Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Chevrolet Spin Bekas Masih Layak Dibeli? MPV Amerika Rasa Eropa Ini Punya Suspensi Nyaman dan Harga Murah

Dyah Wulandari • Rabu, 20 Mei 2026 | 20:42 WIB
Chevrolet Spin bekas masih menarik dibeli karena nyaman dan murah. Simak kelebihan, kekurangan, dan masalah spare part-nya. (screenshot youtube)
Chevrolet Spin bekas masih menarik dibeli karena nyaman dan murah. Simak kelebihan, kekurangan, dan masalah spare part-nya. (screenshot youtube)

JAKARTA - Chevrolet Spin bekas menjadi salah satu mobil keluarga yang kini mulai dilirik kembali di pasar mobil second Indonesia. Meski merek Chevrolet sudah hengkang dari Indonesia, MPV tujuh penumpang ini ternyata masih dianggap menarik karena kenyamanan berkendara, fitur melimpah, hingga harga bekas yang relatif murah.

Chevrolet Spin pertama kali hadir di Indonesia pada 2013 dan dirakit langsung di Bekasi untuk pasar Asia Tenggara. Mobil ini dikembangkan oleh General Motors Brasil dan hadir sebagai penantang Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, hingga Suzuki Ertiga di segmen Low MPV.

Namun berbeda dari rival Jepangnya, Chevrolet Spin menawarkan nuansa berkendara khas mobil Amerika dan Eropa yang lebih nyaman dan stabil.

Baca Juga: Feda Ega Pratama Bikin Italia Kagum, Pilih Hidup Sederhana Meski Diguyur Bonus Miliaran usai Tampil Ganas di Moto3

“Kalau dipakai, kasta Chevrolet Spin terasa di atas mobil LCGC,” ujar reviewer kanal otomotif Motomobi.

Chevrolet Spin Punya Varian Lengkap

Chevrolet Spin hadir dengan pilihan mesin yang cukup unik pada masanya. Selain mesin bensin 1.500 cc, mobil ini juga sempat memiliki varian diesel 1.300 cc dan bensin 1.200 cc.

Baca Juga: Perbandingan Poin Pembalap Indonesia di Red Bull Rookies Cup, Fadillah Arbi Jadi Rookie Terbaik

Varian 1.200 cc menjadi salah satu yang paling menarik karena menawarkan konsumsi BBM irit dengan harga bekas yang kini sangat terjangkau.

Mesin 1.200 cc empat silinder tersebut menghasilkan tenaga sekitar 86 hp dan torsi 115 Nm dengan transmisi manual lima percepatan dan penggerak roda depan.

Meski tenaganya tidak terlalu agresif, Chevrolet Spin disebut tetap nyaman digunakan harian karena karakter suspensi dan pengendaliannya cukup baik.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Menggila di Moto3 Jerez 2026, Start P17 Langsung Salip 11 Rider hingga Bikin Hiroshi Aoyama Terkejut

Kabin Lebih Nyaman dari LCGC

Salah satu nilai jual utama Chevrolet Spin adalah kenyamanan kabin. Wheelbase yang mencapai sekitar 2.620 mm membuat ruang interior terasa lebih lega dibanding beberapa rival di kelasnya.

Selain itu, kualitas material kabin juga disebut lebih baik dibanding mobil LCGC seperti Toyota Calya atau Daihatsu Sigra.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Menggila di Moto3 Jerez 2026, Start P17 Langsung Salip 11 Rider hingga Bikin Hiroshi Aoyama Terkejut

“Body mobil ini terasa tebal dan enggak seperti kaleng kerupuk,” kata reviewer.

Posisi duduk pengemudi dinilai nyaman untuk perjalanan jauh. Suspensinya juga empuk dan stabil sehingga tidak mudah membuat pengemudi cepat lelah.

Keunggulan lain yang cukup diapresiasi adalah penggunaan double blower AC asli hingga baris belakang, bahkan pada tipe terendah 1.200 cc.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Bikin Hiroshi Aoyama Terpukau usai Start P17 dan Finis P6 di Jerez, Calon Bintang Baru Moto3 2026?

