Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Honda Brio RS Bekas Tetap Jadi Raja LCGC, Tampang Sporty dan Harga Jual Stabil Bikin Avanza Tersalip

Novica Satya Nadianti • Selasa, 19 Mei 2026 | 21:09 WIB
Honda Brio RS bekas tetap jadi mobil favorit karena irit, sporty, harga stabil, dan unggul di segmen LCGC Indonesia.
( screenshot youtube )
Honda Brio RS bekas tetap jadi mobil favorit karena irit, sporty, harga stabil, dan unggul di segmen LCGC Indonesia. ( screenshot youtube )

 
JAKARTA - Honda Brio RS bekas masih menjadi salah satu mobil paling diminati di pasar otomotif Indonesia. Bahkan, penjualannya terus bersaing ketat dengan Toyota Avanza yang selama bertahun-tahun dikenal sebagai mobil terlaris nasional.

Dalam ulasan otomotif terbaru, Honda Brio disebut sukses mempertahankan popularitas karena memiliki desain stylish yang tidak terlihat murahan meski masuk kategori Low Cost Green Car (LCGC). Faktor inilah yang membuat Brio tetap menjadi tulang punggung penjualan Honda di Indonesia.

Persaingan mobil terlaris nasional kini disebut semakin ketat antara Toyota Avanza dan Honda Brio. Berbeda dengan Avanza yang memiliki banyak rival di kelas MPV, Honda Brio dinilai masih unggul di segmen city car LCGC karena pesaing utamanya hanya Toyota Agya dan Daihatsu Ayla.

Baca Juga: Alva One Motor Listrik Semakin Populer, Cocok untuk Anak Muda yang Cari Kendaraan Modern dan Irit

Honda Brio Punya Tampilan Lebih Mahal

Salah satu alasan utama Honda Brio laris adalah desainnya yang dianggap lebih premium dibanding mobil LCGC lain. Tampilan depan, samping, hingga belakang disebut memiliki aura hatchback modern yang cocok untuk anak muda.

Perubahan terbesar terjadi pada desain belakang generasi terbaru. Jika model lama menggunakan pintu bagasi full kaca, versi facelift kini memakai desain yang lebih modern dan dianggap memberi kesan mahal.

Reviewer menyebut Honda Brio RS memiliki tampilan yang lebih sporty dibanding Brio Satya. Perbedaannya terlihat pada velg, desain bumper, hingga detail interior yang mendapat sentuhan warna merah dan oranye khas RS.

Meski begitu, Brio Satya tetap menjadi pilihan menarik karena masuk kategori LCGC sehingga harganya lebih murah dibanding Brio RS.

Baca Juga: Alva One Motor Listrik Jadi Sorotan, Teknologi Modern dan Biaya Hemat Bikin Pengguna Tertarik

Mesin 1.200 CC Dinilai Bandel dan Irit

Honda Brio menggunakan mesin 1.200 cc i-VTEC 4 silinder yang sudah digunakan sejak generasi awal pada 2011. Mesin tersebut terkenal irit bahan bakar, minim getaran, dan cukup responsif untuk penggunaan harian.

Transmisi CVT Honda yang sempat mendapat sorotan di beberapa model lain ternyata dinilai lebih awet di Brio. Hal itu karena tenaga mesin Brio lebih kecil dan bobot mobil jauh lebih ringan dibanding Honda HR-V, Mobilio, atau BR-V.

Meski hanya menghasilkan tenaga sekitar 88 PS, karakter bodi ringan membuat performa Honda Brio tetap terasa lincah. Bahkan dalam kondisi standar, akselerasinya disebut tidak kalah dari mobil bermesin lebih besar.

Selain irit, biaya perawatan Honda Brio juga menjadi salah satu daya tarik utama. Spare part mudah ditemukan dan aftermarket mobil ini sangat besar karena populasinya yang tinggi di Indonesia.

Baca Juga: Alva One Motor Listrik Makin Diburu, Desain Futuristik dan Jarak Tempuh Jauh Jadi Daya Tarik Utama

Mobil Favorit untuk Modifikasi

Honda Brio juga dikenal sebagai salah satu mobil favorit modifikasi. Banyak pemilik menggunakan mobil ini sebagai basis upgrade tampilan maupun performa.

Pilihan body kit, velg, suspensi, hingga aksesori aftermarket tersedia sangat banyak di pasaran. Bahkan, beberapa pengguna melakukan engine swap menggunakan mesin Honda Jazz 1.500 cc untuk meningkatkan performa.

Mobil ini juga cukup populer di dunia balap nasional melalui ajang one make race Honda Brio. Faktor tersebut membuat Brio memiliki citra sporty yang kuat di kalangan pecinta otomotif.

Reviewer menyebut modifikasi Brio relatif mudah dan terjangkau dibanding hatchback lain. Pengguna juga bisa meningkatkan kenyamanan dengan menambah peredam kabin atau mengganti sistem audio.

Baca Juga: Ini Penampakan Hewan Kurban di Blitar Hasil Bantuan Presiden Prabowo Subianto.

Harga Bekas Honda Brio Tetap Stabil

Selain desain dan performa, Honda Brio memiliki nilai jual kembali yang sangat baik. Unit keluaran awal tahun 2011 bahkan masih dibanderol di kisaran Rp80 juta hingga Rp90 jutaan di pasar mobil bekas.

Menurut ulasan tersebut, salah satu faktor yang membuat harga Honda Brio stabil adalah konsumsi BBM yang irit dan fitur yang sederhana. Minimnya fitur elektronik justru dianggap menguntungkan karena biaya perawatan jangka panjang menjadi lebih rendah.

Namun, calon pembeli mobil bekas tetap disarankan memperhatikan kondisi ekstra fan radiator, terutama pada unit dengan kilometer tinggi. Komponen tersebut disebut menjadi salah satu titik yang perlu dicek agar terhindar dari overheat.

Dengan desain sporty, mesin bandel, konsumsi BBM hemat, dan harga jual stabil, Honda Brio masih menjadi salah satu city car paling diminati di Indonesia hingga saat ini.

Baca Juga: Ini Penampakan Hewan Kurban di Blitar Hasil Bantuan Presiden Prabowo Subianto.

Editor : Novica Satya Nadianti
#city car irit #Honda Brio Bekas #mobil LCGC terbaik #Honda Brio RS #Harga Honda Brio