TULUNGAGUNG - Sebagai suksesor dari seri yang sempat menyandang gelar smartphone terbaik di kelasnya, kehadiran Infinix Note 50 tentu memicu ekspektasi tinggi, terutama bagi para pecinta game atau gamers dengan bujet terbatas. Namun, hasil pengujian terbaru dalam menjalankan game berat Genshin Impact menunjukkan performa yang cukup mengejutkan sekaligus menjadi catatan bagi calon pembeli.
Meskipun di atas kertas menggunakan chipset MediaTek Helio G100 terbaru dengan RAM 8GB dan Android 15, performa nyata yang dihasilkan saat "penyiksaan" game besutan HoYoverse ini terasa belum maksimal. Apakah ini masalah optimasi software atau memang limitasi hardware? Berikut ulasan lengkapnya.
Pengaturan Grafis dan Performa Awal
Dalam pengujian ini, Infinix Note 50 disetel pada mode performa dengan pengaturan grafis Lowest (rata kiri) pada 60 FPS. Di menit-menit awal, ponsel ini sebenarnya masih mampu menyentuh angka 40 hingga 50 FPS saat karakter hanya sekadar berjalan-jalan. Layar AMOLED-nya pun memberikan nilai plus karena grafis tetap terlihat tajam dan memanjakan mata meski pada pengaturan terendah.
Namun, kendala mulai terasa saat memasuki fase pertempuran (battle). Angka FPS langsung merosot ke kisaran 30-an. Responsivitas layar dan kualitas audio dari speaker stereo JBL memang patut diacungi jempol, namun kestabilan frame rate menjadi isu utama yang membayangi pengalaman bermain.
Isu Frame Drop saat Suhu Mulai Naik
Setelah bermain lebih dari 12 menit, suhu perangkat mulai merangkak naik hingga menyentuh 43,8 derajat Celcius. Seiring dengan meningkatnya suhu, terjadi penurunan performa yang cukup signifikan. Saat berada di wilayah Mondstadt atau ketika banyak efek ledakan muncul, frame rate bisa anjlok hingga ke angka 20-23 FPS.
Hal ini cukup disayangkan mengingat pendahulunya, Infinix Note 40, mampu menjaga rata-rata FPS yang lebih tinggi di kondisi serupa. Pada Infinix Note 50, rata-rata FPS yang didapat selama 20 menit bermain hanya bertengger di angka 35,1 FPS. Terlihat jelas dalam grafik performa bahwa ponsel ini kesulitan menjaga konsistensi di atas 40 FPS setelah mesin mulai panas.
Efisiensi Baterai yang Patut Diapresiasi
Di balik performa gaming yang terasa "tertahan", Infinix Note 50 menunjukkan keunggulan dalam hal manajemen daya. Bermain Genshin Impact selama 20 menit hanya menguras baterai sekitar 4%, dari angka 98% turun ke 94%. Ini membuktikan bahwa chipset Helio G100 dan optimasi XOS 15 sangat efisien untuk urusan penggunaan jangka panjang.
Kesimpulan: Butuh Sentuhan Update Software
Secara keseluruhan, Infinix Note 50 tetap playable untuk memainkan Genshin Impact di kelas harga Rp2 jutaan, asalkan pengguna tidak keberatan dengan frame drop saat terjadi pertempuran intens. Dibandingkan seri sebelumnya, Note 50 seolah masih "malu-malu" dalam mengeluarkan potensi maksimal dari Helio G100.
Besar harapan para pengguna agar Infinix segera merilis pembaruan perangkat lunak (software update) untuk mengoptimalkan manajemen suhu dan performa, agar ponsel yang sudah memiliki build quality mewah ini juga bisa memiliki performa yang sama gacornya.
Editor : Natasha Eka Safrina