JAKARTA - Nissan Grand Livina bekas masih menjadi salah satu pilihan menarik di pasar mobil second Indonesia. Meski produksinya sudah dihentikan sejak 2019, mobil ini tetap memiliki penggemar loyal berkat kenyamanan berkendara, desain elegan, hingga harga bekas yang kini semakin terjangkau.
Dalam ulasan kanal YouTube Motomobi, Nissan Grand Livina disebut sebagai salah satu Low MPV paling unik yang pernah hadir di Indonesia. Berbeda dari Toyota Avanza atau Daihatsu Xenia yang mengusung karakter MPV konvensional, Grand Livina hadir dengan desain station wagon yang membuat tampilannya lebih premium dan modern.
“Nissan Grand Livina itu seperti MPV rasa sedan,” ujar reviewer Motomobi dalam videonya.
Baca Juga: Mobil Bekas Rp100 Jutaan Buat Mudik Lebaran, Mazda 2 2015 dan Honda City 2013 Jadi Pilihan Menarik
Sejarah Nissan Grand Livina di Indonesia
Nissan Grand Livina pertama kali meluncur di Indonesia pada 2007. Mobil ini hadir sebagai turunan dari Nissan Note generasi pertama dan memiliki dua varian bodi, yakni Livina dan Grand Livina.
Pada awal peluncurannya, Grand Livina tersedia dalam beberapa pilihan tipe seperti SV, XV, Ultimate hingga Highway Star. Nissan juga menawarkan pilihan mesin 1.500 cc dan 1.800 cc dengan transmisi manual maupun otomatis.
Facelift besar dilakukan pada 2013 lewat model All New Grand Livina dengan kode bodi L11. Pembaruan paling signifikan hadir pada penggunaan teknologi dual CVTC dan transmisi CVT untuk mesin 1.500 cc.
Namun pada 2019, Nissan resmi menghentikan produksi Grand Livina generasi asli dan menggantinya dengan model berbasis Mitsubishi Xpander.
Desain Station Wagon Jadi Daya Tarik
Salah satu keunggulan utama Nissan Grand Livina adalah desain eksteriornya. Mobil ini dinilai memiliki bentuk paling proporsional dibanding Low MPV lain di zamannya.
Kap mesin panjang, ground clearance rendah, dan garis bodi menyerupai station wagon membuat Grand Livina tampil lebih elegan dibanding rival-rivalnya.
“Dipakai sekarang pun masih enak dilihat, masuk lobby hotel juga masih cocok,” kata reviewer.
Varian seperti Highway Star dan X-Gear bahkan memiliki tampilan lebih sporty berkat tambahan body kit, roof rail, dan aksen krom yang cukup mewah pada masanya.
Interior Mewah dan Nyaman
Masuk ke dalam kabin, Nissan Grand Livina juga menawarkan nuansa lebih premium dibanding Low MPV lain di era yang sama.
Dashboard dirancang sederhana tetapi elegan dengan kombinasi warna hitam dan silver. Posisi duduk pengemudi juga disebut nyaman karena visibilitas luas dan desain dashboard yang ergonomis.
Kursi Grand Livina dikenal empuk untuk perjalanan jauh, terutama pada baris pertama. Selain itu, mobil ini memiliki kabin yang cukup senyap dibanding rival di kelasnya.
“Interiornya terasa mewah dan nyaman banget buat dipakai harian maupun luar kota,” ungkapnya.
Suspensi Jadi Nilai Jual Utama
Keunggulan lain yang paling sering dipuji adalah kenyamanan suspensi. Nissan Grand Livina disebut memiliki bantingan paling empuk di antara Low MPV lain seperti Avanza, Xenia, hingga Mobilio.
Baca Juga: Momentum Harkitnas 2026, Wali Kota Blitar Ajak Tunas Bangsa Terus Berkarya
Karakter suspensi yang nyaman itu didukung platform menyerupai sedan sehingga mobil terasa stabil saat melaju di kecepatan tinggi.
Meski handling Honda Mobilio disebut masih lebih tajam, Grand Livina tetap unggul dalam hal kenyamanan berkendara dan kestabilan.
Mesin dan Performa
Nissan Grand Livina dibekali dua pilihan mesin, yakni HR15DE 1.500 cc dan MR18DE 1.800 cc.
Mesin 1.500 cc menghasilkan tenaga sekitar 107 hp dan torsi 148 Nm, sedangkan mesin 1.800 cc mampu memproduksi tenaga hingga 126 hp.
Pada model facelift L11, Nissan mulai menggunakan transmisi CVT untuk mesin 1.500 cc. Sayangnya, transmisi ini kerap dianggap sensitif jika perawatan kurang maksimal.
“Kalau CVT-nya dirawat rutin dan oli diganti berkala sebenarnya aman,” jelas reviewer.
Masalah lain yang cukup sering dikeluhkan pemilik Grand Livina adalah mesin ngelitik, terutama pada varian 1.500 cc. Namun kondisi itu disebut bisa diminimalisir dengan penggunaan BBM berkualitas tinggi.
Harga Bekas Semakin Menarik
Saat ini harga Nissan Grand Livina bekas tahun 2013-2014 berada di kisaran Rp120 juta hingga Rp130 jutaan tergantung kondisi dan tipe.
Dengan harga tersebut, Grand Livina dianggap menawarkan value tinggi karena kenyamanan dan kualitas berkendara yang lebih baik dibanding beberapa Low MPV sekelas maupun LCGC.
Baca Juga: Hadapi Dampak Kemarau Panjang El Nino, Petani di Blitar Mulai Rombak Pola Tanam
Meski memiliki beberapa kekurangan seperti bagasi kecil saat semua kursi digunakan dan AC baris ketiga yang kurang dingin, Grand Livina tetap dianggap layak dibeli sebagai mobil keluarga nyaman dengan harga terjangkau.
Editor : Dyah Wulandari