kilometernya cukup tinggi.
Dengan kenyamanan kabin, mesin irit, dan biaya perawatan murah, Toyota Vios generasi kedua masih menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang mencari sedan bekas murah untuk mobil harian.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari