JAKARTA - Pasar hatchback bekas di bawah Rp100 jutaan masih menjadi incaran banyak konsumen yang mencari mobil praktis, irit BBM, dan nyaman dipakai harian. Selain dimensinya kompak untuk penggunaan dalam kota, hatchback juga dikenal punya handling lincah dan biaya perawatan relatif terjangkau.
Di tengah harga mobil baru yang semakin mahal, sejumlah hatchback lawas keluaran 2010-an kini bisa dimiliki dengan harga jauh lebih murah. Menariknya, beberapa model menawarkan fitur lengkap, kabin lega, hingga konsumsi BBM yang sangat irit.
Bagi pencari mobil bekas murah, memilih hatchback di bawah Rp100 jutaan tentu harus mempertimbangkan faktor kenyamanan, sparepart, serta biaya perawatan agar tidak menyesal setelah membeli.
Berikut lima rekomendasi hatchback bekas di bawah Rp100 jutaan yang masih layak dipakai harian pada 2025.
Nissan March Cocok untuk Pemula
Pilihan pertama datang dari Nissan March. Hatchback mungil ini cocok untuk pengguna pemula maupun pengendara wanita karena dimensinya kompak dan mudah dikendalikan.
Nissan March tersedia dalam pilihan mesin 1.200 cc dan 1.500 cc. Varian 1.200 cc memakai mesin HR12DE 3 silinder yang juga digunakan Datsun Go, sedangkan versi 1.500 cc menggunakan mesin HR15DE milik Grand Livina.
Keunggulan utama Nissan March ada pada kabin yang cukup lega, terutama headroom yang terasa lapang dibanding rival sekelasnya. Radius putarnya kecil sehingga sangat nyaman dipakai di jalan sempit dan area parkir.
Varian tertinggi juga sudah dilengkapi fitur modern seperti push start stop engine, AC digital, ABS, dual airbag, hingga vehicle stability control untuk mesin 1.500 cc.
Namun kekurangan Nissan March ada pada harga sparepart yang relatif mahal khas mobil Nissan. Selain itu, peredaman kabinnya juga kurang maksimal sehingga suara luar cukup terdengar saat berkendara.
Harga Nissan March bekas saat ini berada di kisaran Rp70-90 jutaan tergantung tahun dan kondisi.
Mazda2 Non Skyactiv Punya Handling Sporty
Bagi yang suka sensasi berkendara sporty, Mazda2 bisa menjadi pilihan menarik.
Mazda2 generasi lama ini diproduksi antara 2009 hingga 2014 dengan mesin MZR DOHC 1.500 cc bertenaga 103 horsepower. Karakter mobilnya terkenal lincah dengan posisi duduk ergonomis yang cocok untuk pengemudi yang senang menyetir sendiri.
Desain eksterior Mazda2 juga masih terlihat modern hingga sekarang. Interiornya terasa lebih mewah dibanding rival di kelasnya dengan fitur seperti audio steering switch, electric mirror retract, hingga built-in head unit.
Baca Juga: Jalur Domisili SPMB Tahun Ini di Kota Blitar Dominasi Kuota, Begini Penjelasan Dispendik
Kelebihan lainnya ada pada handling yang stabil serta kualitas peredaman kabin yang cukup baik. Namun suspensinya terasa agak keras dan ruang kaki penumpang belakang tergolong sempit.
Selain itu, biaya perawatan dan harga sparepart Mazda2 dikenal lebih mahal dibanding hatchback Jepang lainnya.
Di pasar mobil bekas, Mazda2 non Skyactiv kini dijual di kisaran Rp70-100 jutaan.
Mitsubishi Mirage Andalkan Irit BBM
Pilihan berikutnya adalah Mitsubishi Mirage yang terkenal sangat irit bahan bakar.
Mobil ini memakai mesin 1.200 cc 3 silinder dengan teknologi MIVEC dan transmisi CVT. Konsumsi BBM-nya bisa mencapai sekitar 1:20 untuk penggunaan normal, membuatnya cocok untuk harian di perkotaan.
Baca Juga: 4 MPV Bekas Murah Rasa Mobil Premium, Innova hingga Wuling Cortez Masih Mewah dan Nyaman
Mitsubishi Mirage juga punya radius putar kecil, visibilitas luas, dan posisi duduk nyaman. Varian tertinggi sudah dilengkapi push start button, AC digital auto climate, serta tombol audio di setir.
Namun karakter suspensinya cukup limbung saat dipakai menikung dalam kecepatan tinggi. Selain itu, peredaman kabin juga kurang baik sehingga suara luar cukup masuk ke dalam.
Harga bekas Mitsubishi Mirage pre facelift saat ini berada di kisaran Rp80 jutaan.
Karimun Estilo Tetap Jadi City Car Murah
Untuk pencari city car murah dan praktis, Suzuki Karimun Estilo masih menjadi pilihan menarik.
Mobil ini menggunakan mesin K10B 1.000 cc 3 silinder yang sama dengan Suzuki Wagon R. Konsumsi BBM sangat irit dan biaya perawatan juga relatif murah.
Karimun Estilo facelift memiliki fitur cukup lengkap seperti power window empat pintu, electric mirror, dan AC dengan pengaturan lengkap. Visibilitas luas serta jok yang nyaman juga menjadi nilai tambah.
Namun beberapa sparepart seperti headlamp dan komponen suspensi masih tergolong mahal karena harus impor dari India.
Harga Suzuki Karimun Estilo facelift bekas kini berada di kisaran Rp50-70 jutaan.
Toyota Etios Valco Tawarkan Kabin Lega
Pilihan terakhir datang dari Toyota Etios Valco yang menawarkan kenyamanan khas Toyota dengan harga terjangkau.
Etios Valco menggunakan mesin 1.200 cc 3NR-FE yang juga dipakai Toyota Agya dan Calya sehingga sparepart mesin cukup melimpah. Konsumsi BBM dalam kota mencapai sekitar 11 km/liter.
Keunggulan utama mobil ini ada pada kabin yang lega, suspensi empuk, dan posisi duduk nyaman. Bagasinya juga lebih luas dibanding city car sekelas.
Varian tertinggi sudah dilengkapi ABS, EBD, electric mirror, audio double din, hingga tombol audio di setir.
Meski begitu, desainnya dianggap kurang menarik sehingga penjualannya dulu tidak terlalu bagus. Selain itu, Etios Valco hanya tersedia dalam transmisi manual.
Harga bekas Toyota Etios Valco saat ini berada di kisaran Rp70-80 jutaan.
Hatchback Bekas Masih Menarik untuk Harian
Dengan budget di bawah Rp100 jutaan, konsumen masih punya banyak pilihan hatchback bekas yang nyaman dan irit BBM. Nissan March cocok untuk pemula, Mazda2 unggul di handling, Mirage terkenal hemat bahan bakar, Karimun Estilo murah dirawat, sedangkan Etios Valco menawarkan kabin lega khas Toyota.
Calon pembeli tetap disarankan memeriksa kondisi mobil secara detail sebelum membeli agar mendapatkan unit terbaik dan minim perbaikan.
Editor : Novica Satya Nadianti