JAKARTA - Mobil Rp20 jutaan ternyata masih layak dipakai harian di 2025 asalkan memilih unit dengan mesin bandel, spare part melimpah, dan biaya perawatan murah. Sejumlah mobil lawas seperti Toyota Kijang Super, Suzuki Carry, hingga Suzuki Katana bahkan masih dikenal awet dan minim risiko untuk penggunaan sehari-hari.
Di tengah harga mobil baru yang semakin mahal, pasar mobil tua kembali dilirik masyarakat dengan budget terbatas. Meski usia kendaraan sudah di atas 20 tahun, beberapa model lawas Jepang tetap menjadi favorit karena terkenal tangguh dan mudah diperbaiki.
Namun, membeli mobil murah bukan lagi soal gengsi atau tampilan modern. Faktor utama yang kini menjadi pertimbangan adalah ketahanan mesin, konsumsi bahan bakar, dan kemudahan servis.
“Mobil Rp20 jutaan itu pasti mobil tua. Jadi yang dicari adalah mesin bandel, perawatan murah, dan spare part gampang,” demikian penjelasan dalam video tersebut.
Toyota Kijang Super dan Daihatsu Espass Masih Jadi Andalan
Toyota Kijang Super menjadi salah satu mobil tua paling populer di kelas harga Rp15 juta hingga Rp25 juta. Mobil ini dikenal memiliki mesin tangguh dan kapasitas kabin besar yang cocok digunakan keluarga maupun usaha ringan.
Meski konsumsi bahan bakarnya tidak tergolong irit, Kijang Super tetap diminati karena terkenal awet dan mudah dirawat. Untuk penggunaan dalam kota, konsumsi BBM mobil ini berada di kisaran 8 sampai 9 kilometer per liter.
Sementara untuk perjalanan luar kota, konsumsi bahan bakarnya dapat mencapai sekitar 10 hingga 11 kilometer per liter.
Kelebihan utama Toyota Kijang Super terletak pada ketersediaan spare part yang masih melimpah di pasaran. Banyak bengkel umum juga masih memahami konstruksi mesin mobil ini sehingga biaya servis relatif murah.
Selain Kijang Super, Daihatsu Espass juga menjadi pilihan menarik untuk budget terbatas. Harga mobil ini berada di kisaran Rp15 juta sampai Rp20 jutaan.
Daihatsu Espass disebut sedikit lebih irit dibanding Kijang Super dengan konsumsi BBM dalam kota sekitar 9 hingga 10 kilometer per liter. Sedangkan untuk luar kota dapat mencapai 11 sampai 12 kilometer per liter.
Mobil ini cocok digunakan sebagai kendaraan harian santai maupun usaha kecil karena biaya perawatannya dikenal murah.
Suzuki Carry dan Corolla DX Dikenal Bandel dan Irit
Suzuki Carry menjadi salah satu mobil lawas yang masih memiliki banyak penggemar di Indonesia. Mobil ini terkenal tahan banting dan memiliki mesin sederhana yang jarang bermasalah.
Harga Suzuki Carry bekas saat ini berada di kisaran Rp18 juta hingga Rp25 juta tergantung kondisi kendaraan.
Untuk konsumsi BBM, Suzuki Carry mencatat rata-rata 9 sampai 10 kilometer per liter di dalam kota dan sekitar 11 hingga 12 kilometer per liter di luar kota.
Keunggulan utama mobil ini adalah biaya perawatan murah dan ketersediaan suku cadang yang sangat mudah ditemukan.
Pilihan lain yang cukup menarik adalah Toyota Corolla DX. Sedan lawas ini dinilai lebih nyaman dibanding mobil niaga namun tetap memiliki konsumsi BBM yang cukup masuk akal.
Toyota Corolla DX saat ini dibanderol di kisaran Rp18 juta sampai Rp25 juta. Konsumsi BBM dalam kota berada di angka 10 hingga 11 kilometer per liter, sedangkan luar kota bisa mencapai 12 sampai 13 kilometer per liter.
Dengan desain sedan klasik dan kenyamanan berkendara yang cukup baik, Corolla DX masih menjadi salah satu mobil tua favorit pecinta otomotif.
Suzuki Katana Disebut Paling Aman untuk Budget Terbatas
Suzuki Katana menjadi mobil terakhir yang direkomendasikan dalam daftar mobil murah minim risiko. Meski sering diremehkan karena bentuknya kecil dan kotak, Katana justru dikenal memiliki mesin yang sangat awet.
Mobil ini menggunakan mesin G13 yang terkenal bandel dan mudah dirawat. Konstruksi sederhana tanpa banyak komponen elektronik membuat Suzuki Katana minim masalah meski usia kendaraan sudah cukup tua.
Harga Suzuki Katana bekas berada di kisaran Rp18 juta hingga Rp25 juta. Varian 4x4 biasanya dibanderol lebih mahal tergantung kondisi.
Konsumsi BBM Suzuki Katana dalam kota berada di angka 9 hingga 10 kilometer per liter. Sedangkan untuk luar kota berkisar antara 11 hingga 13 kilometer per liter.
Selain memilih mobil yang tepat, perawatan rutin juga menjadi faktor penting agar mobil tua tetap nyaman digunakan. Pemilik disarankan rutin menyetel karburator, mengganti busi dan filter, serta menjaga tekanan ban agar konsumsi BBM tidak boros.
Meski tidak bisa dibandingkan dengan mobil modern, mobil Rp20 jutaan tetap dianggap layak selama mesin dalam kondisi sehat dan konsumsi bahan bakarnya masih normal.
Dengan biaya kepemilikan yang rendah dan perawatan relatif mudah, mobil lawas Jepang masih menjadi solusi realistis bagi masyarakat yang ingin memiliki kendaraan pribadi dengan budget terbatas.
Editor : Divka Vance Yandriana