Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Jarak Tempuh Motor Listrik Indomobil eMotor Tirano Dibongkar, Klaim 110 Km Ternyata Cuma Berlaku di Mode Ini

Fadhilah Salsa Bella • Rabu, 20 Mei 2026 | 19:33 WIB
Jarak tempuh motor listrik Tirano ternyata berbeda di tiap mode berkendara. Klaim 110 km hanya berlaku di mode Eco.
Jarak tempuh motor listrik Tirano ternyata berbeda di tiap mode berkendara. Klaim 110 km hanya berlaku di mode Eco.

BLITAR KAWENTAR - Klaim jarak tempuh motor listrik sering menjadi perhatian utama calon pembeli. Salah satu yang kini ramai dibahas adalah motor listrik Indomobil eMotor Tirano yang disebut mampu menempuh jarak hingga 110 kilometer dalam sekali pengisian baterai. Namun, benarkah angka tersebut bisa dicapai dalam penggunaan harian?

Seorang pengguna yang sudah memakai motor listrik Tirano sejauh sekitar 350 kilometer membagikan pengalaman nyatanya terkait performa dan konsumsi baterai motor tersebut. Hasilnya, angka jarak tempuh ternyata sangat bergantung pada mode berkendara yang digunakan.

Motor listrik Tirano sendiri memiliki tiga mode berkendara, yakni Eco, Nyaman, dan Sport. Ketiga mode ini memengaruhi kecepatan maksimal, akselerasi, hingga konsumsi daya baterai selama digunakan di jalan.

Baca Juga: Review Jujur Polytron Fox-R Setelah 1 Minggu Dipakai, Suspensi Keras hingga Footstep Bikin Pegal

Mode Eco Jadi Kunci Klaim 110 Kilometer

Menurut pengalaman pengguna, klaim jarak tempuh 110 kilometer memang bisa dicapai, tetapi hanya ketika motor digunakan pada mode Eco. Dalam mode ini, kecepatan maksimal dibatasi hanya sampai 40 km/jam.

Dengan gaya berkendara santai, kondisi jalan relatif lancar, dan tanpa boncengan, konsumsi baterai motor menjadi jauh lebih hemat. Bahkan, dalam kondisi tertentu, setiap 1 persen baterai bisa digunakan untuk menempuh sekitar 1 kilometer perjalanan.

Meski begitu, pengguna menyebut angka 110 kilometer cukup sulit didapat dalam kondisi lalu lintas perkotaan yang padat seperti Jakarta. Rata-rata jarak tempuh realistis di mode Eco berada di kisaran 100 kilometer lebih sedikit.

Selain itu, mode Eco disebut jarang dipakai pengguna sehari-hari karena kecepatan maksimalnya terlalu rendah untuk kebutuhan mobilitas perkotaan.

Mode Nyaman Jadi Pilihan Pengguna Harian

Sebagian besar pengguna disebut lebih sering menggunakan mode Nyaman. Mode ini memungkinkan motor melaju hingga 60 km/jam dengan akselerasi yang dianggap lebih ideal untuk penggunaan sehari-hari.

Pada mode ini, jarak tempuh motor listrik Tirano mengalami penurunan dibanding mode Eco. Dalam kondisi baterai penuh 100 persen, motor rata-rata mampu menempuh sekitar 80 hingga 90 kilometer.

Namun ada catatan penting terkait penggunaan baterai lithium pada motor listrik. Pengguna disarankan tidak membiarkan kapasitas baterai turun di bawah 20 persen demi menjaga umur baterai tetap awet.

Artinya, jarak tempuh yang benar-benar nyaman digunakan harian sebenarnya lebih pendek. Jika pengisian ulang dilakukan saat baterai menyentuh 20 persen, maka jarak aman penggunaan hanya berada di kisaran 50 sampai 60 kilometer saja.

Kondisi tersebut juga berlaku bila motor digunakan berboncengan atau membawa barang berat. Beban tambahan otomatis membuat konsumsi daya menjadi lebih besar sehingga jarak tempuh semakin berkurang.

Baca Juga: 1 Tahun Pakai Polytron Fox-R, Pengguna Bongkar Biaya Asli, Kelebihan hingga Drama After Sales

Mode Sport Paling Boros Baterai

Sementara itu, mode Sport menjadi opsi dengan performa paling agresif. Kecepatan maksimal motor dalam mode ini bisa mencapai 85 km/jam dengan akselerasi yang lebih responsif.

Namun konsekuensinya, konsumsi baterai menjadi jauh lebih boros. Dalam penggunaan normal, mode Sport hanya mampu menghasilkan jarak tempuh sekitar 60 sampai 70 kilometer dari kondisi baterai penuh.

Meski demikian, pengguna menjelaskan bahwa hasil konsumsi daya tetap sangat dipengaruhi gaya berkendara. Jika mode Sport digunakan tetapi pengendara tetap berkendara santai tanpa banyak akselerasi mendadak, maka konsumsi baterainya bisa mendekati mode Nyaman.

Hal ini karena perbedaan utama antara mode Nyaman dan Sport sebenarnya terletak pada respons akselerasi dan batas kecepatan maksimal motor.

Realita Jarak Tempuh Motor Listrik di Jalanan

Pengalaman penggunaan Tirano ini memperlihatkan bahwa klaim jarak tempuh motor listrik sebenarnya sangat bergantung pada banyak faktor. Mulai dari mode berkendara, berat pengendara, kondisi lalu lintas, gaya berkendara, hingga kebiasaan pengisian baterai.

Karena itu, calon pengguna motor listrik disarankan tidak hanya melihat angka klaim resmi pabrikan, tetapi juga mempertimbangkan penggunaan riil di lapangan.

Meski begitu, Tirano tetap dinilai cukup menarik untuk kebutuhan mobilitas perkotaan. Dengan pilihan mode berkendara yang fleksibel, pengguna bisa menyesuaikan performa dan efisiensi baterai sesuai kebutuhan perjalanan sehari-hari.

Baca Juga: Motor Listrik Uwinfly M135H Resmi Dibahas, Jarak Tempuh 180 Km dan Top Speed 105 Km/Jam Bikin Pabrikan Lain Ketar-ketir

Editor : Fadhilah Salsa Bella
#Indomobil EMotor #motor listrik 110 km #motor listrik Tirano #jarak tempuh Tirano #review Tirano