Blitar Kawentar – Toyota Yaris bekas masih menjadi salah satu hatchback favorit anak muda dan pekerja kantoran di Indonesia. Desain sporty, performa responsif, hingga biaya perawatan yang relatif murah membuat mobil ini tetap diminati meski usianya tidak lagi muda.
Dalam sebuah ulasan di kanal YouTube FS Entertainment, pemilik Toyota Yaris membagikan pengalaman menggunakan mobil tersebut selama tujuh tahun sejak 2017. Dari pengalaman panjang itu, muncul sejumlah kelebihan dan kekurangan Toyota Yaris yang bisa menjadi pertimbangan sebelum membeli unit bekasnya.
Toyota Yaris dikenal sebagai hatchback dengan karakter sporty dan nyaman dipakai harian. Bahkan, menurut pengulas, mobil ini masih terasa relevan dipakai pada 2025 karena desainnya dianggap timeless dan performanya tetap menyenangkan.
Akselerasi Toyota Yaris Dinilai Responsif
Salah satu keunggulan utama Toyota Yaris ada pada sektor performa mesin. Pengguna menyebut mobil ini memiliki akselerasi yang responsif sejak putaran bawah hingga menengah.
Tenaga mobil terasa ringan saat dipakai berakselerasi dari kecepatan rendah hingga tinggi. Karakter tersebut membuat Yaris cocok bagi pengemudi yang menyukai sensasi berkendara agresif di jalan perkotaan maupun tol.
“Nap asnya panjang banget mobil ini,” ujar pemilik dalam ulasan videonya.
Selain itu, handling Toyota Yaris juga dianggap stabil. Karakter bodi hatchback yang rendah membuat mobil terasa anteng saat melaju di kecepatan tinggi. Bahkan pada kecepatan 120 hingga 140 km/jam, mobil disebut tetap stabil dan tidak mudah limbung.
Minim Perawatan Selama 7 Tahun
Kelebihan lain Toyota Yaris terletak pada sektor durabilitas mesin. Selama tujuh tahun pemakaian, pemilik mengaku tidak pernah mengalami kerusakan besar seperti turun mesin atau penggantian radiator.
Perawatan yang dilakukan hanya sebatas komponen konsumabel seperti kampas rem, aki, lampu, dan penggantian oli rutin. Mesin Yaris dinilai terkenal bandel karena menggunakan basis mesin yang juga dipakai Toyota Vios.
Mesin tersebut sebelumnya telah terbukti tangguh digunakan armada taksi dengan jam operasional tinggi setiap hari. Faktor inilah yang membuat banyak orang masih percaya dengan reliabilitas Toyota Yaris bekas.
Selain awet, biaya servis dan perawatan dinilai masih cukup terjangkau dibanding beberapa hatchback lain di kelasnya.
Desain Sporty dan Kabin Stylish
Toyota Yaris generasi “Lele” dan “Heykers” juga dianggap memiliki desain yang tetap modern meski usia mobil sudah cukup lama. Tampilan eksterior sporty membuat mobil ini masih cocok dipakai anak muda.
Varian TRD bahkan sudah dibekali fitur modern seperti engine start stop button, dashboard bernuansa hitam, hingga desain jok sporty beraksen merah.
Interior mobil juga dinilai memberi kesan lebih mewah dibanding beberapa mobil LCGC di rentang harga serupa. Karena itu, Yaris bekas sering dianggap lebih menarik dibanding membeli mobil murah baru.
Kekurangan Toyota Yaris Bekas
Meski punya banyak kelebihan, Toyota Yaris ternyata memiliki beberapa kekurangan yang cukup terasa dalam penggunaan harian.
Kekurangan pertama ada pada radius putar yang dinilai kurang baik. Pengguna mengaku mobil ini cukup sulit dipakai bermanuver di gang sempit atau saat putar balik.
Karakter setir membuat pengemudi sering harus maju-mundur ketika melakukan putaran di jalan kecil. Hal ini berbeda dengan MPV seperti Toyota Innova yang disebut lebih mudah bermanuver.
Selain itu, ground clearance yang rendah menjadi kelemahan lain Toyota Yaris. Mobil ini kurang cocok digunakan di daerah rawan banjir atau jalan rusak berbatu.
Suspensi Yaris juga terasa lebih keras dibanding mobil keluarga seperti Innova. Karena itu, hatchback ini dinilai lebih cocok untuk jalan perkotaan yang mulus dibanding medan rusak atau semi off-road.
Konsumsi BBM dan Harga Bekas Masih Menarik
Dalam penggunaan harian, konsumsi BBM Toyota Yaris disebut berada di kisaran 1:13,5. Angka tersebut dianggap cukup standar untuk hatchback bermesin 1.500 cc.
Meski tidak seirit mobil LCGC, performa dan kenyamanan yang ditawarkan Yaris dianggap masih sepadan. Terlebih harga Toyota Yaris bekas saat ini sudah turun di bawah Rp200 juta untuk tipe tertinggi.
Dengan harga tersebut, konsumen sudah bisa mendapatkan fitur lengkap dan tampilan yang lebih premium dibanding mobil murah baru.
Karena itu, Toyota Yaris bekas masih menjadi pilihan menarik bagi anak muda maupun pekerja kantoran yang menginginkan hatchback sporty dengan performa responsif dan perawatan minim.
Editor : M. Helmi Nurhisam