Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Nissan Grand Livina Bekas Masih Diburu, MPV Rasa Sedan dengan Suspensi Nyaman dan Harga Setara LCGC

Dyah Wulandari • Rabu, 20 Mei 2026 | 20:36 WIB
Nissan Grand Livina bekas masih diburu karena nyaman, mewah, dan harga murah. Simak kelebihan dan kekurangannya di sini.
(screenshot youtube)
Nissan Grand Livina bekas masih diburu karena nyaman, mewah, dan harga murah. Simak kelebihan dan kekurangannya di sini. (screenshot youtube)

JAKARTA - Nissan Grand Livina bekas masih menjadi salah satu pilihan menarik di pasar mobil second Indonesia. Meski produksinya sudah dihentikan sejak 2019, mobil ini tetap memiliki penggemar loyal berkat kenyamanan berkendara, desain elegan, hingga harga bekas yang kini semakin terjangkau.

Dalam ulasan kanal YouTube Motomobi, Nissan Grand Livina disebut sebagai salah satu Low MPV paling unik yang pernah hadir di Indonesia. Berbeda dari Toyota Avanza atau Daihatsu Xenia yang mengusung karakter MPV konvensional, Grand Livina hadir dengan desain station wagon yang membuat tampilannya lebih premium dan modern.

“Nissan Grand Livina itu seperti MPV rasa sedan,” ujar reviewer Motomobi dalam videonya.

Baca Juga: Mobil Bekas Rp100 Jutaan Buat Mudik Lebaran, Mazda 2 2015 dan Honda City 2013 Jadi Pilihan Menarik

Sejarah Nissan Grand Livina di Indonesia

Nissan Grand Livina pertama kali meluncur di Indonesia pada 2007. Mobil ini hadir sebagai turunan dari Nissan Note generasi pertama dan memiliki dua varian bodi, yakni Livina dan Grand Livina.

Pada awal peluncurannya, Grand Livina tersedia dalam beberapa pilihan tipe seperti SV, XV, Ultimate hingga Highway Star. Nissan juga menawarkan pilihan mesin 1.500 cc dan 1.800 cc dengan transmisi manual maupun otomatis.

Baca Juga: Nissan Grand Livina Ultimate Matic 2011 Dijual Murah di Bawah Rp100 Juta, Interior Mewah dan Kilometer Rendah Jadi Buruan

Facelift besar dilakukan pada 2013 lewat model All New Grand Livina dengan kode bodi L11. Pembaruan paling signifikan hadir pada penggunaan teknologi dual CVTC dan transmisi CVT untuk mesin 1.500 cc.

Namun pada 2019, Nissan resmi menghentikan produksi Grand Livina generasi asli dan menggantinya dengan model berbasis Mitsubishi Xpander.

Desain Station Wagon Jadi Daya Tarik

Salah satu keunggulan utama Nissan Grand Livina adalah desain eksteriornya. Mobil ini dinilai memiliki bentuk paling proporsional dibanding Low MPV lain di zamannya.

Baca Juga: Honda EM1 Motor Listrik Makin Diminati, Tampil Stylish dengan Teknologi Modern dan Cocok untuk Jalan Perkotaan

Kap mesin panjang, ground clearance rendah, dan garis bodi menyerupai station wagon membuat Grand Livina tampil lebih elegan dibanding rival-rivalnya.

“Dipakai sekarang pun masih enak dilihat, masuk lobby hotel juga masih cocok,” kata reviewer.

Varian seperti Highway Star dan X-Gear bahkan memiliki tampilan lebih sporty berkat tambahan body kit, roof rail, dan aksen krom yang cukup mewah pada masanya.

Baca Juga: Honda EM1 Motor Listrik Jadi Pilihan Anak Muda, Tampil Futuristik dengan Teknologi Canggih dan Biaya Super Hemat

Interior Mewah dan Nyaman

Masuk ke dalam kabin, Nissan Grand Livina juga menawarkan nuansa lebih premium dibanding Low MPV lain di era yang sama.

