JAKARTA - Chevrolet Spin Diesel kembali menjadi perbincangan di pasar mobil bekas Indonesia. Meski merek Chevrolet sudah tidak lagi berjualan resmi di Tanah Air, Chevrolet Spin Diesel tetap banyak diburu karena dikenal irit bahan bakar, bertenaga, dan memiliki kenyamanan di atas rata-rata Low MPV Jepang.
Dalam sebuah ulasan di kanal YouTube otomotif Atma Jaya Motor, Chevrolet Spin Diesel LT tahun 2013 dibahas secara detail mulai dari kondisi mesin, konsumsi BBM, performa turbo hingga kenyamanan berkendara. Mobil diesel bermesin 1.300 cc ini disebut masih sangat layak dipinang untuk kebutuhan keluarga maupun harian.
Keyword “Chevrolet Spin Diesel” menjadi topik utama karena mobil ini dinilai punya kombinasi menarik antara tenaga turbo diesel dan konsumsi solar super hemat.
“Untuk jalan datar, mobil ini bisa 17 sampai 18 kilometer per liter,” ungkap reviewer dalam videonya.
Mesin 1.300 CC Common Rail yang Irit dan Responsif
Chevrolet Spin Diesel menggunakan mesin Ecotec 1.300 cc common rail turbo diesel. Meski kapasitas mesinnya tergolong kecil, performanya disebut tidak bisa diremehkan.
Teknologi common rail membuat pengabutan bahan bakar lebih sempurna sehingga konsumsi solar menjadi sangat efisien. Reviewer bahkan menyebut konsumsi BBM Chevrolet Spin Diesel setara Suzuki Ertiga Diesel.
Untuk hasil terbaik, pemilik disarankan menggunakan BBM diesel dengan cetane tinggi seperti Dex. Namun, mobil ini juga disebut masih bisa menggunakan biosolar maupun campuran solar subsidi.
“Kalau bisa jangan terlalu sering pakai biosolar murni. Dioplos saja biar lebih aman,” katanya.
Turbo Jadi Kunci Tenaga Chevrolet Spin Diesel
Salah satu daya tarik terbesar Chevrolet Spin Diesel ada pada sektor turbo intercooler. Reviewer menyebut turbo mobil ini sangat terasa efeknya dan benar-benar membantu performa mesin.
Saat putaran mesin berada di bawah 1.500 RPM, tenaga mobil terasa biasa saja bahkan cenderung lambat. Namun begitu turbo mulai aktif di kisaran 1.500 hingga 2.000 RPM, tenaga langsung melonjak drastis.
“Begitu turbo connect, mobil seperti dilempar. Tenaganya langsung isi,” jelasnya.
Karakter tersebut membuat Chevrolet Spin Diesel sangat cocok digunakan untuk perjalanan luar kota maupun menyalip di jalan tol. Bahkan reviewer menyebut akselerasinya lebih galak dibanding mobil bensin 1.300 cc ketika turbo mulai bekerja.
Namun, pengguna tetap diminta memahami karakter mesin diesel turbo ini, terutama saat menanjak. RPM harus dijaga di atas 1.500 agar tenaga tetap optimal.
Baca Juga: Review Motor Listrik Indomobil Tirano Buat Touring Bogor, Torsi Galak tapi Baterai Jadi Sorotan
Mesin Halus Seperti Mobil Bensin
Hal lain yang mendapat pujian adalah suara mesin Chevrolet Spin Diesel yang sangat halus untuk ukuran mobil diesel.
Reviewer menyebut suara mesinnya jauh lebih lembut dibanding diesel lawas seperti Isuzu Panther atau Chevrolet LUV. Karakter mesinnya bahkan disebut mirip mobil diesel Eropa modern.
“Kalau dibanding Panther jelas lebih halus ini,” ujarnya.
Untuk pengecekan mesin, reviewer memberikan tips sederhana dengan mencabut dipstick oli saat mesin hidup. Jika oli muncrat berlebihan, maka kompresi mesin patut dicurigai bermasalah.
Namun jika hanya keluar sedikit asap, kondisi tersebut masih dianggap normal untuk mesin common rail diesel modern.
Sparepart Chevrolet Spin Disebut Masih Aman
Meski Chevrolet sudah tidak lagi berjualan resmi di Indonesia, reviewer memastikan sparepart Chevrolet Spin Diesel masih cukup mudah ditemukan, terutama di kota besar.
Menurutnya, konsumen tidak perlu terlalu khawatir soal perawatan maupun ketersediaan suku cadang selama mendapatkan unit dengan kondisi bagus sejak awal.
“Sparepart gampang, asal di kota,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya membeli Chevrolet Spin Diesel dengan riwayat servis yang jelas serta turbo yang masih sehat. Sebab banyak kasus tenaga mobil drop akibat masalah turbo.
Interior Lebih Nyaman dari Low MPV Jepang
Selain mesin, Chevrolet Spin Diesel juga dipuji karena kualitas interior dan kenyamanan kabin. Jok disebut lebih tebal dan solid dibanding beberapa rival Jepang seperti Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia.
Posisi duduk juga terasa lebih tinggi sehingga memberikan visibilitas lebih baik saat berkendara.
Mobil ini sudah memiliki AC double blower dengan model roof ducting hingga baris belakang. Sistem central lock dan desain speedometer digital juga dianggap modern untuk mobil keluaran 2013.
Dengan harga bekas yang kini berada di kisaran Rp70 jutaan, Chevrolet Spin Diesel menjadi salah satu pilihan menarik bagi konsumen yang mencari MPV diesel murah, irit, namun tetap nyaman dan bertenaga.
Baca Juga: Chevrolet Spin Diesel LT 2013 Dijual Rp75 Juta, MPV Diesel Irit dengan Mesin Halus dan Body Original
Editor : Dyah Wulandari