Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Mazda 2 Bekas 2015 Sudah Tempuh 183 Ribu Km, Masih Nyaman dan Irit? Ini Fakta Biaya Perawatan serta Penyakitnya

M. Helmi Nurhisam • Jumat, 15 Mei 2026 | 22:06 WIB
Mazda 2 bekas 2015 tembus 183 ribu km masih nyaman dipakai. Simak biaya perawatan, konsumsi BBM, dan penyakitnya. (Pinterest)
Mazda 2 bekas 2015 tembus 183 ribu km masih nyaman dipakai. Simak biaya perawatan, konsumsi BBM, dan penyakitnya. (Pinterest)

Blitar Kawentar – Mobil hatchback bekas masih menjadi incaran banyak konsumen yang ingin tampil beda tanpa harus membeli mobil LCGC. Salah satu yang kembali ramai dibahas adalah Mazda 2 bekas, terutama setelah muncul pengalaman pemilik yang sudah memakai mobil ini hingga menembus 183 ribu kilometer.

Dalam sebuah ulasan di kanal YouTube otomotif, Mazda 2 tahun 2015 tersebut dibedah mulai dari kondisi mesin, kaki-kaki, transmisi, hingga biaya perawatan yang selama ini sering dianggap mahal oleh masyarakat. Hasilnya cukup mengejutkan karena mobil ini ternyata masih nyaman dipakai harian meski odometernya sudah tinggi.

Mazda 2 bekas sendiri selama ini kerap mendapat stigma sebagai mobil yang rewel, banyak masalah elektrikal, hingga biaya servis yang mahal. Namun pemilik mobil tersebut justru mengaku pengalaman pemakaiannya masih tergolong aman dan nyaman selama dirawat dengan benar.

Baca Juga: Suzuki Karimun Wagon R AGS 2016 Masih Jadi Rebutan, Mobil Matic Irit Harga Murah Cocok untuk Harian

Ban dan Kaki-Kaki Jadi Sorotan

Sebelum membahas kondisi mobil secara keseluruhan, pemilik terlebih dahulu mengganti ban karena kondisinya sudah botak bahkan sobek di salah satu sisi. Mazda 2 itu akhirnya memakai ban Hankook Ventus Prime dengan ukuran lebih lebar dibanding bawaan pabrik.

Menurut pemilik, penggunaan ban baru langsung membuat bantingan lebih nyaman dan setir terasa lebih ringan. Mobil juga kembali stabil setelah dilakukan spooring dan balancing.

Meski demikian, sektor kaki-kaki tetap menjadi salah satu kelemahan Mazda 2. Pemilik mengaku saat mobil berada di kilometer 160 ribuan sudah melakukan pembenahan kaki-kaki dengan biaya jutaan rupiah. Setelah dipakai lagi hingga 183 ribu kilometer, mulai muncul bunyi kecil di bagian depan dan belakang.

“Memang agak manja di kaki-kaki, tapi bunyinya masih minor dan enggak sampai mengganggu,” ungkapnya.

Mesin dan Transmisi Masih Halus

Salah satu hal yang paling menarik dari Mazda 2 bekas ini adalah kondisi mesin dan transmisi otomatisnya yang masih sehat. Meski sudah menempuh perjalanan sangat tinggi, perpindahan gigi dinilai masih halus dan responsif.

Mode sport dan paddle shift juga masih berfungsi normal. Mobil tetap terasa sporty dengan karakter setir yang disebut sangat presisi khas filosofi Jinba Ittai milik Mazda.

Pengemudi mengaku sensasi berkendaranya masih menjadi nilai jual utama Mazda 2 dibanding hatchback lain di kelasnya. Setir terasa ringan namun tetap memiliki feedback yang baik sehingga mobil nyaman dipakai santai maupun agresif.

Selain itu, konsumsi BBM juga masih tergolong irit. Berdasarkan MID, mobil mencatat rata-rata konsumsi sekitar 12 km per liter untuk pemakaian kombinasi.

AC Masih Sangat Dingin

Di sektor kenyamanan, AC Mazda 2 ini juga mendapat pujian. Meski mobil sudah berumur lebih dari 10 tahun, pendingin kabin masih sangat dingin dan tidak mengalami kendala besar.

Pemilik hanya pernah mengganti kondensor dan extra fan dengan biaya sekitar Rp4 jutaan karena tarikan mobil terasa berat. Setelah penggantian tersebut, AC kembali dingin maksimal.

“Dingin banget sampai dingin gigit,” katanya.

Fitur lain seperti head unit, tombol audio steering switch, electric steering, hingga sistem elektrikal juga masih berfungsi normal.

Baca Juga: Review 6 Bulan Suzuki Karimun Wagon R 2025, Ternyata Irit Tapi Punya Kekurangan di Interior dan Kenyamanan

Interior Masih Solid, Tapi Kabin Belakang Sempit

Secara desain, Mazda 2 2015 dinilai masih modern dan tidak terlihat tua. Material interior juga masih cukup awet meski usia mobil sudah 10 tahun.

Namun ada satu kekurangan yang cukup terasa, yakni ruang kabin belakang yang sempit. Leg room dan head room dinilai kurang lega terutama untuk penumpang bertubuh tinggi.

Bagasi juga tidak terlalu besar sehingga mobil ini lebih cocok dipakai anak muda atau keluarga kecil dibanding mobil untuk kebutuhan angkut barang.

Biaya Perawatan Ternyata Tidak Semahal Isu

Pemilik mengungkapkan selama pemakaian dari 160 ribu km hingga 183 ribu km, pengeluaran terbesar hanya terjadi di kaki-kaki, aki khusus i-Stop, serta penggantian kondensor AC.

Aki bawaan Mazda dengan fitur i-Stop bahkan mencapai sekitar Rp3 jutaan. Namun selebihnya, mobil disebut minim masalah besar.

Menurutnya, stigma Mazda sebagai mobil rewel sebenarnya tergantung dari riwayat perawatan pemilik sebelumnya. Unit yang dirawat rutin dan memiliki catatan servis lengkap justru bisa tetap nyaman dipakai hingga ratusan ribu kilometer.

“Kalau dirawat benar, Mazda itu enggak serewel yang orang bilang,” ujarnya.

Editor : M. Helmi Nurhisam
#Mazda 2 2015 #hatchback bekas murah #Mazda 2 Bekas #biaya perawatan Mazda 2 #Mazda 2 automatic