Blitar Kawentar – Motor listrik kini semakin diminati masyarakat Indonesia karena dianggap lebih hemat dibanding motor bensin. Salah satu model yang cukup populer di kelas entry level adalah Volta 401. Namun bagaimana kondisi motor listrik ini setelah dipakai harian selama satu tahun?
Seorang pengguna membagikan pengalaman lengkap memakai Volta 401 selama lebih dari setahun dengan jarak tempuh hampir 11 ribu kilometer. Dari pengalaman tersebut, motor listrik ini ternyata punya banyak kelebihan soal efisiensi biaya, tetapi juga menyimpan sejumlah kekurangan yang cukup mengganggu.
Dalam review yang diunggah di YouTube, pengguna mengaku alasan utama membeli Volta 401 adalah karena motor ini bisa dicas langsung di rumah tanpa perlu repot tukar baterai. Selain itu, biaya operasionalnya jauh lebih murah dibanding motor bensin.
“Yang paling terasa sih tidak beli bensin dan bisa dicas di rumah,” ungkap pengguna dalam video tersebut.
Hemat Biaya dan Minim Perawatan
Kelebihan utama Volta 401 memang terletak pada efisiensi penggunaan. Pengguna menyebut biaya charging dari nol hingga penuh hanya setara sekitar satu liter bensin.
Untuk pemakaian harian sejauh 40 hingga 45 kilometer, sisa baterai motor masih berada di kisaran 25 persen. Sementara klaim jarak tempuh maksimalnya berada di angka sekitar 60 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Selain hemat energi, motor listrik ini juga minim perawatan karena tidak membutuhkan penggantian oli mesin seperti motor konvensional.
Pajak tahunan Volta 401 juga sangat murah. Pengguna mengatakan biaya pajaknya hanya sekitar Rp50 ribu per tahun.
Motor listrik ini juga menawarkan ruang pijakan kaki yang cukup luas. Bahkan pengguna mengaku masih bisa membawa dua galon air sekaligus meski posisinya agak sempit.
Fitur Keamanan dan Lampu LED
Dari sisi fitur, Volta 401 sudah dibekali remote alarm yang cukup membantu untuk keamanan saat parkir.
Ketika motor dikunci menggunakan remote, alarm otomatis berbunyi jika motor digerakkan secara paksa. Sistem penguncian roda juga ikut aktif sehingga motor lebih aman dari risiko pencurian.
Selain itu, tersedia juga port USB charger yang dapat digunakan untuk mengisi daya smartphone saat berkendara.
Motor ini juga sudah menggunakan lampu LED dengan pencahayaan yang dinilai cukup terang untuk penggunaan malam hari.
Panel speedometernya tampil digital sederhana dengan informasi kapasitas baterai yang mudah dibaca pengendara.
Bisa Tambah Dua Baterai
Volta 401 sebenarnya mendukung penggunaan dua baterai sekaligus. Slot tambahan baterai tersedia di bawah jok motor.
Namun unit yang direview hanya menggunakan satu baterai lithium. Jika ingin menambah jarak tempuh, pengguna bisa membeli satu baterai tambahan dengan harga sekitar Rp7 jutaan.
Pihak Volta juga diklaim memberikan garansi baterai seumur hidup. Namun agar garansi tetap aktif, pengguna diwajibkan membayar biaya sekitar Rp20 ribu setiap bulan.
Menurut pengguna, sejauh ini kondisi baterai masih aman meski motor sudah digunakan harian selama satu tahun lebih.
Mulai Muncul Karat dan Shockbreaker Bocor
Meski menawarkan biaya operasional murah, Volta 401 ternyata memiliki beberapa kekurangan yang cukup terasa setelah dipakai dalam jangka panjang.
Salah satu masalah utama adalah kualitas material yang dinilai kurang maksimal. Setelah satu tahun pemakaian, sejumlah baut dan komponen mulai terlihat berkarat.
Shockbreaker belakang juga mengalami rembes oli atau kebocoran. Selain itu, beberapa bagian motor mulai longgar bahkan ada komponen yang sempat terlepas.
“Kalau quality memang agak kurang, baut-bautnya sudah mulai karatan,” ujar pengguna.
Bagian standar samping juga disebut sudah tidak bisa dilipat dengan normal akibat komponen yang mulai aus.
Sparepart dan Dealer Jadi Catatan
Kekurangan lain muncul pada sektor sparepart dan pelayanan dealer. Pengguna menyebut proses penggantian ban motor listrik ini lebih rumit dibanding motor biasa.
Kampas rem cakram juga tidak menggunakan ukuran umum sehingga harus dimodifikasi agar bisa dipasang.
Selain itu, layanan dealer disebut belum terlalu membantu ketika terjadi masalah pada pelek maupun ban motor.
Meski begitu, pengguna menilai Volta 401 masih cukup menarik sebagai motor listrik harian karena hemat biaya dan tidak membutuhkan bensin.
Saat ini motor tersebut sudah menempuh jarak sekitar 10.960 kilometer tanpa kendala besar pada sistem kelistrikan maupun baterai.
Dengan berbagai kelebihan dan kekurangannya, Volta 401 bisa menjadi pertimbangan bagi masyarakat yang ingin beralih ke motor listrik dengan biaya operasional murah.
Editor : M. Helmi Nurhisam