JAKARTA - Touring motor listrik Polytron Fox Air kembali menarik perhatian setelah sebuah perjalanan santai menuju Bangkalan, Madura, viral di YouTube. Dalam perjalanan tersebut, motor listrik Polytron Fox Air mampu menempuh rute Surabaya–Bangkalan pulang pergi dengan sisa baterai sekitar 60 persen, meski digunakan untuk touring malam bersama keluarga dan anak balita.
Perjalanan touring motor listrik Polytron Fox Air itu dilakukan menuju Bangkalan, Madura, melalui Jembatan Suramadu. Selain untuk silaturahmi ke rumah teman, perjalanan ini sekaligus menjadi uji coba kemampuan baterai dan jarak tempuh motor listrik di perjalanan luar kota.
Motor berangkat dengan kondisi baterai penuh 100 persen dan estimasi jarak tempuh awal sekitar 43 kilometer. Menariknya, saat memasuki Jembatan Suramadu, indikator baterai masih berada di angka 90 persen.
Touring Santai ke Madura Jadi Uji Ketahanan Polytron Fox Air
Dalam video tersebut, pengendara menyebut perjalanan kali ini bukan touring ekstrem, melainkan perjalanan santai sambil silaturahmi ke Bangkalan bersama keluarga kecilnya, termasuk seorang anak berusia 14 bulan bernama Akil.
Meski begitu, touring motor listrik Polytron Fox Air ini menjadi perhatian karena menunjukkan efisiensi daya baterai saat digunakan untuk perjalanan antarkota.
Perjalanan dimulai dari Surabaya menuju Pulau Madura melalui Jembatan Suramadu. Saat melintasi jembatan ikonik yang menghubungkan Surabaya dan Madura tersebut, suasana sore dengan pemandangan matahari terbenam turut menjadi sorotan dalam video.
Baca Juga: Polsek Gencar Patroli untuk Tekan Balap Liar
“Indah banget golden sunsetnya,” ujar sang pengendara dalam video perjalanan tersebut.
Jembatan Suramadu sendiri merupakan singkatan dari Surabaya–Madura. Infrastruktur ini diresmikan pada 11 Juni 2009 dan sempat menjadi jalan tol sebelum akhirnya digratiskan pada 27 Oktober 2018.
Pemerintah menggratiskan akses Jembatan Suramadu untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Madura, meningkatkan aksesibilitas masyarakat, sekaligus mengembangkan sektor wisata dan kuliner di kawasan tersebut.
Baterai Motor Listrik Tetap Aman Setelah Sampai Bangkalan
Setelah perjalanan menuju Alun-Alun Bangkalan, indikator baterai motor listrik Polytron Fox Air masih menunjukkan angka 62 persen. Angka tersebut dinilai cukup impresif mengingat perjalanan dilakukan sambil membawa penumpang dan perlengkapan perjalanan.
Setibanya di lokasi tujuan, pengendara juga menyebut baterai masih tersisa sekitar 60 persen. Hal itu memperlihatkan bahwa konsumsi daya motor listrik cukup efisien untuk penggunaan touring ringan jarak menengah.
Dalam video, rombongan kemudian melanjutkan aktivitas santai seperti bermain bersama anak dan menikmati makan malam di salah satu rumah makan bebek Sinjai cabang Bangkalan.
Momen sederhana tersebut justru membuat video touring terasa dekat dengan keseharian pengguna motor listrik di Indonesia. Bukan hanya digunakan untuk kebutuhan dalam kota, motor listrik kini mulai dipakai untuk perjalanan wisata keluarga.
Selain itu, perjalanan dilakukan hingga malam hari setelah salat Isya sebelum akhirnya rombongan kembali pulang ke Surabaya.
Motor Listrik Mulai Dipercaya untuk Perjalanan Luar Kota
Video touring motor listrik Polytron Fox Air ke Madura ini memperlihatkan perubahan tren penggunaan kendaraan listrik di Indonesia. Jika sebelumnya motor listrik identik untuk perjalanan jarak dekat di perkotaan, kini mulai banyak pengguna yang mencoba perjalanan antarkota.
Efisiensi baterai menjadi salah satu faktor utama yang disorot. Dengan sisa baterai masih 60 persen setelah sampai Bangkalan, motor listrik dinilai mulai cukup layak untuk perjalanan ringan luar kota tanpa rasa khawatir berlebihan.
Selain faktor efisiensi, pengalaman berkendara yang senyap juga menjadi daya tarik tersendiri. Pengendara bahkan menyebut motor listrik tersebut tampak menjadi satu-satunya kendaraan listrik roda dua yang melintas di Jembatan Suramadu saat itu.
Tren touring motor listrik sendiri belakangan mulai berkembang di Indonesia seiring bertambahnya infrastruktur pengisian daya serta meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan.
Perjalanan sederhana Surabaya–Bangkalan ini menjadi gambaran bahwa motor listrik kini tak lagi hanya digunakan untuk aktivitas harian, tetapi juga mulai dipercaya untuk touring santai bersama keluarga.
Editor : Divka Vance Yandriana