Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

[Musik] Halo semuanya, kali ini ayo ikuti keseruan menjelajah Provinsi Lampung bersama dengan saya dan motor yang tidak pakai bensin Polytron Fox Air. Pastinya ada tantangan di per

Fadhilah Salsa Bella • Sabtu, 23 Mei 2026 | 08:55 WIB
Touring Polytron Fox Air ke Lampung selama 5 hari diklaim hanya menghabiskan biaya charging kurang dari Rp90 ribu (Pinterest).
Touring Polytron Fox Air ke Lampung selama 5 hari diklaim hanya menghabiskan biaya charging kurang dari Rp90 ribu (Pinterest).

BLITAR KAWENTAR - Touring menggunakan Polytron Fox Air dari Jakarta menuju Provinsi Lampung menjadi perhatian setelah seorang kreator konten membagikan pengalaman perjalanan sejauh hampir 1.000 kilometer selama lima hari. Menariknya, biaya charging motor listrik tersebut diklaim tidak sampai Rp90 ribu untuk keseluruhan perjalanan.

Perjalanan dimulai pada Jumat, 17 Oktober dengan rute dari Jakarta menuju Bandar Lampung sebelum melanjutkan eksplorasi wilayah selatan dan barat Lampung. Selama perjalanan, tantangan utama yang dihadapi adalah ketersediaan titik charging PLN atau SPKLU untuk motor listrik.

Selain menguji kemampuan touring Polytron Fox Air, perjalanan ini juga dilakukan untuk membuktikan efisiensi biaya kendaraan listrik dibanding motor berbahan bakar bensin.

Baca Juga: Rekomendasi Mobil 50 Jutaan yang Masih Layak Dibeli, Murah, Irit, dan Nyaman untuk Aktivitas Harian

Touring Jakarta-Lampung Pakai Polytron Fox Air Butuh Waktu 10 Jam

Dalam video tersebut, pengendara memperkirakan perjalanan dari Jakarta Barat menuju Bandar Lampung membutuhkan total waktu sekitar 10 jam. Rinciannya terdiri dari enam jam perjalanan darat, dua jam penyeberangan kapal feri, dan sekitar dua jam waktu charging.

Ia memilih berangkat pukul 04.00 pagi agar memiliki waktu cukup untuk transit charging sebelum tiba di Pelabuhan Merak.

Titik charging pertama dilakukan di showroom Polytron Cikupa, Tangerang. Lokasi tersebut dipilih karena menyediakan fasilitas charging gratis sekaligus tempat istirahat sebelum melanjutkan perjalanan jauh.

“Bukan pelit, tapi memang sengaja mau nyamperin service center Polytron di Cikupa,” ujarnya.

Setibanya di lokasi sekitar pukul 04.30 pagi, pengendara sempat khawatir karena showroom masih tertutup pagar. Namun setelah meminta izin kepada petugas keamanan, ia diperbolehkan masuk dan melakukan charging.

Di lokasi tersebut, Polytron menggunakan charger 40 ampere yang diklaim mampu mengisi daya empat kali lebih cepat dibanding charger bawaan 10 ampere.

Dengan charger cepat tersebut, pengisian baterai dari kosong hingga penuh disebut hanya membutuhkan waktu sekitar satu jam. Bahkan kecepatan charging diklaim mencapai 1 persen per menit.

Baca Juga: Pilihan Mobil 50 Jutaan yang Masih Enak Dipakai, Irit Perawatan dan Cocok Buat Harian Maupun Keluarga

Biaya Charging Motor Listrik Diklaim Sangat Murah

Salah satu sorotan utama dalam touring ini adalah biaya charging yang sangat rendah. Pengendara memperkirakan total biaya charging selama lima hari perjalanan tidak akan melebihi Rp90 ribu.

Ia membandingkan dengan pengalaman touring sebelumnya ke Bandung sejauh 500 kilometer yang hanya menghabiskan sekitar Rp40 ribu untuk listrik.

“Ke Lampung total mungkin 800 sampai 1.000 kilometer, masa sampai tembus Rp90 ribu,” katanya.

Efisiensi biaya ini menjadi salah satu alasan motor listrik mulai dilirik untuk kebutuhan touring jarak jauh. Apalagi sejumlah titik charging gratis di showroom maupun service center Polytron masih bisa dimanfaatkan pengguna.

Namun, pengendara tetap mengingatkan bahwa perencanaan rute charging sangat penting karena belum semua wilayah memiliki fasilitas SPKLU khusus motor listrik.

Saat tiba di Pelabuhan Merak misalnya, ia menemukan SPKLU yang tersedia lebih diperuntukkan bagi mobil listrik. Karena alasan keamanan dan posisi charging yang kurang ideal, ia akhirnya memilih mengisi daya lebih dulu di PLN Cilegon sebelum menyeberang ke Lampung.

Dalam perjalanan menuju pelabuhan, baterai motor tercatat tersisa sekitar 30 persen setelah menempuh jarak 111 kilometer.

Baca Juga: Mobil 50 Jutaan yang Cocok Buat Anak Muda, Desain Masih Keren dan Biaya Perawatan Tidak Bikin Kantong Jebol

Jelajah Lampung dan Pulau Pahawang Jadi Target Touring

Setelah tiba di Lampung menggunakan kapal feri, perjalanan dilanjutkan menuju sejumlah destinasi wisata. Salah satu agenda utama adalah berkunjung ke Pulau Pahawang menggunakan paket open trip.

Pengendara memilih paket wisata open trip seharga sekitar Rp150 ribu dibanding private trip yang biayanya bisa mencapai jutaan rupiah.

Selain wisata pantai, perjalanan juga diarahkan untuk mengeksplorasi wilayah Bandar Lampung dan Bukit Aslan selama total lima hari sebelum kembali ke Jakarta.

Sepanjang perjalanan, pengendara juga mendokumentasikan kondisi infrastruktur kendaraan listrik di jalur Sumatera, mulai dari titik charging hingga pengalaman berkendara menggunakan motor listrik di perjalanan antarpulau.

Ia menyebut motor listrik memiliki keunggulan saat berada di kapal feri maupun kemacetan karena dimensinya lebih ringkas dan mudah menyelip dibanding mobil.

Touring ini sekaligus memperlihatkan bahwa motor listrik mulai mampu digunakan untuk perjalanan lintas provinsi asalkan pengendara memahami titik charging dan mengatur manajemen baterai dengan baik.

Dengan biaya operasional yang rendah dan dukungan fast charging, touring motor listrik kini dinilai semakin realistis dilakukan di Indonesia.

Baca Juga: Toyota Kijang Krista Masih Jadi Mobil Keluarga Favorit, Kabin Luas dan Mesin Bandel Bikin Banyak Orang Cari

Editor : Fadhilah Salsa Bella
#Polytron Fox Air #touring motor listrik #fast charging Polytron #biaya charging motor listrik #Touring Lampung