JAKARTA - Modifikasi motor listrik kini semakin berkembang di Indonesia. Salah satu yang menarik perhatian datang dari Yadea G6 yang diubah total dari sistem hub drive bawaan menjadi side drive bertenaga 3.000 watt. Modifikasi ini membuat performa motor meningkat drastis, terutama untuk kebutuhan touring dan tanjakan.
Motor listrik Yadea G6 modifikasi side drive tersebut langsung mencuri perhatian karena tampilannya tetap rapi meski sektor penggerak berubah total. Secara visual, motor masih terlihat seperti Yadea G6 standar, namun bagian kaki-kaki dan dapur pacunya sudah mengalami banyak ubahan.
Perubahan terbesar tentu ada pada sistem penggerak yang kini memakai side drive seperti motor listrik performa tinggi. Hasilnya, akselerasi menjadi lebih agresif dibanding versi standar. Namun di balik peningkatan tenaga itu, muncul karakter suara dan getaran yang berbeda saat digunakan harian.
Yadea G6 Side Drive Mirip Motor Listrik Global
Pemilik motor menyebut konsep modifikasi ini dibuat menyerupai versi global Yadea yang menggunakan sistem side drive. Secara tampilan depan memang hampir tidak ada perubahan signifikan dibanding Yadea G6 standar di Indonesia.
Namun beberapa sektor sudah mendapatkan upgrade, seperti penggunaan cakram floating serta kaliper rem aftermarket merek Kitaco di roda depan dan belakang. Sistem pengereman tersebut dipasang untuk mengimbangi performa motor yang kini jauh lebih bertenaga.
Di sisi kanan motor terlihat swing arm baru yang menjadi bagian dari sistem side drive. Sistem ini mirip seperti yang digunakan pada motor listrik performa tinggi lainnya.
Secara performa, pengendara mengaku motor menjadi jauh lebih agresif saat berakselerasi. Tarikan awal terasa lebih kuat dan motor lebih enteng saat melewati tanjakan.
Tarikan Lebih Galak, Tapi Suara Lebih Kasar
Meski menawarkan performa lebih tinggi, sistem side drive ternyata memiliki karakter berbeda dibanding hub drive bawaan Yadea G6.
Pengguna menyebut muncul suara kasar seperti gesekan gear saat motor mulai berjalan atau ketika kondisi stop and go di kemacetan. Suara “tek tek” terdengar cukup jelas ketika gas dibuka dan ditutup berulang kali.
Karakter tersebut dianggap sebagai efek dari mekanisme gear ratio pada side drive. Berbeda dengan hub drive yang langsung menggerakkan roda tanpa rasio gear, side drive memiliki susunan gear yang membantu meningkatkan torsi.
Karena itulah motor terasa lebih ringan saat menanjak meski gas tidak dibuka terlalu dalam. Sistem gear ratio tersebut membuat distribusi tenaga lebih optimal untuk medan berat.
Meski demikian, pemilik motor mengaku sistem side drive kurang nyaman untuk penggunaan harian di perkotaan. Menurutnya, karakter suara kasar lebih cocok untuk kebutuhan touring atau perjalanan luar kota dengan medan menanjak.
Pakai Baterai 72V 50Ah dan Controller Racing
Tidak hanya mengganti sistem penggerak, sektor kelistrikan motor juga ikut dirombak total untuk menyesuaikan performa dinamo 3.000 watt.
Motor kini menggunakan baterai 72 volt 50Ah jenis pouch battery atau soft pack. Kapasitas tersebut jauh lebih besar dibanding baterai standar Yadea G6 yang memakai SLA graphene 72V 38Ah.
Controller bawaan juga sudah diganti menggunakan controller performa tinggi Far Driver seri 72360. Menariknya, controller tersebut sudah dilengkapi sistem water cooling agar suhu tetap stabil saat motor dipakai perjalanan jauh atau melewati tanjakan berat.
Sistem pendingin tersebut menggunakan water block lengkap dengan radiator kecil dan oil catch tank. Pengguna bahkan dapat menyalakan atau mematikan sistem pendingin melalui tombol khusus di motor.
Teknologi pendingin ini dinilai penting karena controller motor listrik performa tinggi cenderung cepat panas saat dipakai terus-menerus dalam kondisi ekstrem.
Modifikasi Tetap Rapi dan Bagasi Masih Aman
Salah satu hal yang menarik dari modifikasi Yadea G6 ini adalah hasil pengerjaan yang tetap terlihat rapi. Meski sistem penggerak berubah total, bagian bagasi tetap bisa digunakan normal tanpa mengorbankan ruang penyimpanan.
Beberapa bagian bodi memang harus dipotong agar posisi side drive tetap center dengan roda belakang. Namun hasil akhirnya tetap terlihat presisi dan tidak terlalu mencolok.
yadeaBaca Juga: Motor Listrik Yadea Osta Dipakai Harian Seminggu, Begini Kelebihan dan Kekurangannya, Biaya Cas Tak Sampai Rp5 Ribu
Pemilik motor juga menyebut posisi berkendara tetap nyaman dan tidak terasa berat sebelah meski sistem side drive lebih dominan di sisi kiri motor.
Pada akhirnya, modifikasi side drive ini lebih ditujukan bagi pengguna yang menginginkan performa maksimal untuk touring dan perjalanan jarak jauh. Sementara untuk kebutuhan harian di perkotaan, sistem hub drive bawaan Yadea G6 dianggap masih lebih nyaman dan efisien.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari