Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Review Polytron Fox 350: Motor Listrik Rp15 Jutaan dengan Jarak Tempuh 140 Km, Tapi Suspensinya Jadi Sorotan

Fadhilah Salsa Bella • Rabu, 20 Mei 2026 | 21:49 WIB
Review Polytron Fox 350, motor listrik Rp15 jutaan dengan jarak tempuh hingga 140 km dan fitur modern melimpah.
Review Polytron Fox 350, motor listrik Rp15 jutaan dengan jarak tempuh hingga 140 km dan fitur modern melimpah.

BLITAR KAWENTAR - Pasar motor listrik Indonesia kembali diramaikan dengan kehadiran Polytron Fox 350. Skuter listrik terbaru ini hadir sebagai penerus Fox-R yang sebelumnya sukses besar di pasar domestik. Dengan harga mulai Rp15,5 juta menggunakan skema sewa baterai, Polytron Fox 350 langsung mencuri perhatian pecinta kendaraan listrik.

Motor listrik Polytron Fox 350 disebut membawa banyak pembaruan dibanding generasi sebelumnya. Mulai dari fitur regenerative brake, hill start assist, hingga peningkatan respons akselerasi yang kini lebih halus dan responsif. Tak heran jika motor listrik ini diprediksi menjadi salah satu model paling diminati tahun 2026.

Berdasarkan ulasan dari kanal Otomotif TV, penjualan seluruh seri Fox sejak 2023 telah menembus 40 ribu unit. Menariknya, sekitar 70 persen di antaranya berasal dari Fox-R. Karena itu, Fox 350 dianggap memikul beban besar sebagai penerus motor listrik terlaris Polytron tersebut.

Harga Murah dengan Skema Sewa Baterai

Salah satu daya tarik utama Polytron Fox 350 adalah harganya yang tergolong murah untuk ukuran motor listrik modern. Dengan skema sewa baterai, konsumen cukup membayar sekitar Rp15,5 juta. Namun, pengguna wajib membayar biaya sewa baterai Rp200 ribu per bulan.

Jika ingin memiliki baterai secara penuh, tersedia opsi pembelian termasuk baterai dengan harga sekitar Rp27,5 juta setelah subsidi dari Polytron. Perbedaan utama ada pada garansi baterai. Skema sewa menawarkan penggantian baterai jika performa menurun, sedangkan pembelian putus hanya mendapat garansi tiga tahun.

Baterai yang digunakan masih memakai teknologi Lithium Iron Phosphate (LFP) yang dikenal aman dan tahan lama. Posisi baterai berada di bagian tengah bodi motor dan mendukung pengisian daya sekitar 4 hingga 5 jam menggunakan charger standar.

Baca Juga: Gesits Raya Motor Listrik Jadi Kendaraan Favorit Baru, Desain Stylish dan Teknologi Hemat Energi Makin Menarik

Performa Tetap Galak, Top Speed Tembus 95 Km/Jam

Secara performa, Polytron Fox 350 menggunakan motor listrik 3 kW dengan tenaga puncak mencapai 6,4 kW dan torsi maksimal 187 Nm. Motor ini mampu melaju hingga 95 km/jam.

Menariknya, respons throttle kini jauh lebih baik dibanding Fox-R. Pada model sebelumnya, bukaan gas terasa memiliki jeda sebelum tenaga muncul. Kini akselerasi terasa lebih linear dan nyaman digunakan di kemacetan.

Fitur regenerative brake juga menjadi pembaruan penting. Sistem ini membantu mengisi ulang baterai saat deselerasi atau ketika pengendara menutup gas. Meski efek engine brake terasa tipis, fitur ini diklaim membantu efisiensi daya baterai.

Pengujian akselerasi menunjukkan performa Fox 350 cukup kompetitif di kelas motor listrik 3 kW. Bahkan beberapa parameter akselerasi disebut sedikit lebih baik dibanding Fox Air.

Jarak Tempuh Jadi Nilai Jual Utama

Salah satu keunggulan terbesar Polytron Fox 350 ada pada efisiensi baterainya. Dalam pengujian mode D dengan kecepatan stabil 40-50 km/jam, motor ini mampu menempuh jarak hingga 136 km dan masih menyisakan 4 persen baterai.

Artinya, klaim jarak tempuh 140 km cukup realistis jika digunakan dengan gaya berkendara santai. Sementara saat memakai mode Sport secara agresif, jarak tempuh masih mencapai sekitar 92 km.

Hal menarik lainnya, performa motor tetap stabil meski baterai mulai menipis. Saat baterai tinggal 5 persen sekalipun, motor masih mampu melaju hingga 60 km/jam tanpa gejala lemot berlebihan.

Baca Juga: Viral Curhat Pengguna Polytron Fox 350, Motor Baru 3 Bulan Sudah Mogok hingga Setang Putus Saat Dipakai

Riding Position Lebih Nyaman

Dari sisi ergonomi, Polytron Fox 350 mengalami perubahan besar dibanding Fox-R. Posisi kaki kini lebih rileks karena desain dek dibuat lebih pendek dan nyaman. Pengendara juga bisa selonjoran seperti saat mengendarai Yamaha NMAX atau Honda PCX.

Namun, posisi kaki yang terlalu melebar masih menjadi catatan. Setelah digunakan sekitar 45 menit hingga satu jam, area paha bagian dalam mulai terasa pegal.

Jok motor memang terasa empuk saat pertama diduduki, tetapi busanya dinilai kurang tebal untuk perjalanan jauh. Akibatnya, pengendara bisa merasa tidak nyaman setelah berkendara cukup lama.

Suspensi dan Build Quality Jadi PR

Meski handling terasa ringan dan lincah, sektor suspensi justru menjadi salah satu kelemahan utama Polytron Fox 350. Suspensi depan maupun belakang dianggap terlalu empuk dan mudah mentok saat melewati polisi tidur atau jalan bergelombang.

Selain itu, suara standar tengah yang berisik saat melewati jalan rusak juga cukup mengganggu. Build quality beberapa bagian bodi plastik pun masih dianggap kurang rapi dengan celah bodi yang terlihat renggang.

Meski begitu, secara keseluruhan Polytron Fox 350 tetap dianggap menarik di kelas motor listrik Rp15 jutaan. Apalagi motor ini sudah dibekali fitur modern seperti keyless, cruise control, mode mundur, USB Type-C, alarm, hingga aplikasi smartphone untuk menghidupkan motor.

Dengan kombinasi harga terjangkau, jarak tempuh jauh, dan fitur melimpah, Polytron Fox 350 berpotensi menjadi salah satu motor listrik paling populer di Indonesia tahun ini.

Baca Juga: Yamaha E01 Motor Listrik Jadi Sorotan, Desain Futuristik dan Teknologi Modern Bikin Pecinta Otomotif Penasaran

Editor : Fadhilah Salsa Bella
#polytron fox 350 #motor listrik Polytron #review Polytron Fox 350 #harga Polytron Fox 350 #motor listrik 140 km