Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Hyundai Stargazer Cartenz X 2026 Dikritik Habis soal Desain, Tapi Fitur dan Interiornya Bikin Rival LSUV Minder

Fadhilah Salsa Bella • Jumat, 15 Mei 2026 | 06:45 WIB
Hyundai Stargazer Cartenz X 2026 dikritik soal desain, tapi fitur mewah dan interior modernnya jadi sorotan (Pinterest).
Hyundai Stargazer Cartenz X 2026 dikritik soal desain, tapi fitur mewah dan interior modernnya jadi sorotan (Pinterest).

RADAR TULUNGAGUNG - Hyundai Stargazer Cartenz X 2026 kembali menjadi sorotan setelah dibedah dalam review terbaru kanal otomotif. Mobil keluarga terbaru Hyundai ini menuai kritik tajam pada sektor desain eksterior, namun justru mendapat pujian besar untuk fitur, interior, dan teknologi yang dibawanya.

Hyundai sendiri menyebut Stargazer Cartenz dibuat khusus untuk pasar Indonesia. Namun, pernyataan tersebut justru dipertanyakan karena desain mobil dianggap belum mencerminkan selera mayoritas konsumen Tanah Air.

Dalam ulasan tersebut, reviewer menilai Hyundai terlalu memaksakan elemen desain mobil premium seperti Hyundai Palisade ke bodi Stargazer yang lebih kecil. Hasilnya, tampilan depan mobil dianggap terlalu ramai dan kurang proporsional.

“Depannya keren kalau dilihat sekilas, tapi begitu dilihat dari samping jadi aneh,” ujar reviewer dalam video tersebut.

Baca Juga: Mobil Rp50 Jutaan Terbaik 2025, Dari Xenia hingga Vios Bekas yang Bandel dan Irit, Cocok Buat Pemula Tak Mau Boncos

Desain Depan Hyundai Stargazer Cartenz Jadi Sorotan

Perubahan terbesar Hyundai Stargazer Cartenz memang terletak pada fascia depan dan belakang. Kap mesin kini dibuat lebih rata dan tinggi dibanding Stargazer generasi sebelumnya.

Di atas kertas, konsep tersebut sebenarnya ingin memberikan kesan SUV modern. Sayangnya, garis desain pilar A yang melandai membuat proporsi mobil dianggap kurang harmonis.

Bagian grill depan dengan aksen besar dan lampu berbentuk huruf H juga dinilai terlalu ramai. Meski begitu, reviewer tetap mengakui desain lampu proyektor terbaru Stargazer Cartenz terlihat futuristis dan modern.

Berbeda dengan bagian depan, desain belakang justru mendapat apresiasi positif. Hyundai disebut berhasil memperbaiki tampilan belakang Stargazer yang sebelumnya dianggap terlalu aneh.

Kini desain lampu belakang berbentuk H terlihat lebih clean, modern, dan menyatu dengan keseluruhan bodi mobil.

Interior Hyundai Stargazer Cartenz Justru Dipuji

Meski eksterior menuai kritik, bagian interior Hyundai Stargazer Cartenz justru disebut mengalami peningkatan sangat besar dibanding model sebelumnya.

Dashboard kini tampil lebih modern dengan desain menyatu ala Hyundai Kona terbaru. Panel instrumen digital dan head unit dibuat terintegrasi sehingga memberi kesan futuristis.

Material interior memang belum sepenuhnya soft touch, namun detail stitching dan finishing dinilai membuat kabin terasa jauh lebih premium dibanding rival di kelas LMPV dan LSUV.

Panel AC digital dengan haptic feedback juga menjadi nilai tambah. Hyundai tetap mempertahankan tombol fisik sehingga pengoperasian fitur tetap praktis saat berkendara.

Selain itu, mobil ini sudah dilengkapi wireless charger, USB Type-A dan USB Type-C, electronic parking brake, auto hold hingga captain seat di baris kedua.

“Minor improvement di interior ini justru bikin mobil terasa jauh lebih fresh dan modern,” ungkap reviewer.

Baca Juga: Mobil Bekas Murah 2025 Diburu, BMW 320i Langka KM 28 Ribu hingga Honda CR-V Rp100 Jutaan Bikin Netizen Tergiur

Stargazer Cartenz X Jadi Versi Paling Canggih

Untuk varian Hyundai Stargazer Cartenz X, peningkatannya bahkan lebih signifikan. Kursi pengemudi kini sudah full electric seat dan tersedia ventilated seat yang masih jarang ditemukan di kelas LSUV.

Perubahan lain terlihat pada penggunaan shift by wire transmission seperti Hyundai Ioniq 5 dan Kona. Konsol tengah pun menjadi lebih lega dan modern.

Tak hanya itu, Stargazer Cartenz X kini dibekali kamera 360 derajat, paddle shift, built-in navigation system, hingga Hyundai SmartSense terbaru.

Fitur adaptive cruise control dengan stop and go juga menjadi sorotan utama. Teknologi ini memungkinkan mobil mengikuti arus lalu lintas secara otomatis saat macet.

“Mobil bisa maju sendiri mengikuti traffic, pengemudi tinggal standby di rem,” jelas reviewer.

Baca Juga: Mobil Sedan Bekas 90-an Masih Diburu, Ini Daftar Sedan Timeless Rp50 Jutaan yang Desainnya Tak Kalah dari Mobil Baru

Mesin Masih Sama, Tapi Tetap Fun to Drive

Untuk performa, Hyundai Stargazer Cartenz masih menggunakan mesin 1.500 cc Smartstream dengan transmisi IVT khas Hyundai.

Mesin tersebut menghasilkan tenaga 115 PS dan torsi 143,8 Nm. Meski spesifikasinya tidak berubah, karakter berkendaranya tetap mendapat banyak pujian.

Reviewer menyebut Stargazer menjadi salah satu mobil paling fun to drive di kelasnya karena respons tenaga dan torsinya terasa sigap dibanding rival-rival lain.

Respons transmisi IVT juga dinilai cukup halus dan agresif saat dibutuhkan, membuat mobil nyaman digunakan di perkotaan maupun perjalanan luar kota.

Jadi LSUV Paling Mahal di Kelasnya

Dengan seluruh pembaruan fitur dan teknologi tersebut, Hyundai Stargazer Cartenz X kini resmi menjadi salah satu LSUV termahal di segmennya.

Harga jualnya sudah menyentuh Rp400 jutaan atau lebih mahal sekitar Rp30 jutaan dibanding beberapa rival utama.

Meski begitu, Hyundai dianggap berhasil menawarkan paket teknologi, kenyamanan, dan fitur premium yang sulit ditandingi kompetitor lain di kelas LSUV Indonesia.

Kini keputusan kembali kepada konsumen, apakah desain kontroversial Hyundai Stargazer Cartenz X masih bisa ditebus dengan fitur dan kenyamanan yang ditawarkan.

Baca Juga: Rekomendasi Mobil Bekas Rp50 Jutaan Terbaik 2025, Ada Avanza, Honda Jazz hingga Nissan March yang Irit dan Bandel

Editor : Fadhilah Salsa Bella
#fitur Hyundai Stargazer #Hyundai Stargazer 2026 #Hyundai Stargazer Cartenz X #LSUV Hyundai #Review Stargazer Cartenz