Blitar Kawentar - Hatchback bekas Rp80 jutaan masih menjadi pilihan menarik bagi masyarakat Indonesia yang ingin memiliki mobil irit BBM dengan harga terjangkau. Sejumlah model seperti Honda Jazz, Toyota Yaris Bakpau, Daihatsu Ayla, Mitsubishi Mirage, hingga Nissan March kini kembali diburu karena menawarkan kombinasi performa, kenyamanan, dan biaya perawatan yang relatif murah.
Di tengah harga mobil baru yang terus naik, pasar mobil hatchback bekas justru semakin ramai peminat. Selain memiliki desain yang masih modern, beberapa hatchback lawas juga terkenal memiliki mesin bandel dan konsumsi bahan bakar yang cukup efisien untuk penggunaan harian.
Mobil hatchback bekas juga dianggap cocok untuk kondisi jalan perkotaan karena dimensinya lebih compact dan mudah dikendarai di area padat. Dengan budget sekitar Rp70 juta hingga Rp90 jutaan, konsumen kini sudah bisa membawa pulang mobil dengan fitur yang masih kompetitif di tahun 2026.
Baca Juga: Maximo Quilles Juara Moto3 Catalunya 2026, Klasemen Makin Tak Terkejar usai Seri Keenam
Honda Jazz dan Toyota Yaris Masih Jadi Primadona Hatchback Bekas
Honda Jazz generasi pertama keluaran 2004 hingga 2008 masih menjadi salah satu hatchback bekas paling diminati di Indonesia. Harga bekasnya saat ini berada di kisaran Rp75 juta hingga Rp85 jutaan tergantung kondisi kendaraan.
Honda Jazz dibekali mesin 1.500 cc VTEC yang mampu menghasilkan tenaga sekitar 110 PS. Performa tersebut membuat Jazz menjadi salah satu hatchback paling responsif di kelasnya.
Namun konsumsi BBM Honda Jazz tergolong sedikit lebih boros dibanding rivalnya. Dalam penggunaan dalam kota, konsumsi bahan bakarnya berada di kisaran 10 hingga 11 km/liter, sementara di jalan tol bisa mencapai sekitar 15 km/liter.
Pajak tahunan Honda Jazz tahun 2007 pada 2025 berada di kisaran Rp1,8 juta hingga Rp2,2 juta. Meski cukup tinggi, Jazz tetap diminati karena memiliki kabin fleksibel berkat fitur Ultra Seat yang memungkinkan jok belakang dilipat rata.
“Jazz unggul di performa dan fleksibilitas kabin, tetapi konsumen wajib memperhatikan kondisi transmisi CVT,” demikian ulasan dalam video otomotif tersebut.
Sementara itu, Toyota Yaris Bakpau keluaran 2006 hingga 2009 dikenal sebagai hatchback dengan reputasi paling bandel. Mobil ini menggunakan mesin 1.500 cc VVT-i dengan transmisi otomatis konvensional yang terkenal lebih awet dibanding CVT milik Honda Jazz.
Konsumsi BBM Toyota Yaris berada di kisaran 11 hingga 12 km/liter untuk dalam kota dan mampu mencapai 17 km/liter di jalan luar kota. Pajak tahunannya juga hampir sama dengan Honda Jazz, yakni sekitar Rp1,9 juta hingga Rp2,3 juta.
Daihatsu Ayla dan Mitsubishi Mirage Jadi Pilihan Paling Irit
Bagi konsumen yang mengutamakan efisiensi bahan bakar dan biaya pajak murah, Daihatsu Ayla atau Toyota Agya generasi awal menjadi pilihan yang paling masuk akal.
Dengan harga sekitar Rp80 jutaan, pembeli sudah bisa mendapatkan unit keluaran 2013 hingga 2017 yang usianya relatif lebih muda dibanding Jazz atau Yaris.
Mobil LCGC ini menggunakan mesin 1.0 liter tiga silinder dan 1.2 liter empat silinder yang terkenal sangat hemat bahan bakar. Dalam penggunaan dalam kota, konsumsi BBM Ayla bisa mencapai 13 hingga 14 km/liter, sedangkan luar kota mampu menyentuh 19 km/liter.
Pajak tahunan Ayla atau Agya 1.0 liter tahun 2015 juga sangat murah, hanya sekitar Rp1,3 juta hingga Rp1,5 juta per tahun.
Selain Ayla, Mitsubishi Mirage juga mulai banyak dilirik di pasar mobil bekas. Hatchback keluaran 2012 hingga 2014 ini menggunakan mesin 1.200 cc yang terkenal irit dan nyaman digunakan di perkotaan.
Konsumsi BBM Mitsubishi Mirage berada di kisaran 12 hingga 14 km/liter dalam kota. Pajak tahunannya sekitar Rp1,5 juta hingga Rp1,8 juta.
Keunggulan Mirage ada pada suspensi yang lebih nyaman dibanding mobil LCGC. Namun ketersediaan spare part masih belum sebanyak Toyota atau Honda.
Nissan March Tawarkan Kabin Lega dan Suspensi Nyaman
Nissan March generasi awal keluaran 2010 hingga 2012 juga menjadi alternatif hatchback bekas yang cukup menarik di kelas Rp80 jutaan. Mobil ini menggunakan mesin 1.200 cc dengan konsumsi BBM sekitar 10 hingga 12 km/liter di area perkotaan.
Pajak tahunan Nissan March tahun 2011 berada di kisaran Rp1,6 juta hingga Rp1,9 juta. Meski tidak sepopuler Jazz atau Yaris, March memiliki beberapa keunggulan yang cukup menonjol.
Radius putarnya sangat kecil sehingga membuat mobil ini terasa lincah saat digunakan di jalan sempit atau parkiran padat. Selain itu, kabin Nissan March juga terasa lebih lega dibanding city car non-LCGC lainnya.
Kenyamanan suspensi menjadi nilai tambah lain dari Nissan March. Mobil ini dikenal memiliki bantingan yang empuk dan nyaman untuk penggunaan harian.
Meski demikian, calon pembeli tetap disarankan memeriksa riwayat servis, kondisi transmisi, serta kaki-kaki kendaraan sebelum membeli hatchback bekas. Langkah tersebut penting untuk menghindari biaya perbaikan besar di kemudian hari.
Editor : M. Helmi Nurhisam