BLITAR KAWENTAR - Isuzu Panther LS 2004 automatic kembali menarik perhatian pasar mobil diesel bekas. Melalui kanal YouTube Evolution Garasi Panther, satu unit Panther LS warna silver ditawarkan dengan kondisi yang diklaim masih sangat istimewa dan mayoritas cat orisinal.
Mobil diesel legendaris tersebut dijual dengan harga Rp119 juta dan masih bisa dinego setelah calon pembeli melihat langsung kondisi unit di lokasi showroom Sukoharjo, Jawa Tengah.
Dalam video review berdurasi panjang itu, penjual menjelaskan detail kondisi mobil secara menyeluruh mulai dari eksterior, interior, kaki-kaki, hingga ruang mesin. Review detail seperti ini disebut sengaja dilakukan agar pembeli dari luar kota bisa mengetahui kondisi unit secara transparan.
Isuzu Panther LS 2004 automatic sendiri dikenal sebagai salah satu varian premium Panther generasi kapsul yang kini mulai langka di pasar mobil bekas.
Cat Masih 85 Persen Orisinal
Pada bagian eksterior, penjual menyebut cat mobil masih sekitar 85 persen orisinal dengan warna silver favorit. Mobil berpelat AD Sukoharjo itu juga memiliki pajak aktif hingga Juli dan masa berlaku plat sampai 2027.
“Gap body dari atas ke bawah masih sangat presisi, tidak terlalu rapat dan tidak terlalu longgar,” ujar pemilik showroom dalam video tersebut.
Bagian lampu depan masih menggunakan komponen original Ichikoh dan Sein Seugo bawaan pabrik. Grill, fog lamp, hingga bumper juga disebut masih utuh tanpa kerusakan berarti.
Meski demikian, penjual mengakui kap mesin dan bumper depan pernah mengalami repaint ringan. Namun ia memastikan mobil tidak memiliki riwayat kecelakaan berat.
“Kalau ada repaint kita bilang repaint, kalau ori kita bilang ori,” katanya.
Velg bawaan pabrik ukuran ring 15 juga masih dipertahankan. Ban depan dan belakang disebut masih sangat tebal, sekitar 90 persen dengan produksi tahun 2016 dan 2018.
Interior Bersih dan Kabin Masih Senyap
Masuk ke bagian interior, kondisi kabin Panther LS 2004 ini disebut masih sangat terawat. Door trim, dashboard, plafon, hingga jok masih terlihat rapi dan minim kerusakan.
Jok depan dan belakang diklaim masih menggunakan busa asli yang belum kempes. Fabrik jok juga disebut masih bersih tanpa bekas rokok maupun tanda-tanda bekas banjir.
Menariknya, keempat pintu mobil telah dilengkapi peredam tambahan sehingga kabin terasa lebih senyap saat digunakan berkendara.
Dashboard mobil juga masih terlihat pekat dengan tekstur “kulit jeruk” yang disebut menjadi tanda interior belum mengalami pemakaian berat.
Selain itu, head unit audio sudah menggunakan merek Pioneer dan mobil turut dilengkapi turbo timer original.
Mesin Diesel Diklaim Kering dan Halus
Bagian mesin menjadi salah satu fokus utama dalam review tersebut. Penjual menjelaskan ruang mesin masih terlihat segar dan minim rembesan oli.
Radiator disebut masih bawaan asli tahun 2004, sementara turbo, pompa power steering, hingga kompresor AC diklaim dalam kondisi kering.
Saat mesin dinyalakan, suara diesel Panther terdengar halus dan stabil. Mobil juga disebut langsung hidup hanya dengan sekali starter.
Kilometer kendaraan tercatat sekitar 112 ribu kilometer. Penjual mengklaim angka tersebut sesuai dengan kondisi fisik mobil yang masih sangat terawat.
Dalam video itu, pemilik showroom juga memberikan edukasi terkait ciri-ciri mesin diesel “ngobos”. Ia menjelaskan bahwa asap tipis pada tutup oli masih dianggap normal selama tidak keluar asap pekat maupun percikan oli berlebihan.
Isuzu Panther Automatic Masih Banyak Dicari
Meski produksi Isuzu Panther sudah dihentikan, permintaan terhadap Panther bekas terutama varian automatic masih cukup tinggi di pasar mobil diesel Indonesia.
Selain terkenal irit solar dan tangguh, Panther automatic juga menawarkan kenyamanan lebih untuk penggunaan harian maupun perjalanan jauh.
Varian LS sendiri termasuk salah satu tipe favorit karena memiliki fitur lebih lengkap dibanding tipe standar. Apalagi unit dengan kondisi orisinal dan minim bekas kecelakaan kini semakin sulit ditemukan.
Dengan kondisi yang diklaim super istimewa, Isuzu Panther LS 2004 automatic ini menjadi salah satu pilihan menarik bagi pecinta mobil diesel lawas di Indonesia.
Editor : Fadhilah Salsa Bella