Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Touring Bogor-Bandung Naik Polytron Fox 350 Tembus 158 Km, Tanjakan Puncak Jadi Ujian Berat Motor Listrik

Fadhilah Salsa Bella • Rabu, 20 Mei 2026 | 21:27 WIB
Touring Polytron Fox 350 dari Bogor ke Bandung sejauh 158 km buktikan motor listrik mulai nyaman dipakai jarak jauh.
Touring Polytron Fox 350 dari Bogor ke Bandung sejauh 158 km buktikan motor listrik mulai nyaman dipakai jarak jauh.

BLITAR KAWENTAR - Touring motor listrik jarak jauh kembali dilakukan oleh pengguna Polytron Fox 350. Kali ini perjalanan dimulai dari Kabupaten Bogor menuju Bandung sejauh lebih dari 158 kilometer dengan melewati jalur Puncak hingga kawasan Kabupaten Bandung.

Perjalanan touring Polytron Fox 350 tersebut dilakukan pada 17 Januari 2026 dengan rute Karadenan Cibinong-Puncak-Cianjur-Padalarang-Soreang-Arjasari. Touring ini sekaligus menjadi ajang pengujian kemampuan motor listrik menghadapi jalur pegunungan yang dipenuhi tanjakan panjang.

Pengendara mengaku sengaja memilih jalur Puncak karena medan tersebut dianggap cukup menantang untuk motor listrik, khususnya yang menggunakan sistem penggerak hub drive seperti Polytron Fox 350.

“Perjalanan perdana touring luar kota dengan Polytron Fox 350. Mudah-mudahan lancar dan ada informasi yang bisa diambil,” ujar rider dalam videonya.

Start dari Bogor dengan Baterai Full

Touring dimulai dari Karadenan, Cibinong, Kabupaten Bogor dengan kondisi baterai penuh 100 persen. Sebelum perjalanan dimulai, trip meter di-reset untuk memantau konsumsi daya baterai secara lebih akurat.

Motor juga membawa beban tambahan cukup besar, mulai dari box belakang sekitar 15 kilogram, charger dan barang di bagasi sekitar 5 kilogram, serta bobot pengendara sekitar 87 kilogram.

Rute awal perjalanan mengarah ke Jalan Pajajaran Bogor, Summarecon Bogor, lalu menuju kawasan Puncak melalui Cisarua dan Gunung Mas sebelum turun ke Cianjur.

Menurut rider, jalur menuju Puncak menjadi tantangan utama karena kontur jalan terus menanjak sejak kawasan Megamendung hingga Puncak Pass.

Baca Juga: Nissan Grand Livina Bekas Masih Layak Dibeli? Ini Penyakit, Biaya Spare Part, dan Fakta Sebenarnya

Dinamo Mulai Panas di Jalur Puncak

Saat memasuki kawasan Puncak, motor listrik mulai menunjukkan indikator suhu dinamo meningkat. Pada titik sekitar Masjid At-Ta’awun, suhu dinamo tercatat mencapai 141 derajat Celsius.

Meski indikator panas menyala, performa motor disebut masih normal tanpa penurunan tenaga berarti.

“Kalau suhu mencapai 150 derajat Celsius kemungkinan harus berhenti untuk pendinginan,” jelasnya.

Sementara itu, suhu baterai dan controller masih tergolong aman di kisaran 29 hingga 44 derajat Celsius.

Pengendara menyebut bobot barang bawaan dan karakter jalur tanjakan panjang menjadi penyebab utama meningkatnya suhu dinamo pada Polytron Fox 350.

Tiba di PLN Cianjur dengan Sisa Baterai 22 Persen

Setelah melewati kawasan Cipanas dan turun menuju Cianjur, motor akhirnya tiba di PLN UP3 Cianjur dengan sisa baterai sekitar 22 persen.

Total perjalanan yang ditempuh dari Bogor hingga titik charging pertama mencapai sekitar 68 kilometer.

Di lokasi tersebut, rider melakukan pengisian daya sambil beristirahat, makan siang, dan melaksanakan salat Jumat.

Menariknya, mode sport pada Polytron Fox 350 otomatis tidak bisa digunakan ketika kapasitas baterai menyentuh angka sekitar 22 persen. Motor hanya dapat digunakan dalam mode D untuk menghemat konsumsi energi.

Setelah pengisian daya selesai dan baterai kembali penuh 100 persen, perjalanan dilanjutkan menuju Bandung melalui Padalarang dan Soreang.

Baca Juga: Chevrolet Spin Bekas Masih Layak Dibeli? MPV Amerika Rasa Eropa Ini Punya Suspensi Nyaman dan Harga Murah

Jalan Padat hingga Isi Daya Kedua di Soreang

Memasuki kawasan Padalarang, kondisi lalu lintas mulai padat akibat pertemuan kendaraan dari arah tol dan jalan raya.

Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju Stadion Si Jalak Harupat sebelum akhirnya tiba di SPKLU Gedung Budaya Sabilulungan Soreang.

Di lokasi tersebut, pengendara kembali melakukan pengisian daya selama sekitar 25 menit. Kapasitas baterai naik dari sekitar 25 persen menjadi 62 persen.

Meski proses charging berjalan lancar, rider menyoroti fasilitas SPKLU di Soreang yang dinilai masih kurang nyaman karena tidak memiliki ruang tunggu memadai dan area charging tanpa kanopi.

“Biaya charging sekitar Rp2 ribu, parkirnya malah Rp3 ribu,” katanya sambil bercanda.

Touring Berakhir di Arjasari Bandung

Perjalanan akhirnya ditutup di kawasan Arjasari, Kabupaten Bandung, dengan total jarak tempuh mencapai 158,2 kilometer.

Saat tiba di tujuan, sisa baterai motor masih berada di angka 36 persen setelah sebelumnya melakukan charging tambahan di Soreang.

Secara keseluruhan, rider menilai Polytron Fox 350 cukup layak digunakan untuk touring luar kota, termasuk melewati jalur pegunungan.

Meski demikian, sistem penggerak hub drive disebut masih memiliki keterbatasan saat menghadapi tanjakan panjang dibanding motor listrik dengan sistem mid drive.

“Fox 350 ternyata oke juga dipakai touring luar kota,” ujarnya.

Baca Juga: Touring Motor Listrik Polytron Fox 500 dari Bogor ke Bali Dimulai, 15 Rider Tempuh Ratusan Kilometer Lewat Jalur Pantura

Editor : Fadhilah Salsa Bella
#polytron fox 350 #motor listrik Polytron #touring motor listrik #SPKLU PLN #touring Bogor Bandung