“AC belakangnya benar-benar double blower, bukan sekadar fan,” ujarnya.

Desain Masih Modern

Meski sudah berusia lebih dari satu dekade, desain Chevrolet Spin dinilai masih cukup modern untuk digunakan saat ini.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Bikin Rival Moto3 Panik Jelang Austin 2026, Latihan Pakai Game Balap dan Motor Honda Kini Makin Garang

Tampilan depan dengan grille besar khas Chevrolet, dimensi kompak, dan bodi mengotak membuat mobil ini terlihat lebih solid dibanding beberapa rival Jepang di era yang sama.

Reviewer juga menilai Chevrolet Spin memiliki build quality yang cukup baik dengan panel bodi lebih tebal dibanding kebanyakan Low MPV.

Kekurangan Chevrolet Spin

Di balik berbagai kelebihannya, Chevrolet Spin tetap memiliki sejumlah kelemahan yang perlu dipertimbangkan calon pembeli.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Start P21 di Moto3 Catalunya 2026, Hiroshi Aoyama Ngamuk usai Hot Lap Emas Dirusak Rival di Tikungan 12

Salah satu yang paling dikhawatirkan adalah ketersediaan spare part setelah Chevrolet resmi hengkang dari Indonesia.

Meski spare part masih tersedia melalui marketplace dan bengkel spesialis, pencarian komponen disebut tidak semudah mobil Jepang seperti Avanza atau Xenia.

“Kalau Calya-Sigra spare part ada di mana-mana, kalau Spin harus browsing dulu,” jelas reviewer.

Baca Juga: Motor Listrik Uwinfly M135H Resmi Dibahas, Jarak Tempuh 180 Km dan Top Speed 105 Km/Jam Bikin Pabrikan Lain Ketar-ketir

Selain spare part, sistem AC Chevrolet Spin juga disebut cukup rentan bermasalah. Evaporator AC dikabarkan sering bocor sehingga beberapa pemilik harus mengganti komponen tersebut berkali-kali dalam beberapa tahun penggunaan.

Performa dan Konsumsi BBM

Untuk performa, Chevrolet Spin 1.200 cc memang tidak seagresif rival di kelasnya. Tarikan awal terasa halus dan tidak terlalu menghentak.

Baca Juga: Jarak Tempuh Motor Listrik Indomobil eMotor Tirano Dibongkar, Klaim 110 Km Ternyata Cuma Berlaku di Mode Ini

Namun karakter tersebut justru membuat mobil nyaman digunakan di dalam kota. Konsumsi BBM juga disebut cukup irit meski sedikit lebih boros dibanding Toyota Calya atau Daihatsu Sigra karena bobot kendaraan lebih berat.

Transmisi manual lima percepatannya mendapat pujian karena perpindahan gigi terasa presisi dan nyaman digunakan.

Masih Layak Dibeli?

Dengan harga bekas yang kini semakin murah, Chevrolet Spin dianggap masih layak dibeli bagi konsumen yang mengutamakan kenyamanan berkendara dibanding kemudahan perawatan.

Baca Juga: Motor Listrik Zongsen IS5 Meluncur, Jarak Tempuh Tembus 300 Km dan Isi Daya 40 Menit Jadi Sorotan

Suspensi nyaman, kabin lega, build quality solid, dan fitur cukup lengkap menjadi daya tarik utama mobil ini.

Namun calon pembeli tetap harus mempertimbangkan faktor aftersales dan ketersediaan spare part sebelum memutuskan membeli Chevrolet Spin bekas.

“Kalau dipakai sih nyaman banget, tinggal siap maintenance saja,” tutup reviewer.

Baca Juga: Review Maka Cavalry: Motor Listrik “Paling Enak” dengan Top Speed 108 Km/Jam dan Jarak Tempuh 120 Km

Editor : Dyah Wulandari
#mobil bekas nyaman #Chevrolet Spin bekas #Chevrolet Indonesia #MPV Chevrolet #Chevrolet Spin