Dashboard dirancang sederhana tetapi elegan dengan kombinasi warna hitam dan silver. Posisi duduk pengemudi juga disebut nyaman karena visibilitas luas dan desain dashboard yang ergonomis.

Baca Juga: Gesits Raya Motor Listrik Jadi Alternatif Kendaraan Masa Kini, Desain Futuristik dan Hemat Biaya Jadi Keunggulan

Kursi Grand Livina dikenal empuk untuk perjalanan jauh, terutama pada baris pertama. Selain itu, mobil ini memiliki kabin yang cukup senyap dibanding rival di kelasnya.

“Interiornya terasa mewah dan nyaman banget buat dipakai harian maupun luar kota,” ungkapnya.

Suspensi Jadi Nilai Jual Utama

Keunggulan lain yang paling sering dipuji adalah kenyamanan suspensi. Nissan Grand Livina disebut memiliki bantingan paling empuk di antara Low MPV lain seperti Avanza, Xenia, hingga Mobilio.

Baca Juga: Momentum Harkitnas 2026, Wali Kota Blitar Ajak Tunas Bangsa Terus Berkarya

Karakter suspensi yang nyaman itu didukung platform menyerupai sedan sehingga mobil terasa stabil saat melaju di kecepatan tinggi.

Meski handling Honda Mobilio disebut masih lebih tajam, Grand Livina tetap unggul dalam hal kenyamanan berkendara dan kestabilan.

Mesin dan Performa

Nissan Grand Livina dibekali dua pilihan mesin, yakni HR15DE 1.500 cc dan MR18DE 1.800 cc.

Baca Juga: ⁠Pemkot Blitar Lakukan Penyesuaian Tarif Parkir “Insidental” saat Ada Event Besar, Catat Segini Tarifnya

Mesin 1.500 cc menghasilkan tenaga sekitar 107 hp dan torsi 148 Nm, sedangkan mesin 1.800 cc mampu memproduksi tenaga hingga 126 hp.

Pada model facelift L11, Nissan mulai menggunakan transmisi CVT untuk mesin 1.500 cc. Sayangnya, transmisi ini kerap dianggap sensitif jika perawatan kurang maksimal.

“Kalau CVT-nya dirawat rutin dan oli diganti berkala sebenarnya aman,” jelas reviewer.

Masalah lain yang cukup sering dikeluhkan pemilik Grand Livina adalah mesin ngelitik, terutama pada varian 1.500 cc. Namun kondisi itu disebut bisa diminimalisir dengan penggunaan BBM berkualitas tinggi.

Baca Juga: Samanhudi Menang, Langsung Semprot Pemkot Unggul 7 Suara dari Tony Andreas KEPANJENKDIUL, Radar Blitar- M. Samanhudi Anwar terpilih sebagai Ketua KONI Kota Blitar usai menang dalam

Harga Bekas Semakin Menarik

Saat ini harga Nissan Grand Livina bekas tahun 2013-2014 berada di kisaran Rp120 juta hingga Rp130 jutaan tergantung kondisi dan tipe.

Dengan harga tersebut, Grand Livina dianggap menawarkan value tinggi karena kenyamanan dan kualitas berkendara yang lebih baik dibanding beberapa Low MPV sekelas maupun LCGC.

Baca Juga: Hadapi Dampak Kemarau Panjang El Nino, Petani di Blitar Mulai Rombak Pola Tanam

Meski memiliki beberapa kekurangan seperti bagasi kecil saat semua kursi digunakan dan AC baris ketiga yang kurang dingin, Grand Livina tetap dianggap layak dibeli sebagai mobil keluarga nyaman dengan harga terjangkau.

Editor : Dyah Wulandari
#Mobil Keluarga Nyaman #Nissan Livina #Nissan Grand Livina #Grand Livina bekas #Low MPV Nissan