Blitar Kawentar – Toyota Yaris Bakpau masih menjadi salah satu hatchback bekas favorit di Indonesia. Desainnya yang elegan, mesin bandel, dan konsumsi BBM irit membuat mobil ini tetap diburu meski usianya sudah lebih dari satu dekade.
Namun di balik berbagai kelebihannya, Toyota Yaris Bakpau ternyata memiliki beberapa kekurangan yang cukup mengganggu bagi sebagian pengguna. Bahkan, beberapa poin ini membuat calon pembeli lebih memilih rival utamanya, yakni Honda Jazz.
Bagi yang sedang mencari hatchback bekas di kisaran Rp100 jutaan, memahami kekurangan Toyota Yaris Bakpau menjadi hal penting sebelum memutuskan membeli unit second. Sebab mobil ini memang punya karakter yang tidak cocok untuk semua orang.
Kabin Sempit Dibanding Honda Jazz
Kekurangan pertama dari Toyota Yaris Bakpau adalah ukuran kabinnya yang terasa sempit. Meski sama-sama bermain di segmen hatchback kompak, ruang interior Yaris dinilai kalah lega dibanding Honda Jazz.
Baca Juga: Harga Bekas Masih Masuk Akal, Ini Alasan Toyota Yaris Bakpau 2009 Tetap Diburu meski Usia 15 Tahun
Desain bodi yang membulat membuat ruang kepala dan area kaki terasa lebih terbatas. Posisi duduk pengemudi juga dianggap kurang ergonomis bagi sebagian orang karena terasa agak nanggung saat berkendara.
Bahkan untuk penumpang belakang, ruang kepala atau headroom terasa cukup rendah. Penumpang dengan postur tinggi bisa merasa plafon mobil terlalu dekat dengan kepala.
Selain itu, kapasitas bagasinya juga tergolong kecil untuk ukuran hatchback. Jika dibandingkan Honda Jazz yang terkenal fleksibel dan lega, bagasi Yaris Bakpau terasa setara city car kelas bawah.
Meski begitu, kursi belakang mobil ini memiliki sandaran yang lebih rebah sehingga tetap cukup nyaman untuk perjalanan dalam kota.
Material Interior Terasa Murahan
Kekurangan kedua ada pada kualitas material interiornya. Banyak pengguna menilai dashboard dan trim kabin Toyota Yaris generasi pertama terasa terlalu sederhana dan kurang premium.
Sebagian besar material masih menggunakan plastik keras dengan tekstur kasar. Desain dashboard juga terlihat sangat polos dan datar sehingga memberi kesan jadul di era sekarang.
Salah satu bagian yang paling sering mendapat kritik adalah desain instrumen cluster di tengah dashboard. Selain posisinya dianggap kurang ergonomis, tampilannya juga dinilai kurang jelas saat terkena sinar matahari.
Posisi panel meter yang tegak lurus ke belakang membuat pengemudi harus sedikit mengalihkan pandangan untuk melihat informasi kecepatan kendaraan. Hal ini berbeda dengan Honda Jazz yang instrumen clusternya lebih mengarah ke sisi pengemudi.
Meski unik dan futuristis pada zamannya, desain tersebut kini dianggap mulai ketinggalan zaman oleh sebagian pengguna mobil bekas.
Suara Mesin dan Setir Kurang Memuaskan
Kekurangan ketiga yang cukup sering dikeluhkan adalah karakter suara mesin dan handling-nya. Meski menggunakan mesin 1NZ-FE yang terkenal bandel dan responsif di putaran bawah, suara mesin Yaris Bakpau dianggap kurang halus.
Saat pedal gas diinjak lebih dalam, terdengar suara dengung yang masuk ke kabin. Sebagian pengguna menyebut suara tersebut mirip knalpot bocor meski sebenarnya itu karakter bawaan mobil.
Bunyi dengung itu menjadi salah satu alasan beberapa orang merasa kurang nyaman saat berkendara jarak jauh. Apalagi peredaman kabin mobil ini juga tidak terlalu istimewa.
Selain itu, karakter setirnya dinilai agak berat tetapi tidak memberikan handling sepresisi Honda Jazz. Sensasi berkendaranya terasa lebih hambar dan kurang sporty.
Namun di sisi lain, karakter tenaga Toyota Yaris Bakpau justru unggul untuk pemakaian dalam kota. Torsi bawahnya terasa responsif sehingga mobil nyaman dipakai stop and go di jalan perkotaan.
Tetap Menarik untuk Harian
Walaupun memiliki sejumlah kekurangan, Toyota Yaris Bakpau tetap menawarkan banyak kelebihan yang membuatnya layak dipertimbangkan.
Mobil ini terkenal irit BBM, spare part melimpah, serta biaya perawatannya relatif murah karena berbagi banyak komponen dengan Toyota Vios.
Selain itu, mesin 1NZ-FE juga dikenal awet dan minim masalah besar. Tak heran jika Yaris Bakpau masih cukup diminati di pasar mobil bekas hingga sekarang.
Bagi calon pembeli, hal terpenting adalah memahami karakter mobil ini sejak awal. Jika bisa menerima kabin yang sempit, material interior sederhana, dan suara mesin yang khas, maka Yaris Bakpau tetap menjadi hatchback bekas yang menarik untuk penggunaan harian.
Editor : M. Helmi Nurhisam