Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Polytron Fox Air Rp13 Jutaan Jadi Sorotan, Motor Listrik Bergaya Maxi Scooter Ini Punya Jarak Tempuh 130 Km

Fadhilah Salsa Bella • Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:20 WIB
Polytron Fox Air dijual mulai Rp13 jutaan setelah subsidi, punya desain maxi scooter dan jarak tempuh hingga 130 km (Pinterest).
Polytron Fox Air dijual mulai Rp13 jutaan setelah subsidi, punya desain maxi scooter dan jarak tempuh hingga 130 km (Pinterest).

BLITAR KAWENTAR - Polytron Fox Air kembali menjadi sorotan setelah sejumlah reviewer otomotif membahas motor listrik bergaya maxi scooter tersebut. Dengan harga mulai Rp13 jutaan setelah subsidi pemerintah, motor listrik ini dinilai menjadi alternatif menarik bagi masyarakat yang ingin tampil bergaya ala skutik premium tanpa harus mengeluarkan dana puluhan juta rupiah.

Motor listrik Polytron Fox Air hadir dengan desain besar menyerupai skuter maxi seperti Yamaha NMAX. Selain menawarkan tampilan modern, motor ini juga dibekali baterai berkapasitas besar yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 130 kilometer dalam sekali pengisian daya.

Menariknya lagi, Polytron menerapkan sistem sewa baterai sebesar Rp200 ribu per bulan yang disebut memberikan keuntungan bagi pengguna karena kondisi baterai akan tetap terjaga.

Baca Juga: Pilihan Mobil 50 Jutaan yang Masih Enak Dipakai, Irit Perawatan dan Cocok Buat Harian Maupun Keluarga

Harga Polytron Fox Air Lebih Murah Berkat Skema Sewa Baterai

Dalam ulasan yang beredar di YouTube, reviewer menjelaskan harga Polytron Fox Air setelah subsidi berada di kisaran Rp13,5 juta. Sementara harga normal sebelum subsidi mencapai sekitar Rp20,5 juta.

Namun harga tersebut menggunakan sistem sewa baterai. Artinya, pengguna wajib membayar biaya langganan sebesar Rp200 ribu setiap bulan kepada Polytron melalui aplikasi resmi perusahaan.

Meski demikian, reviewer menilai sistem tersebut justru menguntungkan konsumen. Sebab, ketika kesehatan baterai atau battery health turun di bawah 80 persen, pengguna berhak mendapatkan penggantian baterai baru dari Polytron.

“Kalau baterai health-nya sudah drop di bawah 80 persen otomatis diganti baru, jadi win-win solution,” ungkap reviewer dalam videonya.

Baterai yang digunakan sendiri sudah memakai teknologi LFP atau Lithium Ferro Phosphate dengan kapasitas sekitar 3.700 watt. Kapasitas itu tergolong besar untuk motor listrik di kelasnya.

Bagi konsumen yang ingin memiliki baterai sepenuhnya tanpa sistem sewa, Polytron juga menyediakan opsi pembelian baterai dengan harga sekitar Rp17 juta.

Baca Juga: [Musik] Halo semuanya, kali ini ayo ikuti keseruan menjelajah Provinsi Lampung bersama dengan saya dan motor yang tidak pakai bensin Polytron Fox Air. Pastinya ada tantangan di per

Desain Maxi Scooter dan Performa Jadi Daya Tarik

Secara desain, Polytron Fox Air tampil dengan bodi besar bergaya maxi scooter yang mirip motor premium. Seluruh sistem pencahayaan sudah menggunakan lampu LED baik di depan maupun belakang.

Motor ini menggunakan roda berukuran 13 inci dengan desain kaki-kaki yang disebut cukup proporsional. Uniknya, ban depan terlihat lebih lebar dibanding ban belakang, meski reviewer menyebut hal itu tidak mengganggu manuver saat berkendara.

Dalam buku panduan resmi, Polytron Fox Air disebut memiliki kecepatan maksimal hingga 95 km per jam. Reviewer bahkan mengaku motor tersebut bisa melaju lebih dari angka tersebut saat menggunakan mode Sport.

Motor ini menyediakan dua mode berkendara, yakni mode D untuk penggunaan normal dan mode S untuk performa lebih agresif. Untuk kebutuhan harian, mode normal disebut sudah cukup responsif karena torsi bawahnya terasa kuat.

Selain itu, motor ini diklaim mampu melewati tanjakan dengan kemiringan hingga 14 derajat.

Salah satu fitur yang paling menarik perhatian adalah kemampuan motor tetap bisa digas saat rem sedikit ditekan di tanjakan. Sistem ini membantu pengendara saat berhenti di jalan menanjak tanpa harus menahan beban motor menggunakan kaki.

“Kecepatannya dibatasi sampai 10 km/jam, jadi sangat membantu saat berhenti di tanjakan,” jelas reviewer.

Baca Juga: Toyota Kijang Krista Masih Jadi Mobil Keluarga Favorit, Kabin Luas dan Mesin Bandel Bikin Banyak Orang Cari

Fast Charging Jadi Nilai Tambah, Tapi Suspensi Dinilai Keras

Polytron juga menghadirkan fitur fast charging yang mulai tersedia di jaringan dealer tertentu. Dalam pengujian yang dilakukan reviewer, pengisian daya selama kurang dari 30 menit mampu menambah baterai hingga 24 persen.

Saat ini titik fast charging baru tersedia di beberapa lokasi seperti kawasan Slipi dan Kebayoran Lama, Jakarta. Namun Polytron disebut akan terus menambah jaringan pengisian cepat tersebut.

Untuk fitur lain, motor ini sudah memiliki USB charging, bagasi yang cukup besar untuk menyimpan charger dan jaket, serta panel instrumen digital dengan tampilan negatif display.

Meski menawarkan banyak kelebihan, reviewer juga menemukan beberapa kekurangan pada motor ini. Salah satunya adalah karakter suspensi yang dianggap cukup keras, baik di bagian depan maupun belakang.

Selain itu, posisi duduk dinilai kurang nyaman bagi pengendara dengan tinggi badan di atas 170 cm karena jok terasa agak rendah dan membuat posisi kaki lebih menekuk.

Beberapa pengguna akhirnya melakukan modifikasi ringan, seperti mengganti suspensi menggunakan komponen milik Yamaha NMAX atau XMAX serta menambah lapisan lateks pada jok agar posisi duduk lebih nyaman.

Dengan kombinasi harga terjangkau, desain maxi scooter, dan jarak tempuh hingga 130 kilometer, Polytron Fox Air mulai dilirik sebagai alternatif motor harian modern yang lebih hemat dibanding motor bensin.

Baca Juga: [Musik] Halo semuanya, kali ini ayo ikuti keseruan menjelajah Provinsi Lampung bersama dengan saya dan motor yang tidak pakai bensin Polytron Fox Air. Pastinya ada tantangan di per

Editor : Fadhilah Salsa Bella
#Harga Polytron Fox Air #Polytron Fox Air #motor listrik 130 km #motor listrik maxi scooter #review motor listrik