BLITAR KAWENTAR - Touring motor listrik kini semakin diminati pecinta otomotif dan petualangan. Salah satunya dilakukan seorang kreator konten yang menjelajahi Provinsi Lampung menggunakan motor listrik Polytron Fox Air selama lima hari perjalanan lintas kota dan pesisir.
Perjalanan touring motor listrik Polytron Fox Air itu dimulai dari Pelabuhan Bakauheni menuju sejumlah wilayah di Lampung bagian selatan hingga Bandar Lampung. Selain menikmati panorama alam, perjalanan tersebut juga menguji kesiapan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik atau SPKLU di daerah.
Rider mengaku sempat khawatir karena beberapa titik charging PLN yang sudah direncanakan ternyata mengalami kendala. Salah satu SPKLU yang sebelumnya masuk itinerary diketahui dalam kondisi offline saat dicek melalui aplikasi PLN.
“Awalnya mau menuju Posko PLN Kaja Babatan, tapi ternyata offline. Akhirnya dialihkan ke PLN Sido Mulyo,” ujarnya dalam video perjalanan tersebut.
Meski begitu, touring motor listrik di Lampung tetap bisa dilanjutkan dengan memanfaatkan SPKLU lain yang tersedia di jalur perjalanan. Kondisi medan yang menanjak serta hembusan angin cukup kencang juga membuat konsumsi baterai menjadi lebih cepat dibanding jalur datar.
Dalam perjalanan menuju Kalianda, motor listrik Polytron Fox Air bahkan sempat dipacu hingga kecepatan 67 km/jam di jalur tanjakan. Dengan total beban sekitar 80 kilogram termasuk barang bawaan, performa motor disebut masih cukup stabil untuk touring jarak jauh.
Tantangan SPKLU dan Infrastruktur Jalan di Lampung
Selain persoalan charging station, rider juga menyoroti kondisi jalan di beberapa wilayah Lampung yang masih rusak. Ia menyebut sebagian ruas jalan utama memang sudah mulai diperbaiki, tetapi jalur menuju daerah kecil masih banyak yang berlubang dan bergelombang.
“Kalau di kota besar jalannya masih bagus, tapi begitu masuk daerah kecil kondisinya mulai terasa berat,” katanya.
Pengalaman itu mengingatkan publik pada viralnya kondisi jalan rusak di Lampung beberapa waktu lalu yang sempat menjadi sorotan nasional. Dalam video tersebut, terlihat proses perbaikan jalan masih berlangsung di sejumlah titik.
Sementara itu, pengalaman menarik justru terjadi saat rider mengisi daya di ULP PLN Sido Mulyo. Petugas PLN menyebut dirinya kemungkinan menjadi pengguna pertama SPKLU R2 baru di lokasi tersebut.
Mesin pengisian daya terlihat masih sangat baru dan belum banyak digunakan masyarakat. Pengisian daya berjalan lancar tanpa kendala berarti. Rider juga memilih mengurangi arus charging demi menjaga suhu baterai tetap stabil saat cuaca panas.
Dari perjalanan Bakauheni hingga Bandar Lampung, efisiensi baterai motor listrik disebut cukup memuaskan. Dalam kondisi tertentu, konsumsi daya bahkan bisa lebih hemat dari estimasi awal.
Menikmati Sunset dan City Light Bandar Lampung
Setelah tiba di Bandar Lampung, perjalanan dilanjutkan menuju Bukit Aslan, salah satu destinasi wisata yang menawarkan panorama sunset dan pemandangan city light Kota Bandar Lampung dari ketinggian.
Akses menuju lokasi ternyata cukup menantang. Jalan menuju Bukit Aslan didominasi tanjakan sempit dengan kondisi beton yang belum terlalu rapi. Meski demikian, lokasi tersebut tetap ramai dikunjungi wisatawan.
Sayangnya, hujan deras sempat mengguyur kawasan wisata saat rider tiba di lokasi. Rencana menerbangkan drone untuk mengambil gambar panorama kota akhirnya dibatalkan karena cuaca buruk.
Namun suasana malam di Bukit Aslan tetap menghadirkan pengalaman menarik. Lampu-lampu Kota Bandar Lampung terlihat jelas dari area perbukitan sambil ditemani suasana santai dan kuliner malam.
Rider juga menyempatkan diri mencicipi kuliner lokal sebelum melanjutkan perjalanan malam di kawasan Teluk Betung. Ia menyebut touring motor listrik bukan hanya soal perjalanan, tetapi juga tentang edukasi ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.
Motor Listrik untuk Touring Jarak Jauh Mulai Dilirik
Perjalanan ini sekaligus menunjukkan bahwa motor listrik mulai mampu digunakan untuk touring jarak jauh, meski masih membutuhkan perencanaan matang terkait lokasi SPKLU dan kondisi baterai.
Keberadaan charging station PLN di sejumlah kota dinilai cukup membantu pengguna kendaraan listrik yang ingin melakukan perjalanan lintas daerah. Namun, pemerataan infrastruktur pengisian daya masih menjadi tantangan besar, terutama di wilayah luar kota.
Dengan semakin banyaknya pengguna kendaraan listrik, pengalaman touring seperti ini diprediksi akan menjadi referensi penting bagi masyarakat yang ingin mencoba perjalanan jarak jauh tanpa bensin.
Rider pun mengajak masyarakat untuk terus mengikuti perkembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia, termasuk kesiapan fasilitas pendukung seperti SPKLU, bengkel, hingga jalur wisata ramah kendaraan listrik.
Editor : Fadhilah Salsa Bella